facebook

Ada Gelaran Indonesia Modest Fashion Day di Dubai Expo 2020, Intip Siapa Saja Desainer yang Terlibat!

Risna Halidi
Ada Gelaran Indonesia Modest Fashion Day di Dubai Expo 2020, Intip Siapa Saja Desainer yang Terlibat!
Gelaran Indonesia Modest Fashion Day di Dubai Expo (Dok. Indonesia Modest Fashion Day)

Acara sendiri dihelat persis di depan Paviliun Indonesia, yang dimaksudkan sebagai upaya merayakan keragaman wastra Nusantara serta budayanya.

Suara.com - Pada 13 Maret 2022 lalu, Dubai Expo 2020 mengadakan gelaran Indonesia Modest Fashion Day dengan menggaet 20 desainer termasuk dua lokal brand asal Dubai, Uni Emirat Arab.

Acara sendiri dihelat persis di depan Paviliun Indonesia, yang dimaksudkan sebagai upaya merayakan keragaman wastra Nusantara serta budayanya.

Bertajuk Artisanal Touch of Modest Fashion, fashion show ini menampilkan womenswear dan menswear dari berbagai penjuru Indonesia seperti Wearing Klamby, Itang Yunasz.

Ada juga para anggota IKRA atau Industri Kreatif Syariah Indonesia seperti Tethuna, Roemah Kebaya Vielga, Thiffa Qaisty, Ija Kroeng, Fatih Indonesia, Bermock, Tenun Gaya by Wignyo, Lamops, Rorokenes Indonesia, Pala Nusantara, Batik Chic.

Baca Juga: Dukung Global Halal Lifestyle, Wardah Berpartisipasi dalam Dubai Modest Fashion Week

Gelaran Indonesia Modest Fashion Day di Dubai Expo (
Gelaran Indonesia Modest Fashion Day di Dubai Expo (Dok. Indonesia Modest Fashion Day)

Serta ada juga lima brand IKRA yang diikut sertakan sebagai peserta exhibition yaitu Anggia Syari, Sanet Sabintang, Ina Priyono, Gi Scarf by Tuty Adib dan Charlie Bravo.

Hal yang unik dari gelaran tersebut adalah penampilan dua brand asal Dubai yaitu Dulce by Safiya dan Nuna Atelier yang mengolah kain Nusantara dalam koleksinya.

Founder of Council of Modest Fashion Franka Soeria mengatakan saat ini modest fashion adalah industri terbesar di Indonesia. Selain itu, ada perbedaan utama dari produk Indonesia dengan produk lain dari seluruh dunia lewat kentalnya pengaruh budaya di produk dalam negeri.

"Budaya kita diterjemahkan dalam desain ready to wear dan menghasilkan koleksi yg unik dan sarat akan sentuhan seni yang bermakna. Kita membawa pilihan lain ke dalam arena global modest fashion," ungkapnya dikutip dari siaran pers, Rabu (16/3/2022).

Di sisi lain, Founder Dulce by Safiya yaitu Safiya Abdallah, ikut mengomentari kualitas tekstil Indonesia.

Baca Juga: Ini Alasan Modest Fashion Mesti Terus Dinamis dan Berinovasi

"Awalnya saya hanya melihat lewat foto dan sudah tertarik, ketika saya menerima kainnya di tangan saya, saya jatuh cinta. Kualitas desainnya sangat indah dan unik" ujarnya yang mengolah kain dari Putrimas dan Tenun Pringgasela.

Selain Safiya, ada juga creative director dari Nuna Atelier yaitu Noora Al Alawi yang mengaku cukup terkejut saat mengetahui kain Indonesia banyak dibuat dengan metode hand made.

Secara internasional, kualitas Nuna dan karya-karyanya telah diakui karena kerap dipakai oleh artis Hollywood.

"Kualitas dan standar dari kain kain yang saya terima sangatlah tinggi. Saya semangat mengolah kain ini ke dalam desain-desain saya," ujarnya yang menerima kain dari Agung Bali Collection.

Dikatakan Franka, agenda yang mengangkat karya Nusantara sebagai highlight tersebut telah mendapat sambutan baik dari media, influencer dan pembeli di kawasan Uni Emirat Arab.

Agenda Indonesia Modest Fashion Day sendiri diadakan oleh Bank Indonesia bekerjasama dengan Markamarie dan didukung oleh ITPC Dubai, KBRI Riyadh, KJRI Dubai, Ikra Indonesia, G20, BBI dan Codemodest.

Komentar