alexametrics

Agar Sehat dan Tak Obesitas, Simak Waktu Memberi Makan Kucing yang Tepat Berikut Ini

Arendya Nariswari
Agar Sehat dan Tak Obesitas, Simak Waktu Memberi Makan Kucing yang Tepat Berikut Ini
Ilustrasi kucing. [Liang wang on Unsplash]

Pemilik sering bingung, ternyata ini waktu memberi makan kucing yang tepat agar tak obesitas.

Suara.com - Layaknya makhluk hidup lainnya, kucing juga memiliki rasa lapar yang harus dipenuhi dengan pemberian makanan yang cukup dan tentunya bergizi seimbang. Lalu bagaimana waktu memberi makan kucing yang tepat agar hewan peliharaan Anda tetap sehat dan gizinya tercukupi?

Namun tentu saja sebagai pemilik kucing yang baik, kamu tetap harus memberi makan kucing sesuai takaran di waktu yang tepat. Karena jika terlalu berlebihan, kucing akan mengalami kenaikan berat badan signifikan yang nantinya justru berbahaya bagi kesehatan.

Dilansir dari laman My Animals (24/2/2021), memberi makan kucing dengan benar sangat penting guna menjaga kesehatannya.

Sebelum memberi makan kucing secara teratur, kamu harus mengetahui jenis makanan apa yang paling cocok untuk hewan berbulu satu ini. Karena meski kucing hampir mau makan segala jenis makanan yang diberikan pemiliknya, sebenarnya ia lebih suka makan makanan tinggi protein dan lemak.

Baca Juga: Pekan Pertama Berjalan Lancar, LIB Berjanji Konsisten Jalankan Protokol Kesehatan Liga 1

Takaran paling tepat untuk makanan kucing adalah protein yang dikandung di dalamnya mencakup 30 persn, 40 persen protein, dan 30 persen karbohidrat dan vitamin.

Meskipun kucing juga menyukai lemak, namun mereka harus merasa cukup dengan lemak yang dihasilkan dari protein dan karbohidrat. Karena sebagaimana yang kita ketahui, bahwa mengkonsumsi lemak berlebihan dapat menyebabkan permasalahan kesehatan seperti obesitas

Jenis makanan yang kerap direkomendasikan oleh para ahli bagi kucing adalah makanan khusus yang dapat memberikan nutrisi seimbang yang mereka butuhkan saat itu.

Misalnya, makanan kering yang diperas telah menjadi makanan favourite kucing bertahun-tahun. Atau makanan basah yang kemudian bisa menjadi alternatif lainnya untuk makanan kucing.

Dahulu, orang-orang menganggap pemberian makan pada anjing perlu dilakukan sebanyak 3 kali sehari seperti manusia. Namun, setelah ditemukan peningkatan nilai obesitas di sana, jumlah ini berkurang menjadi satu sampai dua kali sehari.

Baca Juga: Bahaya Tidur Telanjang Menurut Dokter dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Lantas bagaimana dengan aturan makan pada kucing?

Karena kucing termasuk salah satu binatang yang kerap merasa lapar, cara terbaik untuk menghindarinya dari obesitas sekaligus makan berlebih adalah dengan membagi asupan makanan mereka sepanjang hari.

Cara ini juga merupakan jenis penipuan psikologis yang bisa membuat kucing merasa bahwa ia telah makan sepanjang hari.

Padahal, pada kenyataannya, kamu hanya memberikan porsi makan sebagaimana seharusnya, hanya saja pandai membaginya.

Selain itu, perusahaan penyedia pakan kucing biasanya akan menandai jumlah yang tepat untuk porsi kucing makan setiap harinya.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Komentar