Array

Tidak Peduli Dan Selalu Mengabaikan Perasaan Orang Lain? Bisa Jadi Kamu Seorang Antisosial!

Minggu, 06 Februari 2022 | 19:27 WIB
Tidak Peduli Dan Selalu Mengabaikan Perasaan Orang Lain? Bisa Jadi Kamu Seorang Antisosial!
Ilustrasi antisosial. (pixabay.com/Free-Photos)

Suara.com - Antisosial adalah gangguan kepribadian atau kondisi mental yang memengaruhi perilaku seseorang. Mulai dari berpikir, perasaan, dan hubungan sosialnya dengan orang lain.

Gangguan antisosial ini merupakan jenis gangguan yang sangat menantang. Rata-rat ini ditandai adanya perilaku impulsif, tidak bertanggung jawab, dan seringkali bertindak kriminal.

Mengutip dari NHS UK, seseorang dengan kepribadian antisosial biasanya akan bertindak manipulatif, licik, sembrono, dan tidak peduli dengan perasaan orang lain.

Seperti jenis gangguan kepribadian lainnya, antisosial berada di tingkat yang lebih parah. Bahkan cenderung adanya perilaku yang bisa melanggar hukum dan melakukan kejahatan serius. Dikatakan, para psikopat yang melakukan tindak kejahatan juga berasal dari kepribadian antisosialnya.

Ilustrasi antisosial. (pexels).
Ilustrasi antisosial. (pexels).

Lalu, bagaimana tanda-tanda seseorang yang memiliki gangguan kepribadian antisosial? Ada beberapa tandanya yang perlu Anda tahu, berikut ulasannya:

  • Mengeksploitasi, memanipulasi, dan melanggar hak orang lain.
  • Kurang perhatian, penyesalan tentang kesusahan orang lain.
  • Berperilaku tidak bertanggung jawab, dan menunjukkan ketidakpedulian terhadap perilaku sosial normal.
  • Mengalami kesulitan mempertahankan hubungan jangka panjang.
  • Tidak mampu mengendalikan amarah.
  • Kurang rasa bersalah, dan tidak mau belajar dari kesalahan.
  • Menyalahkan orang lain atas masalah hidup mereka.
  • Melanggar hukum berulang kali.

Dari tanda-tanda tersebut, orang yang mengalami kepribadian antisosial memiliki gangguan perilaku selama di masa kecilnya. Mulai dari bolos sekolah, melakukan kejahatan dan narkoba, sampai perilaku agresif.

Di sisi lain, gangguan antisosial ini lebih banyak dialami oleh kaum pria dibanding wanita. Meski tidak diketahui mengapa mereka mengembangkan kepribadian antisosial, namun ada faktor genetik dan pengalaman masa kecil mereka yang traumatis, seperti pelecehan, ditelantarkan, hingga diabaikan.

Seseorang dengan kepribadian antisosial akan sering sulit mengalami pertumbuhan, terutama saat hidup di keluarga yang sulit. Tak hanya itu, efek dari gangguan ini tidak hanya tindak kejahatan dan penyalahgunaan zat terlarang saja.

Tetapi, sebagian dari mereka juga meningkatkan risiko kematian dini, yang berasal dari perilaku sembrono sampai percobaan bunuh diri.

Baca Juga: Jatuh Cinta Lagi saat Sudah Punya Pasangan? Renungkan 3 Hal Ini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI