alexametrics

Masih Sering Dilakukan, Ini 7 Kebiasaan di Kamar Mandi yang Wajib Dihindari

Arendya Nariswari
Masih Sering Dilakukan, Ini 7 Kebiasaan di Kamar Mandi yang Wajib Dihindari
Ilustrasi kamar mandi. (Pexels.com/Max Vakhtbovych)

Jarang diketahui, ternyata 7 kebiasaan ini wajib dihindari saat di kamar mandi! Lalu apa saja?

Suara.com - Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang rawan dihuni kuman dan penyakit. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan di kamar mandi. Lalu apa saja kebiasaan di kamar mandi yang wajib dihindari?

Kebiasaan ini perlu kita lakukan semata-mata demi menjaga kesehatan dan kebersihan diri.

7 Kebiasaan di kamar mandi yang wajib kamu hindari: 

1. Tidak menutup toilet saat disiram

Baca Juga: Manfaat Lain Yogurt: Bantu Pemulihan Pasien Kanker Kemoterapi!

Satu kebiasaan kecil ini seringkali dilupakan, padahal mikroorganisme yang terdapat pada air bisa menyebar sampai dengan jarak 1,8 meter.

Seorang ahli bakteriologi, Dr.Charles Gerba pernah menuturkan bahwa bakteri dari siraman air di toilet dapat berada di udara cukup lama hingga mengotori seluruh ruangan.

2. Terlalu lama duduk di toilet

Kebiasaan ini mungkin cukup sering kamu lakukan, apalagi jika masuk ke toilet dengan membawa handphone hingga buku bacaan.

Meski terasa nyaman, namun perlu kamu ingat bahwa posisi duduk yang menghasilkan tekanan seperti saat membuang air dapat menekan vena bagian rektum bawah yang dapat menyebabkan wasir.

Baca Juga: 7 Tips Sederhana Menciptakan Feng Shui Baik di Kamar Mandi. Coba Yuk!

3. Menggantung handuk di kamar mandi

Meski terkesan sederhana, beberapa orang masih terlalu malas untuk menjemur handuk setelah menggunakannya dan tetap membiarkannya tergantung di kamar mandi.

Selain dapat menumbuh suburkan jamur pada handuk hingga membahayakan tubuh, kebiasaan ini juga dapat membuat ruangan berbau apek dan terasa lebih lembab, loh.

Yuk, mulai biasakan menjemur handuk setelah digunakan.

4. Tidak membilas sabun batang

Risiko pertumbuhan bakteri pada sabun batang memang jauh lebih tinggi dibanding sabun cair, karena lebih sering disentuh. Namun, untuk memperkecil kemungkinannya, bisa dilakukan dengan membias sabun batang sebelum dan sesudah menggunakan dengan air mengalir.

5. Membiarkan keset basah

Kamar mandi dengan tipe kering, umumnya dilengkapi dengan keset di dalamnya. Namun di sini, kita sering kali lupa mengganti keset secara berkala.

Keset yang basah akan menjadi sarang pertumbuhan kuman dan bakteri serta membuat kamar mandi terasa lebih lembab.

Sebaiknya, keset di dalam kamar mandi diganti setidaknya dua hari sekali.

6. Memasang wallpaper di dinding kamar mandi

Meski hal satu ini kerap dilakukan untuk mempercantik kamar mandi, namun sebenarnya permukaan yang tidak rata pada wallpaper dapat meningkatkan risiko pertumbuhan lumut.

Mengingat suhu kamar mandi yang lembab merupakan tempat nyaman tumbuhnya lumut dan membuat wallpaper mudah terkelupas.

7. Membuang tisu basah ke toilet

Larangan untuk melakukan hal ini hampir selalu ada di setiap toilet, khususnya toilet umum. Pasalnya, jika terjadi secara terus menerus, tisu-tisu itu nanti dapat membuat toilet tersumbat.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Komentar