Metode Pembelajaran Hibrid Rentan Munculkan Pelanggaran Akademik, Teknologi Pendidikan Bisa Jadi Solusi

Vania Rossa

Kamis, 03 Maret 2022 | 15:06 WIB
Metode Pembelajaran Hibrid Rentan Munculkan Pelanggaran Akademik, Teknologi Pendidikan Bisa Jadi Solusi
Ilustrasi pelanggaran akademik saat pembelajaran hibrid. (Turnitin)

Suara.com - Mempertahankan integritas akademik sangat penting untuk sektor pendidikan, tetapi pergeseran metode pembelajaran hibrid telah menimbulkan tantangan tersendiri. Salah satunya adalah pelanggaran akademik yang dilakukan oleh siswa.

Minimnya pengawasan dari orangtua dan pendidik saat pembelajaran hibrid, membuat beberapa siswa mengambil jalan pintas dan mengembangkan kebiasaan buruk, yang mengakibatkan pelanggaran akademik.

Menurut Yovita Marlina, Senior Manager, Customer Growth, Southeast Asia untuk Turnitin, kasus pelanggaran akademik yang terjadi di lingkungan pembelajaran hibrida dapat menjadi efek dari kurangnya akses dan keterlibatan dalam kelas online.

Dengan pandemi yang berlangsung di Indonesia, siswa tidak hanya perlu menghadiri kelas online, tetapi juga menyerahkan tes, esai, dan pekerjaan mereka secara online.

Yovita Marlina, Head of Business Partnerships, Southeast Asia untuk Turnitin. (Dok. Turnitin)
Yovita Marlina, Senior Manager, Customer Growth, South East Asia untuk Turnitin. (Dok. Turnitin)

“Akibatnya, skenario ini memberi tekanan pada pendidik untuk meninjau dan memeriksa keaslian dan orisinalitas pekerjaan siswa, menyoroti kendala waktu dan kemampuan," kata Yovita. mengutip siaran pers resminya.

Dalam artikel yang diterbitkan Journal of Learning Theory and Methodology, ada metode kreatif dalam kecurangan akademik di kalangan mahasiswa seperti berpindah jendela browser untuk mencari jawaban di internet, dan mengakses gambar dan teks dari perangkat seperti ponsel atau jam tangan pintar.

Untuk mengatasi hal ini, diperlukan teknologi yang sesuai untuk dapat membantu mengidentifikasi anomali dan teks yang dijiplak, sambil mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan di mana guru harus fokus pada pembinaan siswa.

Dengan memperkenalkan dan mendidik siswa tentang pentingnya integritas akademik di tingkat sekolah menengah, tambahnya, pendidik akan mengembangkan generasi siswa yang percaya diri dan pemikir orisinal dan melihat pengurangan yang signifikan dalam pelanggaran akademik.

“Ada kemauan dalam komunitas akademik untuk meningkatkan dan mengintegrasikan teknologi, tidak hanya untuk meningkatkan pengalaman siswa, tetapi juga untuk membantu siswa memperoleh keterampilan berpikir kritis," katanya lagi.

baca juga

Sebuah penelitian yang dilakukan peneliti di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang mengungkapkan bahwa keterampilan berpikir kritis di kalangan siswa berkembang pesat selama pembelajaran online.

Oleh karena itu, sudah menjadi keharusan bagi pendidik dan institusi akademik untuk menerapkan alat dan teknologi digital yang tepat untuk memberdayakan pendidik dan memungkinkan siswa berkembang dalam lingkungan pembelajaran hibrida.

Di era digital, kata Yovita, siswa dihadapkan pada sejumlah besar sumber daya yang dapat diakses oleh teknologi. Oleh karena itu, pengajaran literasi digital sangat penting dalam mendorong siswa untuk cerdas dalam menemukan, menggunakan, dan mengutip informasi, dan menerapkannya pada tugas yang dihadapi.

“Dari apa yang kami amati, institusi akademik meningkatkan investasi mereka dalam alat dan teknologi yang bertujuan membantu instruktur untuk melakukan pekerjaan mereka secara lebih efektif dan efisien. Ini terkait dengan agenda nasional negara untuk meningkatkan penggunaan teknologi digital untuk mengatasi masalah dan tantangan saat ini,” katanya.

Institusi akademik semakin menyadari kerusakan plagiarisme terhadap integritas akademik dan hasil pembelajaran, yang merupakan ancaman serius terhadap kualitas dan standar sistem pendidikan Indonesia. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah telah meningkatkan standar rekrutmen, penilaian dan pelatihan pendidik dan instruktur berkualitas di Indonesia.

“Di Turnitin, kami melengkapi institusi pendidikan dengan solusi yang menjaga integritas dan memenuhi kebutuhan mereka untuk mempertahankan standar akademik, baik di ruang kelas fisik maupun virtual. Kami bertujuan untuk memastikan bahwa pembelajaran tetap konsisten selama pembelajaran jarak jauh untuk mengurangi risiko plagiarisme dan pelanggaran akademik terkait,” kata Yovita.

Institusi akademik dapat membangun ini dengan memberikan pengajar dan siswa akses ke alat teknologi pendidikan seperti Turnitin Feedback Studio yang membantu pengajar mengurangi waktu untuk melakukan penilaian manual sambil meningkatkan kualitas umpan balik dan alur kerja secara keseluruhan, dan memberikan umpan balik yang lebih tepat waktu, dipersonalisasi, dan dapat ditindaklanjuti kepada siswa.

“Untuk membantu mencapai hal ini, penyedia teknologi harus bermitra dengan institusi untuk memberikan solusi andal yang melengkapi institusi akademik dalam lingkungan pembelajaran hibrida, memungkinkan mereka untuk menjaga integritas, mengatasi kebutuhan untuk mempertahankan standar akademik, serta meningkatkan interaksi dan keterlibatan siswa-guru dengan memberikan umpan balik yang berarti,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tito Karnavian Sebut Pembelajaran Online Buat Anak Lambat dan Kurang Cerdas

Tito Karnavian Sebut Pembelajaran Online Buat Anak Lambat dan Kurang Cerdas

Riau | Sabtu, 22 Januari 2022 | 07:50 WIB

Teknologi Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19

Teknologi Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19

Your Say | Selasa, 04 Januari 2022 | 09:57 WIB

TouchClass, Solusi Pembelajaran Seluler untuk Mahasiswa di Masa Pandemi

TouchClass, Solusi Pembelajaran Seluler untuk Mahasiswa di Masa Pandemi

Tekno | Kamis, 11 November 2021 | 10:00 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×