Bela Diri Kebanggaan Indonesia, Ini Pengertian, Asal Usul, dan Gerakan Dasar Pencak Silat

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 15:12 WIB
Bela Diri Kebanggaan Indonesia, Ini Pengertian, Asal Usul, dan Gerakan Dasar Pencak Silat
Ilustrasi pencak silat (Pixabay).

Suara.com - Pencak silat merupakan salah satu olahraga bela diri kebanggaan tanah air dan merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia. Tapi, sudahkah kamu mengetahui asal usul dan gerakan dasar dalam olahraga ini?

Mengutip buku elektronik terbitan Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud 2017, pencak silat adalah olahraga bela diri asli Indonesia yang dapat dimainkan secara perorangan, berpasangan, maupun beregu.

Karena pencak silat lahir dari kebudayaan bangsa Indonesia, maka perkembangannya dipengaruhi oleh watak, selera, dan bakat masyarakat yang ada di daerahnya masing-masing.

Selain keadaan masyarakat dan sifatnya, faktor alam juga dapat mempengaruhi perkembangan pencak silat itu sendiri, misalnya keadaan tempat, iklim, keadaan sosial, dan lain sebagainya.

Pencak silat adalah suatu cara bela diri yang menggunakan akal sepenuhnya. Akal yang dimiliki manusia lebih sempurna bila dibandingkan dengan makhluk-makhluk yang lainnya.

Oleh karena itu, tidak mustahil jika manusia dapat menguasai segala macam ilmu di dunia ini. Selain itu, untuk menguasai bela diri pencak silat, diperlukan penguasaan teknik dasar pencak silat.

Asal usul pencak silat
Di Indonesia istilah pencak silat baru mulai digunakan setelah berdirinya top organisasi pencak silat yaitu IPSI. Sebelumnya di daerah Sumatera, lebih dikenal dengan istilah Silat, sedangkan di tanah Jawa kebanyakan dikenal dengan istilah Pencak Silat.

Pada periode kepemimpinan Eddie M. Nalapraya, Indonesia sebagai pendiri memiliki hasrat untuk mengembangkan pencak silat ke mancanegara dengan mengambil prakarsa pembentukan dan pendirian Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa atau PERSILAT pada tanggal 11 Maret 1980 bersama Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Keempat negara tersebut akhirnya dinyatakan sebagai negara-negara pendiri Internasional pencak silat.

baca juga

Upaya pengembangan pencak silat yang dipelopori oleh Indonesia dan anggota PERSILAT lainnya sampai saat ini berhasil menambah anggota PERSILAT.

Penambahan anggota ini memberikan dampak pada usaha IPSI dan anggota PERSILAT lainnya untuk memasukkan pencak silat ke multi event di tingkat Asia, yaitu Asian Games, dengan membentuk organisasi Pencak Silat Asia Pasific pada Oktober 1999.

Organisasi pencak silat di Indonesia yang disebut dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia atau disingkat IPSI didirikan pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta, diprakarsai oleh Mr. Wongsonegoro, yang saat itu menjabat sebagai ketua pusat kebudayaan.

Gerakan dasar pencak silat

Gerak dasar pencak silat adalah suatu gerak terencana, terarah, terkoordinasi, dan terkendali, yang mempunyai empat aspek sebagai satu kesatuan, yaitu aspek mental spiritual, aspek bela diri, aspek olahraga, dan aspek seni budaya.

Sehingga pencak silat merupakan cabang olahraga yang cukup lengkap untuk dipelajari, karena memiliki empat aspek dalam satu kesatuan utuh dan tidak dapat dipisah-pisahkan.

1. Sikap berdiri pencak silat
Sikap berdiri ini meliputi sikap salam dan berdoa, yang dilakukan setiap memulai dan mengakhiri pembelajaran atau pertandingan, dilakukan untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Lalu ada sikap kangkang, merupakan sikap dasar untuk langkah dan kuda-kuda. Sikap kuda-kuda merupakan persiapan untuk melakukan serangan dan belaan.

2. Sikap jongkok, duduk, dan berbaring
Sikap ini perlu dipelajari untuk menghindari dari terluka, dan memastikan postur yang benar sebelum menyerang sekaligus saat mendapatkan serangan.

Sikap ini meliputi kedua tangan memegang paha di depan, dengan kedua lutut kaki di tekuk. Gerakan satu kaki kanan maju dengan lutut ditekuk lurus, serta kedua tangan mengapal ke arah depan.

Lalu ada gerakan bersila dengan benar, dengan kedua tangan berada di pinggul dan duduk dengan badan tegap.

Terakhir, yakni sikap berbaring dengan tangan kanan memegang dada dan tangan kiri menahan lantai.

3. Sikap pasang pencak silat
Gerakan sikap pasang meliputi sikap pasang atas, sikap pasang tengah, dan sikap pasang bawah.

Ini adalah sikap saat menghadapi lawan maupun bertahan dari serangan lawan. Umumya merupakangan gabungan dari kuda kuda ataupun tanpa kuda kuda dengan sikap kaki tangan.

Karena digunakan untuk menghadapi lawan, maka kesiagaan harus dilatih dengan baik, baik dari siaga secara indera penglihatan, gerakan angin, hingga penciuman juga bisa digunakan. Kesiagaan mental juga perlu dibangun untuk kembali menyerang lawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkelahian Berdarah Anggota Perguruan Silat

Perkelahian Berdarah Anggota Perguruan Silat

Jawa Tengah | Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:20 WIB

Suami Istri Kompak Rebut Emas Pencak Silat PON Papua

Suami Istri Kompak Rebut Emas Pencak Silat PON Papua

Sport | Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:25 WIB

Cabang Olahraga Bela Diri yang Perbolehkan Hijab

Cabang Olahraga Bela Diri yang Perbolehkan Hijab

Sport | Rabu, 10 Oktober 2018 | 06:36 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×