Terpopuler: Rambut Kuncir Kuda Dilarang di Sekolah, Pengemis Tolak Nasi Bungkus

Vania Rossa

Sabtu, 12 Maret 2022 | 10:19 WIB
Terpopuler: Rambut Kuncir Kuda Dilarang di Sekolah, Pengemis Tolak Nasi Bungkus
Gaya rambut kuncir kuda. (Unsplash/Dev Asangbam)

Suara.com - Sekolah-sekolah di Jepang melarang siswa perempuan memakai rambut kunci kuda dengan alasan yang bikin geleng-geleng kepala. Katanya, gaya rambut kuncir kuds ini bisa membuat tengkuk anak perempuan terlihat, dan itu bisa “menggairahkan secara seksual” siswa laki-laki!

Saat melihat orang kesusahan, rasa iba kerap muncul hingga ingin membantu. Namun, terkadang ada orang yang justru memanfaatkan rasa iba seseorang untuk mendapatkan keuntungan. Seperti pengemis yang satu ini. Sang pengemis menolak tawaran nasi bungkus dari orang yang ingin menolongnya! Kenapa?

Simak berita selengkapnya di bawah ini!

1. Dianggap 'Menggairahkan Secara Seksual', Siswi Di Jepang Tak Boleh Pakai Gaya Rambut Kuncir Kuda ke Sekolah

Rambut kuncir kuda. (Elements Envanto)
Rambut kuncir kuda. (Elements Envanto)

Sekolah-sekolah Jepang melarang siswa perempuan memakai rambut kunci kuda karena “tengkuk mereka” bisa “menggairahkan secara seksual” siswa laki-laki.

Dikutip dari NY Post, Mantan guru sekolah menengah Motoki Sugiyama mengatakan bahwa alasan di balik kebijakan itu mirip dengan larangan menggunakan pakaian dalam berwarna di sekolah.

Baca selengkapnya

2. Viral Pengemis Tolak Diberi Nasi Bungkus, Langsung Pergi saat Modus Ketahuan

Ilustrasi nasi bungkus (Envato Elements)
Ilustrasi nasi bungkus (Envato Elements)

Saat melihat orang kesusahan, rasa iba kerap muncul hingga ingin membantu. Namun, terkadang ada orang yang justru memanfaatkan rasa iba seseorang untuk mendapatkan keuntungan.

baca juga

Salah satu contohnya seperti yang tampak dalam unggahan akun TikTok @paktes1. Dalam unggahan itu, seorang ibu dengan menggendong anak datang ke sebuah warung makan.

Baca selengkapnya

3. 4 Sikap yang Bikin Laki-laki Merasa Ragu Mendekatimu, Kamu Terlalu Sempurna

ilustrasi wanita (unsplash)
ilustrasi wanita (unsplash)

Pastinya kamu merasa senang dan bangga ketika ada seseorang yang mendekatimu. Hal tersebut bahkan dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri. Akan tetapi, bagaimana kalau kamu merasa sepertinya laki-laki tidak mau mendekat? Kalau kamu merasa demikian, tak perlu merendahkan diri sendiri dan berpikiran buruk dulu.

Karena bukan berarti kamu kurang menarik atau memiliki kepribadian yang super buruk. Sebab beberapa sikap seperti di bawah ini juga bisa membuat laki-laki merasa ragu untuk mendekatimu lho. Check it out!

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap 'Menggairahkan Secara Seksual', Siswi Di Jepang Tak Boleh Pakai Gaya Rambut Kuncir Kuda ke Sekolah

Dianggap 'Menggairahkan Secara Seksual', Siswi Di Jepang Tak Boleh Pakai Gaya Rambut Kuncir Kuda ke Sekolah

Lifestyle | Jum'at, 11 Maret 2022 | 12:35 WIB

Picu Debat! Viral Warganet Marah Kucing Liar Diberi Makan: Itu Biasain Kucing Ngemis

Picu Debat! Viral Warganet Marah Kucing Liar Diberi Makan: Itu Biasain Kucing Ngemis

News | Sabtu, 05 Maret 2022 | 12:47 WIB

Bukan Peminta-minta, Ternyata Ini Asal Muasal Munculnya Istilah Pengemis di Indonesia

Bukan Peminta-minta, Ternyata Ini Asal Muasal Munculnya Istilah Pengemis di Indonesia

Jakarta | Kamis, 03 Maret 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×