Array

Banyak Perempuan Takut Nikah Usai Nonton Layangan Putus, Ternyata Ini Penjelasan Ilmiahnya

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 28 Desember 2021 | 16:50 WIB
Banyak Perempuan Takut Nikah Usai Nonton Layangan Putus, Ternyata Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ilustrasi menikah. (Unsplash/Chiến Phạm)

Suara.com - Series Layangan Putus baru-baru ini mendapat sorotan banyak masyarakat. Series yang dibintangi Rez Rahadian dan Anya Geraldine ini tak jarang membuat penonton geregetan.

Serial ini sendiri bercerita tetntang seorang pria bernama Aris yang selingkuh dengan perempuan bernama Lydia saat sang istri tengah mengandung.

Usai menonton serial tersebut, banyak netizen mengungkapkan bahwa mereka jadi takut untuk menikah.

"Dampak dari #layanganputus yang belum nikah jadi takut menikah dan negatif thinking akut sama pasangan," ujar seorang pengguna Twitter dengan nama akun Dewi Leba.

Sebenarnya, ada penjelasan ilmiah dari ketakutan seorang akan pernikahan. Dilansir dari healthline, ketakutan itu sering dikenal dengan istilah Gamofobia.

Ilustrasi menikah (unsplash.com/nikki gibson)
Ilustrasi menikah (unsplash.com/nikki gibson)

Fobia sendiri aalah ketakutan berlebihan terhadap sesuatu yang sebenarnya tidak berbahaya, tetapi tetap membuat Anda cemas. Dalam kasus gamofobia, itu adalah ketakutan akan komitmen atau pernikahan.

Jika hanya memikirkan komitmen atau pernikahan membuat seorang berkeringat, membuat jantung berdebar, atau membuat pusing, orang tersebut mungkin menderita gamofobia.

Statistik fobia individu sulit didapat. Diperkirakan 12,5 persen orang dewasa di Amerika Serikat mengalami fobia spesifik di beberapa titik. Beberapa yang lebih umum termasuk takut terbang, takut laba-laba, dan takut jarum.

Berapa banyak orang yang memiliki ketakutan akan komitmen sulit untuk dikatakan. Tidak semua orang mencari bantuan atau mendapat diagnosis. Tanpa konseling profesional, tidak mudah untuk mengetahui apakah Anda sedang berurusan dengan gamophobia atau sesuatu yang lain, seperti:

Baca Juga: Prilly Latuconsina Nangis Saat Nonton Layangan Putus, Ini Reaksi Reza Rahadian

  • Takut ditinggalkan
  • Takut akan keintiman
  • Takut mempercayai orang lain

Fobia spesifik seperti gamofobia dapat berkembang di awal kehidupan. Ini mungkin karena campuran hal-hal daripada penyebab tunggal.

Itu bisa berupa respons yang dipelajari dari mengamati orang tua atau kerabat dekat lainnya.

Ketakutan akan komitmen dapat muncul dari trauma tertentu, seperti menyaksikan hubungan orang tua yang sulit atau perceraian. Anda mungkin tumbuh dengan kesan bahwa hubungan atau konflik perkawinan tidak dapat diselesaikan dan Anda tidak ingin mengikuti jejak orang tua Anda.

Gamophobia dapat muncul dari abu hubungan sebelumnya yang tidak berhasil atau takut "kehilangan" jika Anda berkomitmen pada satu orang.

Seorang bahkan bisa memiliki kecenderungan genetik untuk kecemasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI