facebook

Mengenal 5 Tradisi Aliran Kepercayaan Lokal Indonesia: Dari Kejawen Hingga Marapu

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Mengenal 5 Tradisi Aliran Kepercayaan Lokal Indonesia: Dari Kejawen Hingga Marapu
Ilustrasi aliran kepercayaan. (Unsplash)

Selain agama resmi yang ditetapkan pemerintah seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, masyarakat Indonesia juga mengenal aliran kepercayaan lokal.

Suara.com - Indonesia terkenal dengan keberagaman suku, adat, dan agama. Dengan keberagaman itu, tidak heran jika masyarakat Indonesia memiliki banyak sekali tradisi, termasuk aliran kepercayaan lokal.

Sehingga, selain agama seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, masyarakat Indonesia juga mengenal aliran kepercayaan lokal.

Mengutip Ruang Guru, Rabu (1/12/2021), berikut ini tradisi aliran kepercayaan lokal Indonesia yang paling terkenal, dan masih eksis hingga kini.

1. Sunda Wiwitan
Sunda Wiwitan adalah kepercayaan yang telah dianut oleh sekelompok masyarakat Sunda sejak ratusan tahun yang lalu. Bahkan sebelum Hindu dan Buddha masuk ke Indonesia, ajaran Sunda Wiwitan sudah ada dan berkembang dalam masyarakat.

Baca Juga: Tradisi Pijat Bayi di Asia Selatan Berpotensi Mengurangi Risiko Kematian

Pada era modern seperti sekarang, masyarakat Sunda Wiwitan bisa ditemukan di kawasan Kanekes - Banten, Kampung Naga - Cirebon, dan Cigugur - Kuningan.

Sunda Wiwitan memuja roh nenek moyang sebagai sosok yang disakralkan. Selain memuja nenek moyang, Sunda Wiwitan juga memiliki satu Tuhan yang kerap disebut dengan Sang Hyang Kersa. Dalam ajaran Sunda Wiwitan, Tuhan tetaplah satu, seperti ajaran umat Islam. Dalam perkembangannya, beberapa tradisi dari Sunda Wiwitan juga terpengaruh oleh unsur Hindu dan Islam.

2. Kejawen
Kejawen adalah sebuah kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Jawa sejak lama. Masyarakat Jawa tetap menjalankan agama utama yang dianut, menjalankan perintah dan larangannya, namun tetap melaksanakan adat dan perilaku sebagai seorang pribumi Jawa yang taat dengan leluhur.

Penganut Kejawen selalu mengatakan bahwa kepercayaan mereka bukanlah agama, meski memiliki beberapa tradisi yang menjadi ciri khas sebuah agama.

Kepercayaan kejawen memiliki beberapa misi dalam ajarannya. Mereka harus melaksanakan empat hal wajib saat hidup, yaitu:

Baca Juga: Berkenalan dengan Makyong: Pertunjukan Teater dari Riau

  1. Seorang manusia Jawa harus bisa menjadi rahmat bagi dirinya sendirinya;
  2. Mereka juga harus bisa menjadi rahmat bagi keluarga;
  3. Manusia sebagai rahmat bagi sesama dan;
  4. Manusia sebagai rahmat bagi alam semesta.

3. Kaharingan
Kaharingan adalah salah satu kepercayaan asli Indonesia yang berasal dari Kalimantan, dan banyak dianut oleh warga Suku Dayak, bahkan sebelum agama-agama besar diakui oleh pemerintah.

Komentar