Cerita Bianca Sada, Tuangkan Kisah Anak di Pengungsian Lewat Buku Ilustrasi

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 20 Oktober 2021 | 17:45 WIB
Cerita Bianca Sada, Tuangkan Kisah Anak di Pengungsian Lewat Buku Ilustrasi
Cerita Bianca Sada, Tuangkan Kisah Anak di Pengungsian Lewat Buku Ilustrasi. (Dok:Hope Learning Center (HLC))

Suara.com - Kisah inspiratif Bianca Sada, gadis belia berusia 18 tahun asal Indonesia yang menetap di Amerika Serikat patut diacungi jempol. Ia bercerita tentang kisah anak-anak seusianya yang harus meninggalkan rumah mereka dan terpaksa tinggal di pengungsian.

Semua kisah menyesakkan anak di pengungsian berbagai negara dalam sebuah buku ilustrasi berbahasa Inggris  berjudul One Day: Letters from Lives in Limbo. 

Menariknya, ia tidak mengambil untuk sepeser pun dari buku tersebut. Semua hasil penjualan buku itu akan disumbangkan untuk biaya pendidikan anak-anak di pengungsian.

Harapannya, lewat buku pertama Bianca ini, anak-anak di pengungsian akan merasakan kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Cerita Bianca Sada, Tuangkan Kisah Anak di Pengungsian Lewat Buku Ilustrasi. (Dok:Hope Learning Center (HLC))
Cerita Bianca Sada, Tuangkan Kisah Anak di Pengungsian Lewat Buku Ilustrasi. (Dok:Hope Learning Center (HLC))

Perjalanan Bianca membuat buku ini, dimulai pada 2018 saat ia diundang Hope Learning Center (HLC) yang berlokasi di Cisarua, Jawa Barat, untuk mengajarkan anak-anak di pengungsian melukis.

"Saat saya meminta mereka untuk menceritakan kisah dibalik lukisan yang mereka buat, saya menyaksikan bagaimana sinar mata anak-anak di sana terlihat begitu bersinar saat menceritakan kehidupan mereka di negara asalnya," terang Bianca melalui keterangannya kepada suara.com, Rabu (20/10/2021).

Namun remaja kelahiran 7 Mei 2003 itu terenyuh saat mendapati anak-anak tersebut bercerita tentang alasan mereka harus meninggalkan tanah kelahirannya. Kata Bianca, mata yang tadinya berbinar perlahan meredup dan dipenuhi air mata.

Salah satu sosok yang menarik perhatian Bianca adalah seorang pengungsi bernama Naweed Aieen yang kini sudah menjadi Direktur HLC, yang mampu kembali menata hidupnya bersama di Indonesia, meski itu tidak mudah.

Bersama teman-teman pengungsi lain, lelaki yang dulu berprofesi sebagai jurnalis di Afghanistan ini, berkomitmen membantu anak-anak yang tinggal di kamp pengungsian agar mendapat pendidikan yang layak.

baca juga

"Sikap Aieen yang memilih untuk tidak sedih berkepanjangan ataupun marah, namun justru mendedikasikan dirinya untuk membantu anak-anak pengungsi agar tetap bisa belajar menyadarkan saya akan nilai kebaikan yang ada dalam diri manusia," cerita Bianca.

Terlepas dari negara asal para pengungsi, bagi Bianca, fakta bahwa banyak di antara mereka adalah anak-anak seusianya, bahkan tak sedikit yang lebih muda lagi, merupakan hal yang sangat memprihatinkan.

Apalagi anak dan remaja yang lebih kecil dan seumur Bianca, seharusnya masih menikmati pendidikan dan memiliki kesempatan untuk bermain layaknya anak-anak pada umumnya.

Alhasil, karena terinspirasi Bianca memilih menyuarakan dan menuangkan kisah para anak pengungsi lewat buku ilustrasi yang dilukisnya secara langsung.

“Para pengungsi tidak meminta kita untuk mengasihani mereka. Yang mereka butuhkan adalah kesadaran dan pengertian kita semua untuk membantu menjadi suara bagi mereka, agar kisah mereka dapat didengar dunia. Agar tidak ada lagi yang harus mengalami apa yang mereka alami," tutur Bianca.

Dalam buku yang dihargai Rp350 ribu dan berjumlah 56 halaman ilustrasi itu pembaca akan dibawa untuk mempengaruhi kehidupan para pengungsi dari berbagai negara.

Kisah perjalanan, perjuangan hingga harapan dan impian para pengungsi direpresentasikan secara apik melalui susunan kata dan gambar-gambar ilustrasi penuh makna.

"Untuk dapat menghadirkan makna yang lebih mendalam, selain bercerita melalui kata- kata, saya memutuskan untuk memvisualisasikan kisah teman-teman saya di pengungsian melalui gambar ilustrasi. Ada pepatah yang mengatakan bahwa satu gambar dapat bermakna seribu kata," jelas Bianca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Ibu Teriak Pilu di Pinggir Sungai, Anak Tenggelam 4 Hari Belum Ketemu

Viral Ibu Teriak Pilu di Pinggir Sungai, Anak Tenggelam 4 Hari Belum Ketemu

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:57 WIB

Pembunuhan Sadis di Sambas, Anak Bunuh Ibu Kandung di Ruang Keluarga

Pembunuhan Sadis di Sambas, Anak Bunuh Ibu Kandung di Ruang Keluarga

Kalbar | Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:45 WIB

Polisi Tangkap Predator Anak, Pelaku Mengaku Suka Sesama Jenis

Polisi Tangkap Predator Anak, Pelaku Mengaku Suka Sesama Jenis

Sulsel | Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:20 WIB

Terkini

Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal

Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah

Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang

Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Kaltim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:50 WIB

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Awalnya Bantu Korban Kebakaran, Dua Warga Cirebon Malah Gondol Rp47 Juta dan Emas

Awalnya Bantu Korban Kebakaran, Dua Warga Cirebon Malah Gondol Rp47 Juta dan Emas

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

×