Ngobrol Pakai Bahasa Inggris di Restoran Taiwan, Pria Ini Syok Kena Tegur

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:46 WIB
Ngobrol Pakai Bahasa Inggris di Restoran Taiwan, Pria Ini Syok Kena Tegur
Ilustrasi restoran (Pixabay Free Photos)

Suara.com - Saat makan di restoran bersama teman, orang cenderung akan berbincang hingga bercanda tawa satu sama lain. Bahasa yang digunakan pun biasanya disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing.

Namun, seorang pria mendapat pengalaman tak terduga saat tengah mengobrol di sebuah restoran. Hal ini dibagikan melalui akun TikTok @joeykaotyk.

Dalam unggahan itu, seorang pria tengah berkumpul di restoran bersama teman-temannya. Mereka pun kemudian berbicara satu sama lain dengan bahasa Inggris.

Saat itu, ia tengah berada di Taiwan di mana bahasa Mandarin menjadi bahasa ibu. Di tengah obrolan, seorang pelanggan lain yang merupakan pria paruh baya tiba-tiba menegur mereka.

Pelanggan itu mengatakan mereka membuatnya merasa terganggu. Ia mengatakan bahwa mereka bicara terlalu banyak.

Dimarahi karena berbahasa inggris (TikTok @joeykaotyk)
Dimarahi karena berbahasa inggris (TikTok @joeykaotyk)

Pelanggan itu kemudian memperjelas bahwa mereka tengah berada di Taiwan. Selanjutnya ia juga menegaskan dengan bahasa Inggris agar mereka berbicara dengan bahasa Mandarin.

"Kamu bicara terlalu banyak, aku nggak suka. Ini Taiwan, oke? Kalau mau bicara, pakai bahasa Cina. Mengerti?" ujar pelanggan tersebut.

Pria ini lantas mengatakan bahwa ia bisa bahasa Mandarin, namun pria itu tak peduli dan justru mengajaknya berkelahi. Pria itu kemudian mengatakan tak ingin berkelahi dan suasana pun jadi canggung.

Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

baca juga

"Dia pikir dia siapa mengatur orang untuk berbicara pakai bahasa yang diinginkan ke orang asing? Duh," komentar seorang warganet.

Warganet lainnya ikut berkomentar. "Banyak orang berpikir diskriminasi hanya terjadi di Amerika, padahal orang-orang pembenci ada di mana-mana," ujar warganet ini.

"Orang itu sepertinya punya hari yang buruk dan malah meluapkannya ke kamu," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Senin (25/10/2021), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 5 juta kali di TikTok.

Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Pandemi, Ide Unik Bisnis Kuliner di India Bermunculan

Gara-gara Pandemi, Ide Unik Bisnis Kuliner di India Bermunculan

Video | Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:00 WIB

Kolaborasi Unik Dear Me Beauty dan KFC, Jagonya Kecantikan Bertemu dengan Jagonya Ayam

Kolaborasi Unik Dear Me Beauty dan KFC, Jagonya Kecantikan Bertemu dengan Jagonya Ayam

Lifestyle | Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:13 WIB

Ginting Ucap You Know Lah Ya Saat Diwawancara di Piala Thomas, Netizen: Jaktim Aksen

Ginting Ucap You Know Lah Ya Saat Diwawancara di Piala Thomas, Netizen: Jaktim Aksen

Jogja | Senin, 18 Oktober 2021 | 18:48 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×