Bisa Picu Kematian, Timteng-Afrika Utara Bakal Alami Suhu Panas Ekstrem 60 Derajat Celcius

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 09 November 2021 | 10:17 WIB
Bisa Picu Kematian, Timteng-Afrika Utara Bakal Alami Suhu Panas Ekstrem 60 Derajat Celcius
Bisa Picu Kematian, Timteng-Afrika Utara Bakal Alami Suhu Panas Ekstrem 60 Derajat Celcius. Ilustrasi--Seorang anak membasahi tubuh di tengah suhu panas (Shutterstock).

Suara.com - Perubahan iklim berpotensi membuat beberapa daerah di Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) tidak dapat dihuni dalam beberapa dekade mendatang dengan suhu yang berpotensi mencapai 60 derajat Celcius atau lebih tinggi.

Mengutip Al Jazeera, Selasa (9/11/2021), dampak di seluruh wilayah MENA akan sangat merusak lingkungan, termasuk kekurangan air kronis, ketidakmampuan untuk menanam makanan karena cuaca ekstrem, dan kekeringan.

Dampak perubahan iklim di wilayah MENA dapat menimbulkan lonjakan kematian terkait gelombang panas dan masalah kesehatan.

Sebuah studi dari jurnal Nature mencatatkan bahwa diperkirakan sekitar 600 juta penduduk atau 50 persen dari populasi wilayah tersebut pada 2100 mungkin terkena peristiwa cuaca super ekstrem jika proyeksi gas rumah kaca saat ini terus berlanjut.

Menurut jurnal Nature, panas terik akan berpotensi mengancam jiwa manusia berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

“Kami mengantisipasi bahwa suhu maksimum selama gelombang panas di beberapa pusat perkotaan dan kota-kota besar di MENA dapat mencapai atau bahkan melebihi 60°C, yang akan sangat mengganggu masyarakat,” tulis para ilmuwan.

George Zittis, penulis utama studi tersebut, mengatakan kepada Al Jazeera kelembaban yang lebih tinggi dari peningkatan penguapan laut di sekitarnya akan meningkatkan bahaya.

“Tekanan panas selama musim panas akan mencapai atau melampaui ambang batas kelangsungan hidup manusia, setidaknya di beberapa bagian wilayah dan untuk bulan-bulan terpanas,” kata Zittis.

Pusat-pusat kota besar di sekitar teluk, Laut Arab, dan Laut Merah seperti Dubai, Abu Dhabi, Doha, Dhahran, dan Bandar Abbas akan lebih sering mengalami suhu yang parah.

baca juga

Bagi umat Islam di seluruh dunia, berpartisipasi dalam ibadah haji di Arab Saudi akan membutuhkan inovasi yang sangat adaptif untuk melindungi jemaah dari kondisi panas.

Diperkirakan dua hingga tiga juta Muslim melakukan haji setiap tahun dengan masing-masing menghabiskan 20-30 jam di luar selama periode lima hari.

“Tingkat stres panas bisa melebihi ambang batas bahaya yang ekstrem,” kata Zittis, membahas kemungkinan kondisi Mekkah di masa depan.

Para peneliti setuju situasi di kawasan MENA akan menjadi suram dalam beberapa dekade mendatang jika emisi gas rumah kaca tidak ditindaklajuti secara segera dan cepat. (Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiri COP26 di Glasgow, Gus Muhaimin Tawarkan Solusi Atasi Ancaman Perubahan Iklim

Hadiri COP26 di Glasgow, Gus Muhaimin Tawarkan Solusi Atasi Ancaman Perubahan Iklim

DPR | Selasa, 09 November 2021 | 07:12 WIB

Gus Muhaimin Apresiasi Kinerja Presiden Jokowi Tangani Perubahan Iklim

Gus Muhaimin Apresiasi Kinerja Presiden Jokowi Tangani Perubahan Iklim

DPR | Senin, 08 November 2021 | 14:07 WIB

Perusahaan Gula Timur Tengah Investasi Rp28,68 Triliun di Indonesia

Perusahaan Gula Timur Tengah Investasi Rp28,68 Triliun di Indonesia

Bisnis | Minggu, 07 November 2021 | 17:37 WIB

Produsen Gula Terbesar Dubai Investasi Rp 28 Triliun di Indonesia

Produsen Gula Terbesar Dubai Investasi Rp 28 Triliun di Indonesia

Bisnis | Minggu, 07 November 2021 | 16:37 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×