facebook

Pariwisata Halal Semakin Populer di Jepang, Indonesia Siap Dukung Lewat Produk Makanan dan Minuman

M. Reza Sulaiman
Pariwisata Halal Semakin Populer di Jepang, Indonesia Siap Dukung Lewat Produk Makanan dan Minuman
Ilustrasi produk halal. (Shutterstock)

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia, Indonesia memiliki peluang menjadi pemasok produk makanan dan minuman halal ke negara-negara di dunia.

Suara.com - Sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia, Indonesia memiliki peluang menjadi pemasok produk makanan dan minuman halal ke negara-negara di dunia.

Inilah yang mendorong Jepang berencana melakukan kerja sama dengan Indonesia, terkait pariwisata halal yang semakin populer di Negeri Matahari Terbit.

Jelang Expo 2025 Osaka, Konsulat Jenderal RI di Osaka mendorong promosi produk dan wisata halal Indonesia di Jepang.

Indonesia dapat mengambil peluang untuk meningkatkan ekspor produk halal, khususnya makanan dan minuman ke Jepang yang saat ini sedang mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Expo 2025 Osaka/Kansai.

Baca Juga: Kemenag Turunkan Biaya Sertifikasi Halal, Biayanya Tak Sampai Sejuta

"Produk makanan dan minuman halal Indonesia dapat mengisi peluang ini. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menjadikan Indonesia pusat industri halal dunia pada 2024," kata Konsul Jenderal RI Osaka Diana ES Sutikno, mengutip ANTARA.

Ilustrasi logo halal dan sertifikasi halal. (Shutterstock)
Ilustrasi logo halal dan sertifikasi halal. (Shutterstock)

Dia juga mengatakan bahwa saat ini tren wisata halal semakin digemari seiring dengan makin banyaknya masyarakat Muslim yang berlibur ke luar negeri.

"Penting sekali produk bersertifikasi halal, khususnya produk makanan dan minuman dalam menunjang halal tourism. Apalagi pada 2026, nilai perjalanan wisata Muslim global diperkirakan mencapai 300 miliar dolar AS," ujar Konjen Diana.

Pernyataan tersebut dia sampaikan di hadapan para pelaku bisnis yang tergabung dalam Lake Biwa Convention Street Revitalization Council, dalam lokakarya (workshop) produk halal yang dilaksanakan oleh Otsu Chamber of Commerce and Industry (Otsu CCI) di Shiga pada Kamis (20/1).

Diana menjelaskan tentang karakteristik wisatawan asal Indonesia yang sebagian besar adalah Muslim.

Baca Juga: Biaya Turun, Kemenag Lampung Dorong UMK Buat Sertifikasi Halal

Ia juga mempromosikan beberapa produk halal unggulan Indonesia pada workshop itu, antara lain mie instan, saus sambal, tempe, dan bumbu rendang instan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar