Tampil di Milan Fashion Week, Ini Makna Batik Durian Lubuklinggau

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:05 WIB
Tampil di Milan Fashion Week, Ini Makna Batik Durian Lubuklinggau
Batik Durian Lubuklinggau. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Batik asal Indonesia kembali membuktikan kiprahnya di dunia internasional. Kali ini, Desainer Jenny Yohana Kansil mengemas Batik Durian Lubuklinggau mengemas dan membawa kreasi batik itu tampil dalam ajang bergengsi ternama yaitu Milan Fashion Week 2021.

Acara tersebut diselenggarakan pada 21 September 2021 di Palazzo Visconti, Via Cino del Duca 8, Milan, Italia. Seperti diketahui, Lubuklinggau sendiri terkenal akan beragam durian berkualitas terbaik. Inilah yang menginspirasi pembuatan motif batik tersebut.

Koleksi perdana JYK ini mengekspos keunikan kreasi motif buah durian dan bunganya yang menjadi hak paten dari Batik Lubuklinggau, batik tulis modern yang dibuat oleh Yetty Oktarina Prana yang biasa disapa Rina Prana, Istri Walikota Kota Lubuklinggau di Sumatera Selatan. 

Batik Durian Lubuklinggau. (Dok: Istimewa)
Batik Durian Lubuklinggau. (Dok: Istimewa)

Durian sendiri disebut Raja Buah yang berbentuk bulat dengan kulit yang keras dan runcing menyerupai duri, namun di balik itu memiliki isi yang lembut dan manis. Bentuk durian itulah yang sejalan dengan inspirasi Punk dan filosofi bahwa koleksi ini mewakili harapan pandemi akan berakhir semanis durian yang matang.

Menurut  Pendiri Batik Durian, sekaligus Ketua Dekranasda Lubuklinggau, Yetti Oktarina Prana, dalam Virtual Press Conference JYK – Batik Durian Lubuklinggau, Milan Fashion Week pada (13/10/2021), batik durian ini terbuat dari teknik baru dengan pewarnaan alam yang berasal jengkol dan pinang,.

Ini karena ketika dijadikan kain, warna coklat tua yang dihasilkan jengkol sangat pekat dan bagus. Begitupun dengan warna coklat muda yang dihasilkan oleh pinang. 

Sementara itu,  Yetti Oktarina Prana juga mengaatakan bahwa durian dalam Batik Lubuklinggau juga punya makna tersebut.

“Karena batik itu adalah batik durian, maka kita konsisten disitu dari awal, batik ini harus benar utuh seperti durian, salah satu kenapa dipilih durian karena bentuk durian itu walaupun sudah dibatik dia tetap kelihatan nih duriannya," ujar Yetti. 

Sementara itu, jika motif buah lain hanya akan terlihat bulat saja ketika dibatik. Sedangakn jika durian dijadikan batik maknanya tidak berubah. 

baca juga

Seiring berjalannya waktu, Batik Durian Lubuklinggau juga mulai dikenal oleh banyak orang. Itulah makna yang membuat batik durian mendunia dan dikenal identitasnya sampai ke ranah Internasional. Bahkan telah mengalami lonjakan pasar berkali lipat saat tampil di Milan Fashion Week 2021 kemarin.

Penulis: Elisa Naomi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Bentor di Empat Lawang Tetiba Terjun ke Jurang 15 Meter

Viral, Bentor di Empat Lawang Tetiba Terjun ke Jurang 15 Meter

Sumsel | Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:25 WIB

Warna-warni Gemellis: Seragam Medis Produksi Lokal Penuh Gaya

Warna-warni Gemellis: Seragam Medis Produksi Lokal Penuh Gaya

Your Say | Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:51 WIB

Saat Fashion Show Batik Digelar di Candi Prambanan

Saat Fashion Show Batik Digelar di Candi Prambanan

Press Release | Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:16 WIB

Terkini

Perkuat Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Ekosistem OSS

Perkuat Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Ekosistem OSS

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:21 WIB

Danantara Sudah Tutup 260 BUMN

Danantara Sudah Tutup 260 BUMN

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?

Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Belanja Daerah Capai Rp538,5 Triliun Hingga Juli 2026, Kebanyakan Bayar Gaji

Belanja Daerah Capai Rp538,5 Triliun Hingga Juli 2026, Kebanyakan Bayar Gaji

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Spesial Agustus, BRI Tebar Promo Spesial Diskon di Raja Susu

Spesial Agustus, BRI Tebar Promo Spesial Diskon di Raja Susu

Bri | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:09 WIB

8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair

8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing

Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:01 WIB

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:56 WIB

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:50 WIB

×