3 Fakta Dubai Desert Conservation Reserve, Cagar Alam dengan Ekosistem Gurun yang Unik

Vania Rossa

Selasa, 08 Maret 2022 | 20:47 WIB
3 Fakta Dubai Desert Conservation Reserve, Cagar Alam dengan Ekosistem Gurun yang Unik
Dubai Desert Conservation Reserve. (Dok. Emirates)

Suara.com - Banyak yang berpikir bahwa habitat gurun yang keras dan selalu berubah tidak dapat menjadi rumah bagi satwa liar atau tumbuh-tumbuhan. Namun faktanya tidaklah seperti itu. Dubai Desert Conservation Reserve (DDCR) merupakan cagar alam yang melindungi satwa liar dan tumbuh tumbuhan yang luar biasa dan tangguh dalam ekosistem di Uni Emirat Arab yang penuh kehidupan.

DDCR adalah cagar alam yang berhabitat di gurun pedalaman seluas 225-kilometer persegi yang mewakili hampir 5% dari total luas lahan kota Dubai, dan merupakan lahan terbesar yang didedikasikan oleh Dubai untuk satu proyek.

Saat ini, DDCR menampung lebih dari 560 spesies berbeda dan 31,000 pohon asli setempat. Lebih dari 29,000 pohon tersebut sekarang dilestarikan tanpa irigasi, seperti pohon asli Ghaf (Prosopis cineraria). Akarnya dapat tumbuh hingga 30 meter ke bawah, yang memungkinkannya mencapai permukaan air di DDCR.

Selama hampir 20 tahun, Emirates telah membantu mendukung ekosistem yang berkelanjutan dan seimbang di DDCR melalui investasi berkelanjutan sebesar lebih dari AED 28 juta (USD $7.6 juta). Investasi ini telah membantu melestarikan lingkungan gurun Dubai yang unik dan penuh dengan flora dan fauna asli dengan berbagai bentuk dan ukuran, serta meningkatkan kesadaran tentang keindahan alam yang melimpah di ekosistem duniawi UEA.

Upaya kolektif Emirates dan DDCR telah membantu banyak spesies untuk bertahan hidup dan berkembang, dan DDCR telah menjadi bukti pencapaian konservasi gurun terpenting selama beberapa tahun terakhir.

Berikut adalah beberapa hewan yang mendapatkan manfaat dari upaya konservasi ini:

1. Rumah bagi lebih dari 1,300 gazelle pasir, gazelle Arab dan oryx Arab

Mulai dari hanya 230 ungulata yang rentan, spesies ini terus tumbuh sejak keberhasilan program perkenalan kembali dan pemuliaan satwa liar DDCR dimulai. Program ini berkontribusi pada tujuan pengembangan populasi mamalia berkeliaran bebas secara alami dan berkelanjutan demi kesehatan seluruh ekosistem. 171 Oryx Arab lainnya telah dipindahkan ke kawasan lindung lainnya di UEA.

2. Kehidupan burung berkembang pesat

baca juga

Lebih dari 2,800 burung Houbara atau Bustard MacQueen telah diperkenalkan kembali ke DDCR sejak 2010, dan burung-burung dapat terbang keluar-masuk dari cagar alam dengan bebas. Populasi burung hantu elang firaun (pharaoh eagle-owl) yang sehat juga tinggal di DDCR, yang didorong oleh pengembangbiakan alami di selatan DDCR sehingga dapat terlihat burung hantu kecil terbang seputar cagar alam.

DDCR juga telah menjadi tempat mencari makan penting bagi burung nasar berwajah lappet (lappet-faced vulture) yang terancam punah, dan Hering Cinere (Cinereous Vulture) yang langka di UEA juga telah mengunjungi cagar alam beberapa kali.

3. Keanekaragaman spesies di DDCR meningkat lebih dari dua kali lipat

Pengelolaan cagar alam yang hati-hati serta dukungan terhadap jalannya proses alami telah membantu menghidupkan kembali habitat gurun. Pada tahun 2003, daftar spesies DDCR terdiri dari sekitar 150 spesies. Saat ini, DDCR memiliki lebih dari 560 spesies tumbuhan dan pohon, burung, mamalia, reptil dan artropoda.

DDCR juga telah menjadi pusat pariwisata berkelanjutan dengan pengalaman gurun yang otentik dan pilihan kegiatan yang tidak merusak habitat alami flora dan fauna lokal. DDCR menjalankan proses akreditasi 'Wisata yang Disetujui' (Approved Excursion) yang ketat untuk operator tur, yang menjalani pelatihan khusus untuk mengenal flora, fauna, dan praktik berkelanjutan cagar alam untuk melindungi ekosistem gurun.

