Array

Jarang Ngobrol Bareng Pasangan? Hati-Hati ini Dampaknya

Senin, 04 Oktober 2021 | 08:55 WIB
Jarang Ngobrol Bareng Pasangan? Hati-Hati ini Dampaknya
Ilustrasi pasangan bertengkar. (pexels.com/Keira Burton)

Suara.com - Konflik dalam hubungan sudah kerap dialami oleh setiap orang. Dalam kondisi yang demikian, pasti hubungan menjadi tidak nyaman.

Tapi, sebenarnya komunikasi atau berbicara dari hati ke hati  menjadi cara yang ampuh dalam mengatasi tiap masalah, begitu juga saat sedang mencari solusi terbaik.  

Kurangnya komunikasi dalam hubungan bisa menjadi ancaman berbahaya. Ketika pasangan gagal dalam membangun komunikasi saat menghadapi konflik misalnya, ini akan berdampak pada keintiman hubungan. Bahkan, kurangnya komunikasi bisa meruntuhkan keharmonisan hubungan.

Mengutip dari Healthshots, ini empat dampak yang terjadi jika komunikasi dalam pasangan tidak baik dan bikin bertengkar. 

Kurangnya rasa percaya

Ilustrasi pasangan bertengkar (freepik/cookie-studio).
Ilustrasi pasangan bertengkar (freepik/cookie-studio).

Dalam sebuah hubungan yang langgeng, kunci utamanya adalah rasa percaya pada pasangan. Namun ketika konflik terjadi dan kurangnya komunikasi, menghilang alias ghosting, ini akan membuat pasangan sulit membangun rasa kepercayaan dirinya. Sehingga konflik akan terus-menerus terjadi. Bahkan jalan terakhirnya bisa saja cerai atau putus.

Bisa membawa hubungan jadi negatif

Ketika pasangan sibuk bekerja di luar, kadang rasa stres bisa saja dibawa ke rumah. Bahkan ketika sulit membangun komunikasi yang intim, rasa stres bisa saja dialihkan pada pasangan, sehingga pasangan dianggap sebagai orang yang penuh beban. Pada akhirnya, hubungan negatif lah yang akan dibangun, bukan keharmonisan.

Bisa bikin trauma

Baca Juga: Terciduk Ngamar, Puluhan Pasangan Mesum Diangkut ke Polres Pandeglang

Ketika masalah dalam hubungan tak kunjung selesai, bahkan masalah tersebut berakhir dengan kekerasan fisik, dampaknya bisa bikin pasangan trauma. Dari peristiwa traumatis tersebut, ini akan mengubah seseorang. Tak hanya itu, ini bisa memengaruhi pola komunikasi terhadap orang lain selain pasangan, mulai dari keluarga hingga teman dekat.

Bisa mengubah pola perilaku yang tidak sehat

Kurangnya komunikasi yang rusak bisa mengubah pola perilaku seseorang, salah satunya perilaku yang tidak sehat. Ada dampak selanjutnya yang bisa saja terjadi, antara lain:

  • Menyakiti atau melecehkan pasangannya dalam interaksi sehari-hari.
  • Kritik terus-menerus terhadap kepribadian atau serangan yang menyakitkan.
  • Bersikap defensif dalam argumen.
  • Menolak untuk terbuka atau berbicara satu sama lain.
  • Kesepian.
  • Menciptakan perspektif negatif dari pasangan.
  • Kurangnya keintiman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI