Apakah BPJS Mandiri Bisa Beralih ke BPJS PBI? Ini Panduan Lengkapnya

Ruth Meliana

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00 WIB
Apakah BPJS Mandiri Bisa Beralih ke BPJS PBI? Ini Panduan Lengkapnya
Apakah BPJS Mandiri bisa beralih ke BPJS PBI? (Gemini AI)

Suara.com - Bagi banyak keluarga, iuran BPJS Mandiri kadang menjadi beban. BPJS PBI bisa menjadi solusi karena iurannya ditanggung pemerintah, sehingga layanan kesehatan tetap penuh tanpa biaya tambahan. Lantas, apakah BPJS Mandiri bisa beralih ke BPJS PBI?

Beralih dari BPJS Mandiri ke program lain bukanlah proses yang instan. Tidak semua orang otomatis bisa menjadi peserta PBI.

Selain itu, ada beberapa langkah dan prosedur resmi yang harus diikuti, mulai dari verifikasi data hingga persyaratan administratif.

Memahami tahapan ini penting agar pengajuan bisa berjalan lancar dan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari. Berikut penjelasan lengkap terkait prosedur dan syarat mengalihkan BPJS Mandiri menjadi BPJS PBI.

Apa Itu BPJS PBI?

BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) adalah jenis kepesertaan BPJS Kesehatan yang iurannya ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, baik melalui APBN maupun APBD.

Program ini khusus ditujukan untuk masyarakat yang memiliki kondisi ekonomi rendah dan terdaftar dalam DTKS Kemensos, yaitu database resmi pemerintah yang memuat informasi keluarga miskin dan rentan miskin.

Walaupun iuran ditanggung pemerintah, peserta PBI tetap memperoleh manfaat layanan kesehatan yang sama seperti peserta BPJS lainnya, termasuk layanan rawat jalan, rawat inap, hingga penanganan darurat.

Perbedaannya hanya pada kelas rawat dan cara pembayaran iuran. Peserta PBI otomatis mendapatkan kelas 3, sementara peserta BPJS Mandiri bisa memilih kelas 1, 2, atau 3 sesuai kemampuan membayar.

baca juga

Dengan adanya BPJS PBI, masyarakat yang sebelumnya kesulitan membayar iuran bulanan tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tanpa khawatir membebani keuangan.

Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan

Sebelum mengajukan perpindahan dari BPJS Mandiri ke PBI, ada beberapa syarat dan dokumen penting yang harus dipenuhi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang terdaftar di Dukcapil
  • Terdaftar dalam DTKS Kemensos sebagai keluarga miskin atau rentan miskin

Dokumen yang dibutuhkan:

  • KTP Elektronik (e-KTP) asli dan fotokopi seluruh anggota keluarga
  • Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi
  • Kartu BPJS Mandiri aktif
  • Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW atau kelurahan
  • Bukti pembayaran iuran BPJS terakhir
  • Materai Rp10.000 sebanyak 2 lembar
  • Foto kondisi rumah (tampak depan, ruang dalam, dapur, kamar mandi)

Cara Pindah dari BPJS Mandiri ke BPJS PBI

Untuk beralih dari BPJS Mandiri ke PBI, ada beberapa langkah penting yang perlu diikuti:

1. Cek atau Daftar di DTKS

Langkah pertama adalah memastikan nama Anda atau keluarga Anda sudah terdaftar di DTKS Kemensos. Cek bisa dilakukan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id, aplikasi Cek Bansos, atau langsung di kantor kelurahan/desa setempat.

Jika belum terdaftar, ajukan pendataan dengan membawa KK, KTP, dan SKTM (jika diperlukan). Petugas akan memverifikasi dan meneruskan data ke Dinas Sosial, lalu ke Kemensos.

2. Menunggu Penetapan dari Kemensos

Setelah data masuk DTKS, Kemensos akan menilai kelayakan Anda menjadi peserta PBI. Jika disetujui, namamu akan dimasukkan ke daftar PBI periode berikutnya. Proses ini biasanya memakan waktu 1-3 bulan, tergantung kecepatan verifikasi di masing-masing daerah.

3. Perubahan Status di BPJS Kesehatan

Jika sudah disahkan sebagai peserta PBI, Anda bisa datang ke kantor BPJS Kesehatan dengan membawa KTP, KK, kartu BPJS Mandiri, dan bukti terdaftar sebagai PBI (SK atau data dari sistem). Petugas akan memproses perubahan status dari Mandiri ke PBI.

Selain itu, Anda bisa menggunakan alternatif lain yaitu melalui aplikasi Mobile JKN atau WhatsApp PANDAWA (08118165165).

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai cara mengubah kepesertaan BPJS Mandiri menjadi BPJS PBI. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Algojo Algoritma: Saat 11 Juta Peserta BPJS PBI Dicoret Demi Rapikan Data

Algojo Algoritma: Saat 11 Juta Peserta BPJS PBI Dicoret Demi Rapikan Data

Your Say | Rabu, 11 Februari 2026 | 12:50 WIB

Carut-Marut Masalah BPJS Bersumber Dari Belum Solidnya DTSEN

Carut-Marut Masalah BPJS Bersumber Dari Belum Solidnya DTSEN

DPR | Rabu, 11 Februari 2026 | 12:46 WIB

Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?

Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 11:33 WIB

Terkini

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

×