Penyebab Anjing Memakan Kotoran dan Cara Menghentikan Kebiasaan Jorok Tersebut

Risna Halidi

Senin, 06 September 2021 | 23:28 WIB
Penyebab Anjing Memakan Kotoran dan Cara Menghentikan Kebiasaan Jorok Tersebut
Ilustrasi anjing

Suara.com - Memakan kotoran sendiri memang terdengar menjijikan bagi manusia, namun hal ini sering dilakukan oleh anjing.

Dilansir dari Purina, ada banyak alasan berbeda mengapa anjing memakan kotoran. Memakan kotoran atau coprophagy mungkin berasal dari kurangnya nutrisi atau sejumlah masalah perilaku.

Memahami alasan anjing Anda memakan kotorannya akan membantu Anda menentukan cara terbaik untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

Umumnya coprophagy terjadi pada anak anjing atau anjing lain yang lebih muda. Mungkin mereka pernah melihat ibunya memakan kotoran agar kebersihan tempat tinggal mereka tetap terjaga.

Anjing jenis tekel atau taker [Instagram/@dachshundsofinstagram]
Ilustrasi anjing [Instagram/@dachshundsofinstagram]

Terkadang, anjing memakan kotorannya atas rasa ingin tahu yang murni. Dalam kedua kasus tersebut, kebanyakan anjing mengatasi perilakunya sendiri.

Alasan anjing memakan kotorannya
Ada dua alasan utama anjing Anda makan kotoran, yaitu kekurangan nutrisi dan masalah perilaku.

Kekurangan nutrisi
Kekurangan nutrisi dan masalah medis tertentu dapat menyebabkan anjing memakan kotorannya sendiri (autocoprophagy) atau kotoran anjing lain, atau bahkan hewan lain. Ini dapat mencakup:

  1. Parasit
  2. Kekurangan enzim pencernaan
  3. Malabsorbsi
  4. Kekurangan mineral
  5. Defisiensi asam klorida
  6. Diabetes dan masalah tiroid
  7. Kurang makan

Jika Anda melihat anjing Anda tiba-tiba makan kotoran, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter hewan.

Perilaku

Corgi, anjing asli Britania Raya (unsplash)
Ilustrasi anjing Corgi(unsplash)

Makan kotoran mungkin merupakan perilaku naluriah untuk anjing. Sebelum mereka didomestikasi, kotoran mungkin telah menyediakan lemak, protein, dan nutrisi lain saat mereka tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Selain naluri, ada beberapa kemungkinan alasan lain untuk perilaku ini.

  1. Rasa ingin tahu
  2. Kebosanan dan/atau isolasi
  3. Kurangnya kebersihan
  4. Stress atau kecemasan
  5. Untuk menghindari hukuman

Untungnya, sebagian besar dari ini bisa diatasi melalui pelatihan dan penguatan positif dari perilaku yang ingin Anda lihat.

Cara untuk menghentikan kebiasaan anjing memakan kotoran
Meskipun dalam kebanyakan kasus, coprophagy tidak akan menyebabkan kerusakan serius pada anjing Anda, perilaku tersebut dapat memberinya penyakit menular atau parasit.

Karena ini bisa menandakan kurangnya nutrisi atau masalah medis, sehingga Anda harus meminta bantuan dokter hewan. Mereka dapat mencari tahu masalah atau menyarankan perubahan pola makan atau suplemen.

Pastikan Anda memberi makan anjing Anda dalam jumlah yang benar setiap hari berdasarkan tabel pemberian makan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

VIRAL WNA di Bali Gelar Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta Temukan Pemberi Racun ke 3 Anjing,

VIRAL WNA di Bali Gelar Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta Temukan Pemberi Racun ke 3 Anjing,

Bali | Jum'at, 03 September 2021 | 21:33 WIB

3 Anjing Diracun Pakai Nasi Bungkus, WNA di Bali Gelar Sayembara Berhadiah Fantastis

3 Anjing Diracun Pakai Nasi Bungkus, WNA di Bali Gelar Sayembara Berhadiah Fantastis

Hits | Jum'at, 03 September 2021 | 19:16 WIB

5 Fakta si Kembar Bentley dan Cartier, Anjing Peliharaan Win Metawin

5 Fakta si Kembar Bentley dan Cartier, Anjing Peliharaan Win Metawin

Your Say | Jum'at, 03 September 2021 | 12:53 WIB

Terkini

Profil Dino Patti Djalal yang Kritik Prabowo Soal Kunker ke Luar Negeri

Profil Dino Patti Djalal yang Kritik Prabowo Soal Kunker ke Luar Negeri

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:05 WIB

Kapan Harus Ganti Bantal? Ini Tanda Sudah Kedaluwarsa

Kapan Harus Ganti Bantal? Ini Tanda Sudah Kedaluwarsa

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:34 WIB

4 Cara Mudah Mengusir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Racun!

4 Cara Mudah Mengusir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Racun!

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:09 WIB

5 Serum yang Bikin Wajah Glowing dan Plumpy Menurut Review Pengguna, Mulai Rp20 Ribuan

5 Serum yang Bikin Wajah Glowing dan Plumpy Menurut Review Pengguna, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:00 WIB

Belanja Sambil Jajan Kuliner Jepang? Pengalaman Ini Kini Bisa Dinikmati di Jakarta Utara

Belanja Sambil Jajan Kuliner Jepang? Pengalaman Ini Kini Bisa Dinikmati di Jakarta Utara

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:46 WIB

Fenomena Dating App Fatigue, Ketika Mencari Cinta Justru Berakhir Melelahkan

Fenomena Dating App Fatigue, Ketika Mencari Cinta Justru Berakhir Melelahkan

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:41 WIB

Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove

Menyiapkan Generasi Penjaga Lingkungan, Ratusan Pelajar Belajar Konservasi di Hutan Mangrove

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:33 WIB

Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu

Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:24 WIB

Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama

Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:07 WIB

Anak Hasil Hamil di Luar Nikah Nasabnya ke Siapa? Ini Pandangan Ulama dan Hukum Indonesia

Anak Hasil Hamil di Luar Nikah Nasabnya ke Siapa? Ini Pandangan Ulama dan Hukum Indonesia

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:03 WIB