Nicki Minaj Sebut Vaksin Covid-19 Sebabkan Kemandulan, Dokter: Tidak Masuk Akal!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 17 September 2021 | 12:53 WIB
Nicki Minaj Sebut Vaksin Covid-19 Sebabkan Kemandulan, Dokter: Tidak Masuk Akal!
Nicky Minaj. (AFP)

Suara.com - Meski antusias vaksinasi Covid-19 meningkat, anggapan vaksin Covid-19 menyebabkan kemandulan atau menganggu kesuburan masih saja terdengar, terlebih setelah disampaikan Nicki Minaj dalam cuitannya di Twitter.

"Sepupuku di Trinidad tak akan vaksin karena temannya vaksin dan jadi impoten," cuit Nicki Minaj di Twitter beberapa waktu lalu.

Ia juga bercerita bahwa teman sepupunya sampai batal menikah karena hal itu. Ia pun membeberkan kondisi teman sepupunya setelah vaksin Covid-19.

"Testisnya bengkak. Padahal temannya akan segera menikah beberapa minggu lagi. Sekarang gadisnya membatalkannya. Doakan saja dan pastikan kamu nyaman dengan keputusanmu, jangan diganggu," sambung perempuan yang juga seorang rapper itu.

Menanggapi pernyataan Nicki, para ahli memastikan jika vaksin aman untuk ibu hamil dan tidak mempengaruhi kesuburan. Kepastian ini juga sudah terkonfirmasi melalui penelitian yang sudah dilakukan.

"Vaksin Pfizer dan Moderna untuk Covid-19 aman untuk perempuan hamil dan anak mereka yang belum lahir. Belum ada penelitian medis yang menunjukkan bahwa vaksinasi menganggu kesuburan atau mempengaruhi awal kehamilan," ujar dr. James Byrne, Ketua Departemen Kebidanan dan Ginekologi di Santa Clara Valley Medical Center, mengutip Insider, Jumat (17/9/2021).

Hal ini juga selaras dengan rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC, bahwa vaksin aman untuk orang berusia 12 tahun ke atas, termasuk untuk perempuan hamil dan yang sedang memulai program hamil.

Byrne menambahkan tidak ada data, bahkan tidak ada analogi masuk akal yang bisa menjelaskan bahwa vaksin mempengaruhi program kehamilan, dan vaksin menganggu kesuburan hanya mitos belaka.

"Ada mitos berbahaya di media sosial yang mengklaim bahwa vaksin menyebabkan kemandulan para perempuan. Hasilnya mitos ini membuat perempuan menghindari vaksin yang bisa melindungi mereka," tutur Bynre.

baca juga

Mitos lain yang beredar, menganggap protein yang ditemukan pada plasenta atau janin serupa dengan virus corona penyebab sakit Covid-19, yang hasilnya membuat vaksin ikut mentargetkan plasenta. Mirisnya banyak orang percaya pada anggapan yang tidak memiliki bukti ini.

"Tidak ada bukti yang mendukung hipotesis ini," timpal Bynre.

Ia lantas menjelaskan, bahwa protein dan virus tidak mirip secara struktural, sehingga tidak mungkin vaksin menyerang protein pada plasenta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Indonesia Terima 2,6 Juta Dosis Vaksin Pfizer dari AS dan Prancis

Kabar Baik, Indonesia Terima 2,6 Juta Dosis Vaksin Pfizer dari AS dan Prancis

Health | Jum'at, 17 September 2021 | 12:28 WIB

Capaian Vaksinasi Pelajar di Aceh Tengah Baru 5 Persen

Capaian Vaksinasi Pelajar di Aceh Tengah Baru 5 Persen

Sumut | Jum'at, 17 September 2021 | 12:24 WIB

Selidiki Kematian Remaja Usai Vaksinasi, Brasil Akan Setop Pemberian Vaksin Covid-19

Selidiki Kematian Remaja Usai Vaksinasi, Brasil Akan Setop Pemberian Vaksin Covid-19

Health | Jum'at, 17 September 2021 | 12:24 WIB

Terkini

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:03 WIB

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:58 WIB

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Melonjak, Bawang Turun

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Melonjak, Bawang Turun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:52 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September

Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:50 WIB

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 08:49 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

×