alexametrics

Konsumsi Anjing Semakin Dicibir, Korea Selatan Wacanakan Pelarangan

M. Reza Sulaiman
Konsumsi Anjing Semakin Dicibir, Korea Selatan Wacanakan Pelarangan
Aksi Stop Konsumsi Daging Anjing di Jakarta, Minggu (13/12).

Konsumsi daging anjing meski masih terjadi di Korea Selatan, kini semakin tidak populer di masyarakat.

Suara.com - Konsumsi daging anjing meski masih terjadi di Korea Selatan, kini semakint tidak populer di masyarakat.

Bahkan, kampanye tentang pelarangan makan daging anjing dijadikan sebagai materi kampanye politik baru-baru ini.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, baru-baru ini mewacanakan untuk melarang konsumsi daging anjing di negaranya.

Sebagian besar orang Korsel tak pernah makan daging anjing, dan permintaan atas daging anjing mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Seram! Ini Sinopsis Medium, Film Horor Kolaborasi Thailand-Korsel

Aksi Stop Konsumsi Daging Anjing di Jakarta, Minggu (13/12).
Aksi Stop Konsumsi Daging Anjing di Jakarta, Minggu (13/12).

Akan tetapi, diperkirakan lebih dari satu juta ekor anjing masih dijagal untuk dijadikan makanan tiap tahunnya di Korsel.

Berbicara dalam sebuah pertemuan dengan perdana menteri, Presiden Moon bertanya apakah sudah saatnya untuk mempertimbangkan dengan bijaksana larangan konsumsi daging anjing.

Ini pertama kalinya seorang presiden, yang dikenal sebagai pecinta anjing, membuka wacana pelarangan konsumsi daging anjing.

Dia menyampaikan komentar tersebut saat diberikan pemaparan mengenai langkah-langkah perlindungan hewan-hewan terlantar di negaranya.

Sejauh ini, sudah ada undang undang yang melarang pembantaian kejam terhadap anjing dan kucing, tapi konsumsinya sendiri belum dilarang.

Baca Juga: Pernyataannya Soal Vaksin Dikritik, Youngbin SF9 Minta Maaf

Bagaimanapun, dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat menghindari untuk memakan daging anjing, khususnya di tengah munculnya perkembangan tren agar merawat hewan tersebut sebagai peliharaan.

Komentar