Dua Negara Ini Punya Paspor Paling Kuat di Dunia, Akses Bebas Visa ke 192 Negara

Vania Rossa

Selasa, 18 Januari 2022 | 19:46 WIB
Dua Negara Ini Punya Paspor Paling Kuat di Dunia, Akses Bebas Visa ke 192 Negara
Ilustrasi paspor paling kuat di dunia. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Peringkat paspor paling kuat di dunia disampaikan lewat Henley Passport Index dari perusahaan penasihat kewarganegaraan dan tempat tinggal global, Henley & Partners.

Melansir dari Travel Pulse, tahun 2022 ini, paspor paling kuat di dunia masih dipegang oleh Jepang dan Singapura, dengan akses bebas visa ke 192 negara di seluruh dunia di tahun 2022.

Berdasarkan data eksklusif yang diberikan oleh Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), indeks tidak mempertimbangkan pembatasan perjalanan Covid-19 sementara. Oleh karena itu, paspor Jepang dan Singapura masih menjadi dokumen paling kuat dengan akses bebas visa ke 192 tujuan di seluruh dunia.

Korea Selatan dan Jerman berada di posisi kedua dengan akses bebas visa ke 190 negara, diikuti oleh Finlandia, Italia, Luksemburg, dan Spanyol pada peringkat ketiga dengan akses 189 negara.

Tahun ini Prancis, Belanda, dan Swedia masing-masing naik satu peringkat menyusul Austria dan Denmark di peringkat keempat dengan akses bebas visa ke 188 negara.

Di tempat lain di Eropa, Irlandia dan Portugal tetap menjadi dokumen perjalanan paling kuat kelima, memberikan pemegang akses bebas visa ke sebanyak 187 negara tanpa memperhitungkan pembatasan sementara.

Amerika Serikat naik satu peringkat menyamai Belgia, Selandia Baru, Norwegia, Swiss, dan Inggris untuk urutan keenam sebagai paspor terkuat di dunia dengan akses 186 negara.

Pemegang 10 besar paspor terkuat di dunia lainnya adalah Australia, Kanada, Republik Ceko, Yunani dan Malta (185), Polandia dan Hongaria (183), Lithuania dan Slovakia (182) dan Estonia, Latvia dan Slovenia (181).

Dalam hal paspor terendah dipegang oleh Afghanistan dengan akses bebas visa ke 26 negara. Irak (28), Suriah (29), Pakistan (31) dan Yaman (33) melengkapi lima terbawah.

baca juga

Dalam mengungkapkan peringkat tahun 2022, Henley & Partners mengatakan saat ini terjadi kesenjangan mobilitas global terbesar selama 16 tahun. Hal ini mengakibatkan pelancong dari Eropa, Amerika Utara, dan negara-negara Asia yang lebih kaya memiliki lebih banyak perjalanan.

"Paspor dan visa adalah salah satu instrumen terpenting yang berdampak pada ketidaksetaraan sosial di seluruh dunia karena mereka menentukan peluang untuk mobilitas global," kata Christian H. Kaelin, ketua Henley & Partners, seperti dikutip dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Membuat Paspor Lewat Aplikasi M-Paspor dan Persyaratannya, Cepat dan Mudah Banget!

Cara Membuat Paspor Lewat Aplikasi M-Paspor dan Persyaratannya, Cepat dan Mudah Banget!

News | Jum'at, 14 Januari 2022 | 13:44 WIB

6 Cara Membuat Paspor Jika Hilang, Jangan Lupa Lapor ke Kantor Polisi

6 Cara Membuat Paspor Jika Hilang, Jangan Lupa Lapor ke Kantor Polisi

News | Selasa, 28 Desember 2021 | 12:05 WIB

Cara Membuat Paspor Bayi: Syarat, Alur dan Biaya Pembuatan

Cara Membuat Paspor Bayi: Syarat, Alur dan Biaya Pembuatan

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 12:23 WIB

Terkini

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:03 WIB

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:00 WIB

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:58 WIB

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:55 WIB

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

×