Langganan Macet di Puncak Saat Long Weekend, Menparekraf Berencana Bangun Cable Car

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 01 Maret 2022 | 22:26 WIB
Langganan Macet di Puncak Saat Long Weekend, Menparekraf Berencana Bangun Cable Car
Macet Panjang Berjam-jam di Puncak saat long weekend (TikTok)

Suara.com - Belajar dari viralnya macet abadi di Puncak, Bogor, terutama saat long weekend, membuat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno berencana membuat cable car sebagai transportasi menuju puncak.

Seperti diketahui, kemacetan arus lalu lintas di jalur Puncak Bogor pada libur panjang long weekend pada 26-28 Februari 2022 sempat viral lantaran kemacetan berlangsung hingga 12 jam sebelum akhirnya bisa terurai.

"Jadi kereta gantung itu salah satu opsi, ini sudah dikembangkan, bagaimana cable car bukan hanya ramah lingkungan, tapi memiliki sensasi yang berbeda," ujar Sandiaga dalam konferensi pers, Selasa (1/3/2022).

Sandiaga mengatakan, ia terinspirasi dari beberapa destinasi pegunungan di luar negeri yang juga menggunakan fasilitas cable car.

Ia lantas menilai, cara yang sama bisa diaplikasikan di jalur Puncak-Bogor untuk mengurai kemacetan, yang dianggap sebagai solusi permanen.

Apalagi kemacetan di jalur Puncak-Bogor setiap long weekend seolah sudah menjadi cerita lama yang tak kunjung ditemui solusi efektifnya.

Sandiaga sendiri amat menyadari bahwa kawasan Puncak-Bogor memang memiliki udara yang segar, ditambah posisinya yang sangat mudah dijangkau dan dekat dengan Jakarta, sehingga kerap jadi destinasi wisata favorit warga Jabodetabek.

"Jika ada libur panjang selalu ke Puncak. Nah, Puncak Bogor ini, jadi favorit karena udara segar dan biayanya terjangkau, namun jalannya ini sangat sempit," ungkap Sandiaga.

Tidak hanya permasalahan jalan, tapi juga perilaku wisatawan dan kondisi kendaraan yang dibawa wisatawan juga memperparah kemacetan di jalur Puncak Bogor.

baca juga

Salah satunya perilaku wisatawan yang ingin saling serobot atau mendahului dan tidak sabar memperparah kemacetan, ditambah banyaknya pengendara yang melanggar rekayasa buka tutup yang kerap diterapkan petugas lalu lintas.

"Untuk wisatawan, imbauan saya, sebelum berlibur persiapkan kendaraan dulu jangan sampai mogok, fungsinya tidak bisa dengan kemacetan terjadi mogok dan ini memperparah arus," tutup Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menparekraf Sandiaga Uno: Wisman Rusia atau Ukraina Tetap Bisa Berwisata di Indonesia

Menparekraf Sandiaga Uno: Wisman Rusia atau Ukraina Tetap Bisa Berwisata di Indonesia

Sumsel | Selasa, 01 Maret 2022 | 21:02 WIB

Soal Macet 'Horor' di Puncak Bogor saat Long Weekend, Satgas Covid-19 Tak Melarang Masyarakat Beraktivitas, Asal...

Soal Macet 'Horor' di Puncak Bogor saat Long Weekend, Satgas Covid-19 Tak Melarang Masyarakat Beraktivitas, Asal...

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 18:32 WIB

Long Weekend Wisata Bersama Keluarga, Jangan Lupa Baca Doa Naik Mobil Agar Tidak Kecelakaan

Long Weekend Wisata Bersama Keluarga, Jangan Lupa Baca Doa Naik Mobil Agar Tidak Kecelakaan

Bogor | Selasa, 01 Maret 2022 | 20:50 WIB

Terkini

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

×