alexametrics

Belajar Jadi Mentor Lewat ICS 2021: Nadiem Makarim Bakal Jadi Coach

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Belajar Jadi Mentor Lewat ICS 2021: Nadiem Makarim Bakal Jadi Coach
Belajar Jadi Mentor Lewat ICS 2021. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Peserta bisa belajar dari berbagai profesi seperti coach, peneliti, tenaga pengajar, pejabat pemerintah, pengusaha, hingga praktisi bisnis.

Suara.com - Untuk kedua kalinya ajang International Coaching Summit (ICF) disleenggarakan secara virtual di masa pandemi Covid-19. Dan kali ini, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Nadiem Makarim akan menjadi pembicara sebagai coach alias mentor.

Ajang ICF ini diadakan oleh International Coaching Federation atau ICF Jakarta pada 28 Oktober hingga 28 November 2021.

Seperti diketahui ICF Jakarta adalah lembaga coaching penghasil mentor di dunia, dan tahun ini menjadi ICS ke-10 yang digelar sejak tahun 2012 di Indonesia.

ICS tahun ini menampilkan penerapan coaching atau mentoring di masing-masing bidang, seperti pribadi, organisasi, asosiasi, komunitas dan negara sekalipun.

Baca Juga: Menilik Pelaksanaan PTM Terbatas di Sekolah, Apakah Sudah Aman?

Rencananya ICS ke-10 ini akan mengumpulkan lebih dari 1.000 peserta dari berbagai profesi seperti coach, peneliti, tenaga pengajar, pejabat pemerintah, pengusaha, praktisi bisnis, UMKM, startup, maupun individu.

"Coaching sudah diterapkan secara luas di negara maju seperti Amerika Serikat. Ketika dilakukan dnegan tepat, coaching bisa memberikan motivasi intrinsik yang lebih besar pada individu untuk secara mandiri mencoba dan menemukan hal-hal baru," ujar President Elect ICF Jakarta Charter Chapter 2021-2022, M. Nur Fannie Prasetyo, saat konferensi pers di Museum Sumpah Pemuda, Kamis (21/10/2021).

Adapun tema ICS 2021 tahun ini memiliki tema 'Coaching Works!: Empowering The World Through Coaching'. Target yang ingin dicapai adalah coaching atau mentoring bisa menciptakan SDM berkarakter matang dan sadar dengan potensi dirinya, sehingga bisa terus berkembang.

Sehingga tujuannya mampu menjadi mentor di era industri 4.0, dimana coaching sebagai profesi, coaching sebagai kompetensi, coaching sebagai budaya, coaching untuk keutuhan hidup.

"Pada dasarnya, coaching mengarahkan kita untuk mengidentifikasi dan mengarahkan pikiran bawah sadar kita untik menyadari bahwa sebenarnya ada titik buta dan peluang dalam diri kita yang terlewati dan bisa kita kembangkan lebih jauh yang nantinya bisa dilihat dari perubahan perilaku kita," imbuh Prasetyo.

Baca Juga: Tangis Pilu Guru Honorer saat Bertemu Nadiem Makarim, Curhat Hanya Dibayar Rp 100 Ribu

Untuk para coach yang mengisi kelas coaching ini, akan diisi oleh pembicara ternama seperti Mendikbud Ristek Nadiem Makarim, CEO Paragon Technology and Innovation Salman Subakat, Direktur HRD Indofood Josef Bataona, CEO dan Master Coach Hijarah Coach Daru Dewayantu, Puteri Indonesia 2008 Zivanna Letisha Siregar, dan masih banyak lainnya.

Buat kamu yang tertarik mengikuti sesi coaching ini, bisa mulai membeli tiket di situs https://ics.coachingyuk.com/.

Komentar