Menparekraf Sebut Penerbangan Langsung dan Pengurangan Masa Karantina Berpotensi Datangkan Wisman Jepang

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 25 Januari 2022 | 06:50 WIB
Menparekraf Sebut Penerbangan Langsung dan Pengurangan Masa Karantina Berpotensi Datangkan Wisman Jepang
Ilustrasi wisatawan mancanegara. (Pixabay)

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan penerbangan langsung dari Jepang ke Indonesia menjadi salah satu daya tarik kedatangan wisatawan mancanegara

Ia menyebut bahwa wisatawan Jepang sangat potensial untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Indonesia, khususnya Bali. Sebelum pandemi Covid-19 terjadi, terdapat penerbangan langsung dari Tokyo ke Bali.

"Lebih dari 50 persen wisatawan Jepang saat itu tiba di Indonesia melalui Bali dan datang dengan penerbangan langsung dari Jepang. Saya sendiri juga pernah kunjungan ke Bali langsung dari Tokyo dan penuh semua pesawat," kata Sandi dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (24/1/2022).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 mencatat lebih dari 500 ribu wisatawan Jepang berkunjung ke Indonesia setiap tahun. Wisatawan Jepang masuk dalam lima terbanyak yang datang ke Indonesia, setelah wisatawan Malaysia, Singapura, China, dan India.

Selain faktor penerbangan langsung, menurut Sandi, kebijakan lama masa karantina juga berpengaruh. Ia berharap masa karantina bagi wisatawan Jepang bisa dikurangi. 

"Efisiensi waktu penting bagi wisatawan Jepang, mengingat waktu wisatawan Jepang adalah sekitar 7 sampai 14 hari. Kementerian Luar Negeri, dalam hal ini KBRI Tokyo, juga mengharapkan koordinasi hubungan lanjut dari seluruh pihak untuk promosi wisata dan budaya Bali di Jepang untuk kebangkitan ekonomi," tutur Sandi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, Kemenparekraf juga mendorong maskapai BUMN Garuda untuk mengaktifkan kembali penerbangan langsung Jepang-Indonesia.

Promosi wisata Indonesia ke wisatawan di Jepang juga telah dilakukan. Selain melalui promosi digitalisasi dalam bahasa Jepang, KBRI di Tokyo juga telah melakukan fun trip ke Bali bagi media Jepang pada Desember 2021 lalu.

Pada kunjungan itu, para jurnalis melihat langsung situasi terkini dan persiapan Bali menerima wisatawan asing, terutama dari Jepang.

baca juga

Delegasi fun trip tersebut mengunjungi berbagai destinasi wisata Bali yang telah menerapkan protokol kesehatan CHSE, mulai dari kedatangan di bandara sampai setiap destinasi.

"Alhamdulillah mendapat respon positif dari media Jepang dan telah ditayangkan pada 27-28 Desember 2021 dan 7 Januari 2022. Kita ketahui Jepang pasar yang sangat potensial untuk pariwisata Indonesia, khususnya Bali," ujar Sandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Sepakat Buka Travel Bubble dengan Singapura, Ini Syarat Lengkapnya

Indonesia Sepakat Buka Travel Bubble dengan Singapura, Ini Syarat Lengkapnya

Lifestyle | Senin, 24 Januari 2022 | 22:28 WIB

Bank Indonesia Dorong Pemerintah Cari Strategi Datangkan Lebih Banyak Wisatawan Nusantara ke Bali

Bank Indonesia Dorong Pemerintah Cari Strategi Datangkan Lebih Banyak Wisatawan Nusantara ke Bali

Bali | Senin, 24 Januari 2022 | 20:19 WIB

Karantina Pertanian Makassar Serahkan Puluhan Reptil Endemik Sulawesi Kepada BKSDA Sulawesi Selatan

Karantina Pertanian Makassar Serahkan Puluhan Reptil Endemik Sulawesi Kepada BKSDA Sulawesi Selatan

Sulsel | Senin, 24 Januari 2022 | 19:51 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×