Mengenal 5 Tradisi Aliran Kepercayaan Lokal Indonesia: Dari Kejawen Hingga Marapu

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 01 Desember 2021 | 09:03 WIB
Mengenal 5 Tradisi Aliran Kepercayaan Lokal Indonesia: Dari Kejawen Hingga Marapu
Ilustrasi aliran kepercayaan. (Unsplash)

Suara.com - Indonesia terkenal dengan keberagaman suku, adat, dan agama. Dengan keberagaman itu, tidak heran jika masyarakat Indonesia memiliki banyak sekali tradisi, termasuk aliran kepercayaan lokal.

Sehingga, selain agama seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, masyarakat Indonesia juga mengenal aliran kepercayaan lokal.

Mengutip Ruang Guru, Rabu (1/12/2021), berikut ini tradisi aliran kepercayaan lokal Indonesia yang paling terkenal, dan masih eksis hingga kini.

1. Sunda Wiwitan
Sunda Wiwitan adalah kepercayaan yang telah dianut oleh sekelompok masyarakat Sunda sejak ratusan tahun yang lalu. Bahkan sebelum Hindu dan Buddha masuk ke Indonesia, ajaran Sunda Wiwitan sudah ada dan berkembang dalam masyarakat.

Pada era modern seperti sekarang, masyarakat Sunda Wiwitan bisa ditemukan di kawasan Kanekes - Banten, Kampung Naga - Cirebon, dan Cigugur - Kuningan.

Sunda Wiwitan memuja roh nenek moyang sebagai sosok yang disakralkan. Selain memuja nenek moyang, Sunda Wiwitan juga memiliki satu Tuhan yang kerap disebut dengan Sang Hyang Kersa. Dalam ajaran Sunda Wiwitan, Tuhan tetaplah satu, seperti ajaran umat Islam. Dalam perkembangannya, beberapa tradisi dari Sunda Wiwitan juga terpengaruh oleh unsur Hindu dan Islam.

2. Kejawen
Kejawen adalah sebuah kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Jawa sejak lama. Masyarakat Jawa tetap menjalankan agama utama yang dianut, menjalankan perintah dan larangannya, namun tetap melaksanakan adat dan perilaku sebagai seorang pribumi Jawa yang taat dengan leluhur.

Penganut Kejawen selalu mengatakan bahwa kepercayaan mereka bukanlah agama, meski memiliki beberapa tradisi yang menjadi ciri khas sebuah agama.

Kepercayaan kejawen memiliki beberapa misi dalam ajarannya. Mereka harus melaksanakan empat hal wajib saat hidup, yaitu:

baca juga
  1. Seorang manusia Jawa harus bisa menjadi rahmat bagi dirinya sendirinya;
  2. Mereka juga harus bisa menjadi rahmat bagi keluarga;
  3. Manusia sebagai rahmat bagi sesama dan;
  4. Manusia sebagai rahmat bagi alam semesta.

3. Kaharingan
Kaharingan adalah salah satu kepercayaan asli Indonesia yang berasal dari Kalimantan, dan banyak dianut oleh warga Suku Dayak, bahkan sebelum agama-agama besar diakui oleh pemerintah.

Kaharingan percaya pada adanya entitas yang sering disebut dengan Ranying. Entitas itu bisa disamakan dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Meski masuk dalam cakupan agama Hindu, Kaharingan masih memiliki tradisi asli yang tidak bisa disamakan dengan agama lainnya, seperti tempat ibadah tersendiri yang dinamakan Balai Basarah.

4. Malim
Dari Kalimantan, kita berpindah ke pulau Sumatra. Malim merupakan agama asli dari Tanah Batak. Para pengikut aliran kepercayaan ini disebut sebagai Parugamo Malim, atau bisa disingkat Parmalim.

Jumlah mereka bisa dibilang sangat sedikit, bahkan banyak masyarakat Sumatra Utara, tempat agama ini berkembang, yang masih belum mengenal kepercayaan ini.

Penganut kepercayaan Malim meyakini bahwa Tanah Batak adalah tanah yang suci, meliputi sekitaran Danau Toba dan Pulau Samosir.

