alexametrics

Bahaya, Kemudi Mobil Dipenuhi Bakteri Lebih Banyak Dibandingkan Peturasan

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Bahaya, Kemudi Mobil Dipenuhi Bakteri Lebih Banyak Dibandingkan Peturasan
Ilustrasi lingkar kemudi atau setir mobil. Menjadi bagian paling sering dipegang atau terkena tangan di kabin mobil, bagian ini perlu dibersihkan [Shutterstock]

Bikin seram, hasil penelitian menyebutkan kesimpulan ini: setir lebih banyak bakteri dibandingkan toilet umum.

Suara.com - Setir mobil atau lingkar kemudi menjadi bagian penting di mobil. Dengan komponen ini, pengemudi dapat mengatur arah pergerakan kendaraan sesuai tujuan yang dikehendaki.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Car Rentals menunjukkan bahwa bagian paling kotor dari kabin mobil adalah alas lantai, pedal, sampai setir. Sedemikian tidak higienis tempat ini sampai disebutkan lebih kotor dari toilet.

Penelitian dilakukan menggunakan metode Unit Pembentuk Koloni (CFU), alat mikrobiologi untuk memperkirakan jumlah bakteri hidup atau sel jamur dalam sampel.

Tercatat jumlah bakteri yang terdapat pada lingkar kemudi sangat mengerikan. Setir memiliki kandungan 629 CFU per sentimeter kubik.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Bensin dalam Kabin Mobil

Bila dibandingkan, kemudi membawa bakteri empat kali lebih banyak daripada toilet umum dan dua kali lebih banyak daripada tombol lift.

Ilustrasi merawat interior mobil. [Shutterstock/Photographee]
Ilustrasi merawat kabin mobil. [Shutterstock/Photographee]

Sedangkan bagian sabuk pengaman, seperti dikutip dari WapCar, memperlihatkan bakteri sebanyak 403 CFU atau lebih tinggi dari pegangan pintu, yaitu 256 CFU. Sementara itu, tuas pemindah gigi atau persneling adalah 115 CFU, tombol volume audio mencapai 99 CFU.

Dalam penelitian yang sama oleh Car Rentals, 32 persen dari 1.000 responden di Amerika menyatakan hanya membersihkan interior mobilnya setahun sekali. Sedangkan 12 persen responden menjawab tidak pernah membersihkan kabin mobilnya.

Data ini belum termasuk fakta bahwa pemilik mobil sering makan dan minum di dalam mobil. Sebab residu pada makanan akan berubah menjadi jamur jika dibiarkan terlalu lama.

Jadi, mari rawat selalu kabin mobil dan tak terkecuali bagian setir yang rawan ditempeli bakteri.

Baca Juga: Tercium Bau Telur Rebus atau Roti Panggang dari Kabin Mobil? Artinya Malah Bahaya

Komentar