alexametrics

7 Tips Menjaga Suhu di Dalam Rumah agar Tetap Nyaman

Vania Rossa
7 Tips Menjaga Suhu di Dalam Rumah agar Tetap Nyaman
Menjaga Suhu Rumah agar Tetap Nyaman. (Shutterstock)

Meski cuaca di luar sedang terik, ada cara untuk menjaga suhu di dalam rumah tetap nyaman.

Suara.com - Untuk Anda yang tinggal di dataran rendah, daerah pesisir, atau perkotaan yang padat dan sibuk, panasnya temperatur udara dan teriknya sinar matahari sudah menjadi makanan sehari-hari. Lalu, adakah cara untuk menjaga suhu di dalam rumah agar tetap nyaman?

Menggunakan kipas angin dan pendingin ruangan menjadi solusi paling praktis, tapi penggunaan secara berlebihan akan menyebabkan biaya listrik yang membengkak dan dampak negatifnya terhadap lingkungan.

Oleh karena itu, perlu kiat-kiat untuk mendinginkan rumah dan menjaga suhu di rumah supaya tetap optimal meski tanpa bantuan alat pendingin ruangan apapun. Ada peralatan lain yang memengaruhi, kebiasaan yang perlu dilakukan, sampai yang berkaitan dengan arsitektur dan desain interior sebuah hunian.

Dekoruma sudah mengumpulkan tujuh tips efektif dan ampuh untuk menjaga suhu rumah agar tetap normal dan optimal. Tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin. Temperatur yang nyaman dan tepat untuk beraktivitas sehari-hari di dalam rumah.

Baca Juga: Kenyataan Pahit Cuaca di Kuwait: Hidup di Suhu 50 Derajat

1. Meminimalkan Penggunaan Lampu Ruangan
Meskipun sudah menggunakan teknologi LED yang tidak mengeluarkan panas sebesar lampu pijar, bohlam lampu tetap mengeluarkan panas karena cahayanya. Apalagi, lampu yang memiliki daya yang besar, maka semakin banyak panas yang dikeluarkan.

Memiliki rumah dengan banyak jendela, ventilasi dan desain terbuka akan mengurangi ketergantungan pada lampu. Di siang hari, lampu benar-benar bisa dimatikan total karena memanfaatkan cahaya matahari.

Tanpa perlu lampu dengan daya yang terlalu besar, lampu hanya akan menyala pada malam hari dan mayoritas akan dimatikan ketika penghuni rumah sedang tidur malam. Dengan begitu, penggunaan lampu akan sangat minim dan dipakai ketika hanya benar-benar diperlukan.

2. Jendela yang Terbuka Bukan Berarti Selalu Adem
Jumlah jendela yang banyak dan berukuran besar memang memiliki beberapa manfaat. Mulai dari mengurangi penggunaan lampu pada siang hari dan mengoptimalkan sirkulasi udara yang juga berpengaruh pada suhu ruangan yang normal. Namun, jendela yang terbuka bukan berarti selalu baik.

Jendela yang terbuka bebas tanpa penutup atau pengaturan lebih lanjut justru akan membuat rumah terlalu panas. Ini dikarenakan sinar matahari akan masuk ke rumah tanpa penghalang apapun.

Baca Juga: Suhu Ekstrem di Irak: Lahan Subur Berubah Jadi Gurun

Maka dari itu, Anda bisa mulai menggunakan vitrase atau tirai transparan ketika ingin membuka jendela. Angin dan sinar matahari akan tetap bisa masuk, tapi dalam jumlah yang wajar karena sebagian dipantulkan oleh vitrase yang berwarna putih.

Komentar