Terdampak Pandemi, 938 Anak Indonesia Putus Sekolah

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 25 November 2021 | 19:00 WIB
Terdampak Pandemi, 938 Anak Indonesia Putus Sekolah
Ilustrasi siswa putus sekolah. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan. Tapi, pandemi yang telah berlangsung selama lebih dari satu tahun ini juga berpengaruh terhadap sektor lainnya, termasuk pendidikan.

Selama pandemi, banyak anak Indonesia terancam tak lagi bisa menempuh pendidikan. Temuan UNICEF pada Desember 2020 menemukan ada 938 anak Indonesia putus sekolah. Anak-anak dari kalangan prasejahtera lebih rentan terhadap kondisi ini.

"Maka penting bagi semua pihak bahu-membahu membantu kelanjutan masa depan anak-anak Indonesia," ujar CEO dan Founder Benihbaik.com, Andy F Noya, dalam keterangannya, Kamis, (25/11/2021).

Situasi itu yang membuat JCB Indonesia, perusahaan merek pembayaran global terkemuka asal Jepang, menyalurkan bantuan dana pendidikan senilai Rp50 Juta dalam program bertajuk “JCB Peduli Anak - Semua Bisa Belajar”.

Terdampak Pandemi, 938 Anak Indonesia Putus Sekolah. (Dok: Istimewa)
Terdampak Pandemi, 938 Anak Indonesia Putus Sekolah. (Dok: Istimewa)

“Pendidikan adalah hal yang sangat krusial untuk meningkatkan kemajuan suatu bangsa. Oleh karenanya, selain menjadi bentuk komitmen JCB terhadap kemajuan pendidikan Indonesia, bantuan ini juga merupakan dukungan untuk tercapainya Sustainable Goals Development keempat tentang Pendidikan yang Berkualitas," ujar Presiden Direktur JCB Indonesia Takumi Takahashi.

Bantuan dana pendidikan ini diperuntukkan bagi anak-anak dari 46 sekolah dasar di wilayah Depok, Jawa Barat, yang berasal dari keluarga prasejahtera dan mengalami keterbatasan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Adapun bentuk bantuan yang diberikan berupa paket santunan pendidikan atau biaya sekolah (SPP) hingga sembilan bulan bagi anak-anak di tiga yayasan atau panti asuhan.

Program tersebut, merupakan kolaborasiJCB Indonesia dan Benihbaik.com. Misi untuk memfasilitasi akses pendidikan berkualitas yang merata menjadi komitmen yang ingin dicapai keduanya melalui program ini.

"Dengan demikian, upaya ini diharapkan dapat membantu anak-anak Indonesia untuk meraih masa depan yang gemilang serta meningkatkan kualitas SDM Indonesia di masa depan," ujar Andi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UNICEF: Tim Penggerak PKK Jadi Kunci Percepatan Vaksinasi Covid-19

UNICEF: Tim Penggerak PKK Jadi Kunci Percepatan Vaksinasi Covid-19

Health | Sabtu, 20 November 2021 | 18:18 WIB

Pelajar Terpaksa Belajar di Pos Ronda karena Tak Mampu Beli Seragam

Pelajar Terpaksa Belajar di Pos Ronda karena Tak Mampu Beli Seragam

Jabar | Selasa, 16 November 2021 | 21:11 WIB

UNICEF Laporkan Kemunculan Sejumlah Penyakit di Sulawesi Selatan

UNICEF Laporkan Kemunculan Sejumlah Penyakit di Sulawesi Selatan

Sulsel | Senin, 08 November 2021 | 12:07 WIB

Terkini

Karhutla Menggila di Berbagai Daerah, Kemarau Ekstrem Atau Sengaja Dibakar?

Karhutla Menggila di Berbagai Daerah, Kemarau Ekstrem Atau Sengaja Dibakar?

Video | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika

Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil

Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:05 WIB

×