Lebih dari 125,000 pengunjung datang ke DDCR pada tahun 2021, dan DDCR kini sedang merencanakan pendirian Pusat Pengunjung di cagar alamnya untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dan juga akan digunakan sebagai platform untuk mengembangkan program pendidikan untuk sekolah dan institusi pendidikan tinggi.

Emirates juga mendukung perlindungan alam liar dan semak Australia melalui Emirates One&Only Wolgan Valley, kawasan berbasis konservasi di wilayah Greater Blue Mountains yang terdaftar sebagai Warisan Dunia.

Emirates sebagai anggota Satuan Tugas Transportasi Satwa Liar (United for Wildlife Transport Taskforce) dan juga merupakan mitra ROUTES (Reducing Opportunities for Unlawful Transport of Endangered Species), juga berperan aktif dalam perang melawan perdagangan dan eksploitasi satwa liar ilegal. Layanan kargo Emirates, Emirates SkyCargo, mengadopsi kebijakan zero tolerance terhadap perdagangan satwa liar ilegal yang mencakup kucing besar, gajah, badak, dan trenggiling di antara jenis kargo hewan selundupan lainnya, serta menerapkan larangan total terhadap pemburuan hewan liar (trophy hunting).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkab Garut Minta Status Gunung Guntur Diubah dari Cagar Alam Jadi Taman Wisata Alam

Pemkab Garut Minta Status Gunung Guntur Diubah dari Cagar Alam Jadi Taman Wisata Alam

Jabar | Selasa, 08 Maret 2022 | 06:00 WIB

Turkmenistan Ingin Tutup Gerbang Neraka

Turkmenistan Ingin Tutup Gerbang Neraka

Tekno | Minggu, 09 Januari 2022 | 06:15 WIB

Elang Brontok Dilepasliarkan di Kawasan Cagar Alam Dolok Sipirok

Elang Brontok Dilepasliarkan di Kawasan Cagar Alam Dolok Sipirok

Sumut | Sabtu, 20 November 2021 | 11:39 WIB

Terkini

6 Sabun Cuci Muka Terbaik di Indomaret sesuai Review dan Harga

6 Sabun Cuci Muka Terbaik di Indomaret sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:15 WIB

5 Serum dengan Bahan Pencerah, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Rekomendasi Dokter Estetika

5 Serum dengan Bahan Pencerah, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Rekomendasi Dokter Estetika

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:43 WIB

8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi

8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:40 WIB

Jejak Timur dalam Aroma Modern, Ketika Tradisi dan Inovasi Bertemu dalam Sebotol Parfum

Jejak Timur dalam Aroma Modern, Ketika Tradisi dan Inovasi Bertemu dalam Sebotol Parfum

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:55 WIB

Beda Kekayaan Taylor Swift dan Travis Kelce yang Menikah, Bak Gajah dan Semut

Beda Kekayaan Taylor Swift dan Travis Kelce yang Menikah, Bak Gajah dan Semut

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:35 WIB

4 Bedak Padat yang Diklaim Tahan Lama 12 Jam, Bikin Makeup Flawless dan Bebas Kilap

4 Bedak Padat yang Diklaim Tahan Lama 12 Jam, Bikin Makeup Flawless dan Bebas Kilap

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:29 WIB

Update Harga Emas Antam, SMG Gold, UBS dan Galeri24 Hari Ini: Mana Paling Murah?

Update Harga Emas Antam, SMG Gold, UBS dan Galeri24 Hari Ini: Mana Paling Murah?

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:57 WIB

Promo Indomaret Hemat Minggu Ini hingga 8 Juli 2026, Susu dan Detergen Banting Harga

Promo Indomaret Hemat Minggu Ini hingga 8 Juli 2026, Susu dan Detergen Banting Harga

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:51 WIB

Kenapa Anak Krakatau Bisa Muncul? Ini Sejarah dari Letusan Gunung Krakatau

Kenapa Anak Krakatau Bisa Muncul? Ini Sejarah dari Letusan Gunung Krakatau

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:25 WIB

5 Serum di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam, Ampuh Mencerahkan Wajah Menurut Review

5 Serum di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam, Ampuh Mencerahkan Wajah Menurut Review

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:09 WIB

×