Bukan Jakarta, Ini 3 Daerah Indonesia Penghasil Siswa Berprestasi di Kompetisi Sains

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 08 September 2021 | 21:05 WIB
Bukan Jakarta, Ini 3 Daerah Indonesia Penghasil Siswa Berprestasi di Kompetisi Sains
Penghasil Siswa Berprestasi di Kompetisi Sains. [Shutterstock]

Suara.com - Ada temua menarik dari ajang Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) jenjang SMA atau MA. Dari ajang tersebut terungkap bahwa DKI Jakarta tidak masuk 3 besar kota Indonesia dengan siswa berprestasi bidang sains tingkat regional.

Alih-alih DKI Jakarta, siswa SMA atau MA asal Kepulauan Riau, Provinsi Riau dan Yogyakarta jadi tiga kota pemenang kompetisi sains yang diadakan Ruangguru berkolaborasi dengan Juri Kompetisi Sains Nasional dan Tim Olimpiade Nasional.

Kompetisi sains yang diikuti 20.222 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia ini, meliputi 6 bidang mata pelajaran, yaitu Biologi, Matematika, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi. 

Adapun sistem penilaian dilakukan menggunakan standar olimpiade, jika benar menambah 4 poin, jika salah dikurangi satu poin.

Ilustrasi sains (Shutterstock).
Ilustrasi sains (Shutterstock).

“Kompetisi sains terbesar ini dapat menjadi salah satu tolok ukur analisis pemahaman siswa atau siswi terhadap ilmu sains. Ragam temuan dapat menjadi dasar rencana kerja semua pemangku kepentingan di masa depan," ujar Ignatius Untung Surapati, VP Marketing, Ruangguru saat konferensi pers, Rabu (8/9/2021).

Untung mengakui jika temuan ini sangat menarik, lantaran DKI Jakarta yang dari sisi fasilitas penunjang seperti penetrasi akses internet tinggi, perbandingan jumlah guru dan murid tinggi, hingga faktor ekonomi orangtua siswa, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) lebih baik daripada daerah lainnya tidak menjamin prestasi di bidang sains.

Tapi justru Yogyakarta, sebagai daerah dengan pendapatan ekonomi yang lebih rendah dibanding daerah lainnya dan perbandingan jumlah guru dengan murid lebih sedikit, tapi penetrasi akses internet cukup tinggi yakni 62 persen, mampu menghasilkan siswa berprestasi dalam sains.

Kasus yang serupa juga terjadi di Provinsi Riau, yang memiliki penetrasi akses internet rendah yakni hanya 45 persen di bawah angka rerata nasional, dan perbandingan jumlah guru per sekolah juga rendah 15,8 persen. Tapi faktor ekonomi atau pendapatan daerah cukup tinggi, mampu menghasilkan siswa berprestasi dalam sains, dan masuk sebagai kota 3 besar Indonesia.

"Kalau Kepulauan Riau ini mirip dengan Jogyakarta, baik di semua mata pelajaran sains, jumlah perbandingan guru di sekolah rendah 0,044 persen. Tapi penetrasi akses internet tingga 65 persen, dan perekonomian cukup tinggi," pungkas Untung.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukses Gelar KSR SMA/MA, Ruangguru Bersiap Selenggarakan Kompetisi Sains untuk SMP/MTs

Sukses Gelar KSR SMA/MA, Ruangguru Bersiap Selenggarakan Kompetisi Sains untuk SMP/MTs

News | Rabu, 08 September 2021 | 17:55 WIB

Kapolda Jateng Beri Penghargaan Enam Polwan Berprestasi

Kapolda Jateng Beri Penghargaan Enam Polwan Berprestasi

Jawa Tengah | Rabu, 01 September 2021 | 21:15 WIB

Manfaat Menulis dalam Sudut Pandang Islam dan Sains

Manfaat Menulis dalam Sudut Pandang Islam dan Sains

Your Say | Minggu, 15 Agustus 2021 | 12:27 WIB

Terkini

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:36 WIB

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:26 WIB

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:21 WIB

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:20 WIB

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 15:17 WIB

×