Selidiki Kematian Remaja Usai Vaksinasi, Brasil Akan Setop Pemberian Vaksin Covid-19

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 17 September 2021 | 12:24 WIB
Selidiki Kematian Remaja Usai Vaksinasi, Brasil Akan Setop Pemberian Vaksin Covid-19
Seorang pelajar mengikuti vaksinasi massal di SMAN 1 Teladan Yogyakarta, Minggu (22/8/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Suara.com - Pemerintah Brasil berencana menyetop sementara program vaksinasi Covid-19 nasional, setelah mendapatkan adanya laporan kematian pada peserta vaksinasi berusia 12-17 tahun.

Pada konferensi pers, Menteri Kesehatan Marcelo Queiroga mengkritik negara bagian dan kota karena tergesa-gesa memvaksin anak berusia 12 hingga 17 tahun tanpa masalah kesehatan yang menempatkan mereka pada risiko COVID-19 yang parah.

Sejauh ini, diketahui sudah 3,5 juta remaja usia 12-17 tahun yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Queiroga mengatakan remaja sehat yang telah mengambil satu suntikan tidak boleh mengambil vaksin kedua. Larangan suntikan kedua itu secara efektif merupakan upaya menghentikan imunisasi nasional untuk remaja.

Salah satu pelajar di SMK 2 Balikpapan melakukan vaksinasi. {Suara.com/Setiawan]
Salah satu pelajar di SMK 2 Balikpapan melakukan vaksinasi. {Suara.com/Setiawan]

Dalam sebuah pernyataan, regulator kesehatan federal Anvisa mengatakan tidak ada bukti yang mendukung atau menuntut perubahan atas persetujuannya untuk anak-anak dari usia 12 hingga 17 tahun untuk divaksin dengan suntikan Pfizer.

Queiroga tidak merinci alasan untuk meminta penghentian, tetapi mengatakan ada 1.545 efek samping yang terdaftar, dengan 93 persen di antaranya pada orang yang menerima suntikan COVID-19 selain vaksin Pfizer / BioNTech - satu-satunya yang disetujui untuk anak di bawah umur di Brazil. Dia juga mengatakan ada satu kematian yang terdaftar, di kota Sao Bernardo do Campo di luar ibu kota negara bagian Sao Paulo.

Anvisa dalam pernyataannya mengatakan sedang menyelidiki kematian seorang anak berusia 16 tahun yang mendapat dosis pertama awal bulan ini.

"Saat ini, tidak ada hubungan sebab akibat yang pasti antara kasus ini dan pemberian vaksin," katanya.

Negara bagian Sao Paulo, negara terpadat di negara itu, mengatakan telah memvaksin hampir 2,5 juta orang di bawah usia 18 tahun. Gubernur Joao Doria mengatakan di media sosial bahwa Sao Paulo tidak akan berhenti memvaksin remaja.

baca juga

Queiroga mengatakan bukti tentang kemanjuran vaksin untuk remaja yang sehat belum pasti, meskipun data uji klinis menunjukkan vaksin itu efektif dalam mencegah penyakit.

Amerika Serikat, Israel dan beberapa negara Eropa telah meluncurkan vaksinasi untuk anak-anak. Pada Senin, Inggris memutuskan bahwa semua anak berusia 12 hingga 15 tahun akan ditawari suntikan setelah penasihat medis senior mengatakan anak-anak akan mendapat manfaat dari berkurangnya gangguan terhadap pendidikan mereka.

Masih harus dilihat apakah komentar Queiroga akan membawa banyak pengaruh. Menurut Carlos Lula, presiden asosiasi sekretaris kesehatan negara bagian, sebagian besar negara bagian tidak berencana untuk menghentikan vaksinasi untuk kelompok usia ini. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berani! Presiden Brasil Sebut PBB Gagal Lindungi Dunia dari Perang

Berani! Presiden Brasil Sebut PBB Gagal Lindungi Dunia dari Perang

News | Rabu, 23 September 2026 | 12:41 WIB

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:50 WIB

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:00 WIB

7 Rekomendasi Skin Tint Ringan yang Aman untuk Remaja Sekolah

7 Rekomendasi Skin Tint Ringan yang Aman untuk Remaja Sekolah

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:47 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 18:15 WIB

8 Cara Memilih Moisturizer Pertama untuk Remaja Pemula agar Tidak Salah Pilih

8 Cara Memilih Moisturizer Pertama untuk Remaja Pemula agar Tidak Salah Pilih

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:27 WIB

Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan

Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:18 WIB

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:35 WIB

Review Film Dignitate: Ketika Cinta Saja Tak Cukup untuk Menyembuhkan Luka

Review Film Dignitate: Ketika Cinta Saja Tak Cukup untuk Menyembuhkan Luka

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 12:15 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×