Restoran Ini Larang Orang Bertato dan Pakai Baju Desainer Mahal Untuk Masuk, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 21 Februari 2022 | 15:08 WIB
Restoran Ini Larang Orang Bertato dan Pakai Baju Desainer Mahal Untuk Masuk, Kenapa?
Ilustrasi restoran [Pixabay]

Suara.com - Sebuah restoran telah melarang pelanggan dengan tato, perhiasan dan pakaian desainer untuk masuk ke tempat itu.

Aturan berpakaian kontroversial diperkenalkan dalam upaya untuk menghentikan pelanggan dari "mengintimidasi" orang lain. Sebuah catatan di depan restoran Badui yang populer di Double Bay, Sydney memberi tahu para tamunya tentang aturan baru.

Menurut kebijakan restoran terbaru, pelanggan tidak boleh memiliki "tato yang terlihat", memakai "perhiasan berat" atau "pakaian berlabel desainer".

Dilansir dari NY Post, pemilik restoran Poata Okeroa mengatakan bahwa mereka menghargai pelanggan dan pemangku kepentingan komunitas. Ia mengatakan bahwa pihaknya elalu menerapkan aturan rumah yang mencakup kebijakan berpakaian yang tidak mendorong penampilan yang mengintimidasi.

Ilustrasi restoran (Pixabay Neshom)
Ilustrasi restoran (Pixabay Neshom)

Restoran Timur Tengah diluncurkan tiga tahun lalu dan dijalankan oleh Poata Okeroa, Eric Jury dan Julian Tobias.

Tempat yang berubah menjadi klub di malam hari di akhir pekan, populer di kalangan selebriti termasuk bintang tenis Nick Kyrgios, Scott Eastwood, Rita Ora dan sutradara Taika Waititi.

Koki Inggris Michael Mcelroy, yang bekerja di sebuah restoran di Manly dan memiliki tato leher dan lengan, mengatakan kepada 7News bahwa dia marah setelah mengetahui aturan baru.

Dia berkata: “Saya belum pernah mendengar tentang kebijakan ini di Australia, saya memiliki tato di kepala dan lengan dan tidak sekali pun ketika makan di luar hal ini muncul baru-baru ini. Mendengar mereka sekarang memperkenalkan aturan ini sungguh memalukan.”

Dia menambahkan bahwa rekan kerjanya telah mengatakan kepadanya larangan tato adalah praktik umum di industri ini beberapa tahun yang lalu.

baca juga

“Saya suka makan di luar di restoran jadi cepat atau lambat ini akan mulai mempengaruhi pengalaman bersantap saya.”

Anggota dewan Woollahra Richard Shields mencap aturan baru itu sebagai "lelucon Hari April Mop".

Dia mengatakan kepada Daily Mail: “Pembatasan yang terdaftar akan menghalangi sebagian besar pinggiran timur.

“Saya pribadi bukan penggemar tato tetapi saya membela hak orang untuk mengekspresikan diri dengan cara itu.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Restoran Ini Punya Aturan Aneh Buat Pelanggan

Restoran Ini Punya Aturan Aneh Buat Pelanggan

Tekno | Minggu, 20 Februari 2022 | 05:38 WIB

Bukan Sembarang Pelatihan, Begini Cara Unik Anne Avantie Dukung Para Desainer Junior

Bukan Sembarang Pelatihan, Begini Cara Unik Anne Avantie Dukung Para Desainer Junior

Lifestyle | Jum'at, 18 Februari 2022 | 18:15 WIB

Bikin Tato di Tangan, Iqbaal Ramadhan Kena Tegur Ibunya

Bikin Tato di Tangan, Iqbaal Ramadhan Kena Tegur Ibunya

Entertainment | Kamis, 17 Februari 2022 | 18:43 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×