alexametrics

Curhat Wanita Terancam Cerai setelah Vaksin, Disebut Melanggar Perintah Suami

Arendya Nariswari | Amertiya Saraswati
Curhat Wanita Terancam Cerai setelah Vaksin, Disebut Melanggar Perintah Suami
Ilustrasi Vaksin (Pexels/Gustavo)

Suami wanita tersebut ternyata seorang anti-vaksin.

Suara.com - Banyak orang kini mulai mendapatkan vaksin untuk Covid-19. Sayangnya, ada pula orang-orang yang memilih antivaksin dan menolak untuk divaksin.

Belum lama ini, curhatan seorang wanita menjadi viral di media sosial. Wanita ini menghubungi seorang pengacara setelah terancam cerai akibat vaksin.

Melansir World of Buzz, kisah wanita tersebut viral setelah dibagikan sang pengacara di media sosial Twitter. Lewat akun @wafda_k, pengacara ini mengungkap tangkap layar pesan dari klien.

Menurut Harian Metro, wanita tersebut terancam diceraikan oleh suami. Bahkan, sang suami sudah mengancam menjatuhkan talak.

Baca Juga: Viral, Istri Pergoki Suami Jalan Bareng Selingkuhan di Pos Penyekatan

Pada tangkap layar, terlihat jika wanita ini menceritakan bahwa dirinya sudah mendapat dosis pertama vaksin Covid-19 tanpa sepengetahuan suami.

Penyebabnya, pasangan ini menjalani hubungan jarak jauh. Sang istri juga baru tahu jika suaminya antivaksin setelah mengobrol di telepon.

Viral Curhat Wanita Ditalak Cerai karena Vaksin (twitter.com/wafda_k)
Viral Curhat Wanita Ditalak Cerai karena Vaksin (twitter.com/wafda_k)

"Hari ini, ketika bertelepon dengan suami seputar vaksin, beliau berkata jangan vaksin. Jika sudah vaksin, maka akan jatuh talak," curhat wanita ini.

Karena diam-diam sudah melakukan vaksin Covid-19, wanita ini pun khawatir jika dirinya sudah ditalak suami.

Pasalnya, suami wanita ini menganggap bahwa sang istri sudah melanggar perintahnya jika melakukan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Istri Curhat Dijauhi Suami Gegara Kondisi Kulit dan 5 Berita Viral Lainnya

Meski begitu, pengacara ini menolak untuk mengambil kasus tersebut. Sebaliknya, ia menyarankan agar wanita ini meminta konfirmasi dari Pengadilan Syariah.

Komentar