alexametrics

Ini Dampak Jika Teman Dekat Jadi Rekan Kerja, Bisa Saling Menjatuhkan!

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar
Ini Dampak Jika Teman Dekat Jadi Rekan Kerja, Bisa Saling Menjatuhkan!
ilustrasi rekan kerja. (pexels.com/Werner Pfennig)

Tidak jarang, teman yang saling menolong dan mendukung, bisa berubah sebaliknya jika sudah jadi rekan kerja.

Suara.com - Bekerja bersama teman dekat di dalam kantor yang sama bagi sebagian orang mungkin menjadi satu hal yang mengasyikkan. Bagaimana tidak, telah kenal sejak lama dan juga sering berinteraksi membuat koordinasi di kantor bisa lebih mudah.

Tapi, tidak dapat dipungkiri bahwa dalam kenyataannya tidak selalu berjalan demikian. Tidak jarang, teman yang saling menolong dan mendukung, bisa berubah sebaliknya jika sudah jadi rekan kerja.

Bukan tidak boleh berteman, hanya saja di dalam perusahaan, kerap ada kompetisi untuk mendapatkan posisi tertentu. Tentunya, bisa saja ini terjadi pada teman dekat Anda.

Sabrina Ara, lewat buku berjudul Sayangi Dirimu, Berhentilah Menyenangkan Semua Orang (2021), mengatakan teman dekat yang berubah jadi rekan kerja bisa saja menikam karier Anda di belakang.

Baca Juga: 5 Tanda Rekan Kerja Toxic, Awas Ditusuk dari Belakang!

Ilustrasi rekan kerja. (pexels.com/Jopwell)
Ilustrasi rekan kerja. (pexels.com/Jopwell)

“Bukan hal yang mustahil tentunya, karena dalam dunia kerja, jika tidak mau sakit hati, sebaiknya jangan menganggap teman dekat tetap sebagai teman dekat,” ungkap Sabrina.

Selain itu, lewat kutipan bukunya, Sabrina melanjutkan jika teman dekat kita bekerja di perusahaan yang sama, baiknya ubah hubungan tersebut menjadi hubungan profesional.

“Dalam hubungan di kantor, tentunya kita harus bersikap profesional. Sementara hubungan profesional setelah lama bersahabat, akan menimbulkan ketidaknyamanan bila kita terlalu sensitif,” lanjut Sabrina Ara.

Tak hanya itu, tuntutan perusahaan dalam memenuhi target pekerjaan misalnya, membuat teman dekat kita berubah menjadi sebuah lingkaran rival. Tidak hanya soal menjatuhkan, tetapi juga berlomba-lomba mendapatkan posisi.

“Maka dari itu, jangan berharap banyak dengan pertemanan lewat sebuah pekerjaan,” kata Sabrina.

Baca Juga: 4 Tanda Kalau Kamu Sudah Jatuh Cinta dengan Pekerjaanmu

Jika hal ini sudah terjadi, Sabrina mengatakan harus menerima kenyataan yang ada, bila teman dekat berubah menjadi rekan kerja yang saling menjatuhkan.

Komentar