Gangguan Cinta Obsesif: Ciri-ciri dan Tanda Bahaya, Serta Cara Mengatasinya

Risna Halidi

Senin, 17 Januari 2022 | 19:30 WIB
Gangguan Cinta Obsesif: Ciri-ciri dan Tanda Bahaya, Serta Cara Mengatasinya
Ilustrasi pasangan obsesif (pexels/Ron Lach/sumaiyah)

Suara.com - Memiliki pasangan yang perhatian merupakan dambaan banyak orang. Tetapi bagaimana jadinya jika pasangan tersebut menghujani Anda terlalu banyak perhatian sampai melampaui batas?

Kalau sudah begitu, bisa jadi Anda sedang berkencan dengan pasangan obsesif. Dan jika Anda gagal mengenali tanda-tanda awal pasangan obsesif, Anda berisiko berada dalam hubungan yang bikin gerah bahkan berbahaya di masa depan.

Lalu, Apa Itu Gangguan Cinta Obsesif?
Gangguan cinta obsesif belum secara resmi diakui sebagai bagian dari gangguan jiwa. Ini lebih kepada kondisi seseorang yang terobsesi dengan orang yang ia cintai dan merasa perlu mengontrol atau melindungi mereka dengan cara apa pun.

"Seorang kekasih yang obsesif merasakan ketertarikan luar biasa pada seseorang dan ingin mengontrol perilaku pasangannya sampai jika orang tersebut tidak nyaman atau mencoba meninggalkan hubungan, mereka bisa mengancam dan menyakiti pasangannya."

Ilustrasi pasangan (pexels.com/Trinity Kubassek/aryawicaksanasPost)
Ilustrasi pasangan dalam hubungan yang obsesif (pexels.com/Trinity Kubassek/aryawicaksanasPost)

"Orang-orang seperti itu membuat tuntutan yang tidak masuk akan dan tidak menghormati batasan yang ditetapkan oleh orang lain," kata seorang psikoterapis Dr Vihan Sanyal dikutip Suara.com dari Hindustan Times, Senin (17/1/2022).

Berikut ini adalah tanda-tanda Anda memiliki kekasih yang obsesif:

  • Tertarik berlebihan kepada seseorang
  • Perilaku posesif dan mengendalikan terhadap seseorang
  • Mengancam orang lain dengan konsekuensi jika mereka mencoba meninggalkan hubungan
  • Keluar batas untuk melindungi seseorang bahkan tanpa persetujuan
  • Melintasi batas pribadi
  • Merasa memiliki secara berlebihan. Sangat cemburuan jika mereka berinteraksi dengan orang lain
  • Memiliki perasaan sangat kuat terhadap orang lain bahkan tanpa menghaniskan banyak waktu dengan mereka
  • Cepat tergelincir dalam lubang depresi

Kapan Hubungan Cinta Ini Menjadi Berbahaya?
Ketika ketakutan akan kehilangan pasangan mendorong kekasih obsesif menjadi lebih ekstrem dan mereka mungkin saja bisa menggunakan kekerasan emosional.

Ilustrasi pasangan posesif (Pixabay/Fizkes)
Ilustrasi pasangan posesif (Pixabay/Fizkes)

"Mereka mungkin mencoba untuk menghukum pasangannya atau menghancurkannya secara emosional. Mereka dapat mengisolasi pasangannya dari keluarga dan teman-teman mereka."

Kata ahli, memiliki hubungan seperti ini dapat memperburuk masalah depresi. Pasangan yang obsesif juga bisa mulai menyakiti diri sendiri atau pasangannya secara fisik.

baca juga

Bagaimana cara Mengobati Masalah Ini?
Untuk masalah gangguan cinta obsesif, melakukan konseling dan psikoterapi harus menjadi pengobatan pilihan utama.

Ada banyak antidepresan yang tersedia untuk mengobati depresi, kecemasan dan gangguan mood. Hal terbaik adalah berkonsultasi dengan psikiater yang dapat menyarankan obat terbaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Hubungan Makin Lancar, Ini 4 Hal yang Harus Diketahui Saat Berkencan dengan Pemilik Zodiak Pisces

Tips Hubungan Makin Lancar, Ini 4 Hal yang Harus Diketahui Saat Berkencan dengan Pemilik Zodiak Pisces

Lifestyle | Sabtu, 15 Januari 2022 | 16:10 WIB

Takut Ketahuan Paparazi, Ini Lokasi Favorit Seleb Korea untuk Kencan

Takut Ketahuan Paparazi, Ini Lokasi Favorit Seleb Korea untuk Kencan

Bali | Kamis, 25 November 2021 | 11:32 WIB

Kenali 4 Tanda Pasangan yang Obsesif dan Suka Mengontrol, Jangan Terjebak!

Kenali 4 Tanda Pasangan yang Obsesif dan Suka Mengontrol, Jangan Terjebak!

Your Say | Sabtu, 20 November 2021 | 10:45 WIB

Terkini

Ciri-Ciri Transmisi Matic CVT Mobil Bekas Mulai Jebol Menurut Pakar, Kenali Tandanya!

Ciri-Ciri Transmisi Matic CVT Mobil Bekas Mulai Jebol Menurut Pakar, Kenali Tandanya!

Otomotif | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:39 WIB

4 Rekomendasi  Parfum Wangi Sabun Mandi Segar Sesuai Review Pembeli, Aroma Tahan Lama

4 Rekomendasi Parfum Wangi Sabun Mandi Segar Sesuai Review Pembeli, Aroma Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:37 WIB

BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan Mulai Rp100 Ribu dengan Bunga 0 Persen

BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan Mulai Rp100 Ribu dengan Bunga 0 Persen

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les

Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:32 WIB

Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia

Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:32 WIB

Raka Raki Jatim Terguncang: Finalisnya Terseret Dugaan Kekerasan Seksual & Paksa Aborsi

Raka Raki Jatim Terguncang: Finalisnya Terseret Dugaan Kekerasan Seksual & Paksa Aborsi

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Ulasan Jakarta Sebelum Pagi: Menelusuri Misteri di Balik Kiriman Bunga

Ulasan Jakarta Sebelum Pagi: Menelusuri Misteri di Balik Kiriman Bunga

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.500 Triliun, Tapi Ekonomi Daerah Tak Kunjung Terangkat

Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.500 Triliun, Tapi Ekonomi Daerah Tak Kunjung Terangkat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:26 WIB

Liga Indonesia vs India: Adu Tradisi, Uang, Bintang Dunia, hingga Krisis Tata Kelola

Liga Indonesia vs India: Adu Tradisi, Uang, Bintang Dunia, hingga Krisis Tata Kelola

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Baca Watak Orang Lewat Weton, Begini Cara Menghitungnya

Baca Watak Orang Lewat Weton, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:25 WIB

×