Beli Kue Kering Lewat E-Commerce Rasanya Asin, Aksi Penjual Setelahnya Jadi Sorotan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Rabu, 03 November 2021 | 17:24 WIB
Beli Kue Kering Lewat E-Commerce Rasanya Asin, Aksi Penjual Setelahnya Jadi Sorotan
Ilustrasi kue kering. (Pixabay/@Ella_govinda)

Suara.com - Salah satu hal yang penting namun kerap dilupakan oleh pelaku usaha adalah layanan purna jual. Padahal, layanan setelah pembelian ini cukup penting untuk meninggalkan kesan positif pada pelanggan.

Seorang warganet bercerita tentang dirinya yang mendapatkan layanan purnajual memuaskan dari penjual cookies atau kue kering. Pengalamannya ini dibagikan melalui akun Twitter @FFOODFESS.

Dalam unggahan itu, warganet ini bercerita ia membeli kue kering secara daring melalui e-commerce ternama. Itu adalah pertama kalinya ia membeli kue kering sehingga tak tahu bagaimana rasa yang seharusnya.

Saat kue kering itu datang, ia menyantapnya dan sedikit terkejut karena rasanya yang asin. Meski demikian, ia tak ambil pusing karena mengira rasa kue kering pada umumnya memang asin.

Tanpa diduga, sekitar tiga hari setelah pesanan sampai, penjual menghubungi warganet ini. Penjual tersebut bertanya apakah kue keringnya terasa asin dan warganet ini memberikan jawaban secara jujur.

Penjual kue kering bertanggungjawab (Twitter @FFOODFESS)
Penjual kue kering bertanggungjawab (Twitter @FFOODFESS)

Penjual itu kemudian meminta maaf karena tak sengaja memberi garam terlalu banyak. Penjual ini baru mengetahui kue kering buatannya asin setelah diberitahu oleh pelanggan lain.

Selang beberapa hari, warganet ini tiba-tiba mendapat paket berisi kue kering sebagai permintaan maaf dan ongkos kirim pun sudah dibayarkan. Ia sangat terkejut karena dirinya sama sekali tak mempermasalahkan kue kering asin bahkan telah memberi bintang 5 pada pesanan itu.

Wanita ini sangat tersentuh dengan layanan purna jual yang sangat baik oleh pihak penjual. Ia mengatakan sama sekali tak kecewa dengan hal tersebut.

Cerita ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

baca juga

"Ini baru penjual yang bertanggungjawab. Dia ngerasa nggak apa-apa merugi asal nggak kehilangan rasa percaya pelanggannya," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Penjualnya baik banget. Kamu juga baik banget ngirim cerita gini, secara nggak langsung kamu juga bantu promosiin dagangan penjualnya," ujar warganet ini.

"Senang banget lihat cerita begini. Penjualnya patut diacungi jempol karena bertanggungjawab. Terima kasih ya udah berbagi cerita hangat begini," tulis warganet lainnya.

Sementara itu, hingga Rabu (3/11/2021), cuitan ini sudah disukai sebanyak lebih dari 1.000 akun di Twitter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pisau Dijual Nyaris Rp 1 Miliar, Publik: Bisa Buat Memotong Silaturahmi

Viral Pisau Dijual Nyaris Rp 1 Miliar, Publik: Bisa Buat Memotong Silaturahmi

News | Rabu, 03 November 2021 | 15:00 WIB

Belanja Online Dapat Lipstik Merek Maybelling, Warganet: Mau Debus

Belanja Online Dapat Lipstik Merek Maybelling, Warganet: Mau Debus

Lifestyle | Selasa, 02 November 2021 | 14:05 WIB

Sedih! Tolak Ajakan Ibu Buat Kue Kering, Warganet Ini Berujung Menyesal

Sedih! Tolak Ajakan Ibu Buat Kue Kering, Warganet Ini Berujung Menyesal

Lifestyle | Kamis, 20 Mei 2021 | 16:12 WIB

Terkini

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:11 WIB

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:58 WIB

×