Mereka juga tetap percaya adanya Tuhan Yang Maha Esa, pencipta jagad raya. Namun, Tuhan dalam Malim ini adalah Debata Mulajadi Na Bolon, atau yang Maha Awal dan Maha Besar.

Selain itu, mereka mempercayai adanya dewa-dewa yang membantu Debata Mulajadi Na Bolon, seperti Debata Na Tolu, Si Boru Deakparujar, Nagapadohaniaji, dan Si Boru Saniang Naga.

5. Marapu
Kemudian ada Marapu, yaitu aliran kepercayaan lokal Indonesia yang berasal dari Sumba, Nusa Tenggara Timur. Para penganut Marapu menerapkan keyakinannya dengan memuja arwah-arwah para leluhur.

Dalam bahasa Sumba, arwah-arwah leluhur itu disebut Marapu, yang artinya "yang dipertuan" atau "yang dimuliakan". Makanya, kepercayaan yang mereka anut juga disebut Marapu.

Salah satu desa yang warganya menganut kepercayaan ini ada di Kampung Tarung, Waikabubak.

Contohnya, Kampung Tarung masih mempertahankan kebudayaan para leluhur dari bangunan arsitektur rumahnya. Sehingga tidak heran jika warga di sana juga masih meyakini kepercayaan leluhur mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tips Meningkatkan Rasa Percaya Diri, Buang Jauh Energi Negatif!

5 Tips Meningkatkan Rasa Percaya Diri, Buang Jauh Energi Negatif!

Your Say | Selasa, 30 November 2021 | 14:22 WIB

Emak-emak Hitung Uang Sumbangan Tamu Pernikahan, Totalnya Capai Ratusan Juta

Emak-emak Hitung Uang Sumbangan Tamu Pernikahan, Totalnya Capai Ratusan Juta

Hits | Senin, 29 November 2021 | 13:54 WIB

Tradisi Mekepung di Bali Bangkit Setelah 2 Tahun Terhenti

Tradisi Mekepung di Bali Bangkit Setelah 2 Tahun Terhenti

Bali | Senin, 29 November 2021 | 12:30 WIB

Terkini

9 Rekomendasi Lipstik Murah Terbaik untuk Bibir Hitam, Mulai Rp20 Ribu

9 Rekomendasi Lipstik Murah Terbaik untuk Bibir Hitam, Mulai Rp20 Ribu

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:05 WIB

Di Tengah Ketidakpastian Global, Generasi Muda Dipanggil Menjadi Pembawa Perubahan

Di Tengah Ketidakpastian Global, Generasi Muda Dipanggil Menjadi Pembawa Perubahan

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:06 WIB

6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing

6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Trading Itu Keterampilan, Bukan Tebak-Tebakan: Pesan Inspiratif Cenli Yani untuk Trader Pemula

Trading Itu Keterampilan, Bukan Tebak-Tebakan: Pesan Inspiratif Cenli Yani untuk Trader Pemula

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:39 WIB

8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review

8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:20 WIB

5 Tips Feng Shui Kompor Dapur Pembawa Rezeki, Hindari Menghadap ke Area Ini

5 Tips Feng Shui Kompor Dapur Pembawa Rezeki, Hindari Menghadap ke Area Ini

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:05 WIB

5 Shio yang Bawa Keberuntungan di Awal Bulan Juli 2026, Rezeki, Karier, dan Cinta Makin Bersinar

5 Shio yang Bawa Keberuntungan di Awal Bulan Juli 2026, Rezeki, Karier, dan Cinta Makin Bersinar

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:47 WIB

Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin

Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:35 WIB

4 Rekomendasi Sampo untuk Menyuburkan Rambut, Dilengkapi Kandungan dan Manfaatnya

4 Rekomendasi Sampo untuk Menyuburkan Rambut, Dilengkapi Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:31 WIB

Apa Ciri Sepatu Running? Panduan Lengkap Memilih Sepatu Lari yang Tepat

Apa Ciri Sepatu Running? Panduan Lengkap Memilih Sepatu Lari yang Tepat

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:20 WIB

×