5 Makanan Khas Buleleng dengan Cita Rasa Unik dan Jarang Ditemukan di Tempat Lain

Arendya Nariswari

Kamis, 17 Maret 2022 | 07:00 WIB
5 Makanan Khas Buleleng dengan Cita Rasa Unik dan Jarang Ditemukan di Tempat Lain
Sudang Lepet, Ikan Asin Khas Pesisir Bali

Suara.com - Buleleng merupakan salah satu wilayah di Pulau Bali yang dikenal dengan keindahan alamnya. Di samping itu, Buleleng rupanya juga memiliki makanan nikmat dengan bumbu yang memiliki ciri khas.

Beberapa makanan berikut terbuat dari daging babi yang mungkin tidak dapat Anda miliki. Tapi, masih banyak juga loh makanan khas Buleleng yang ramah bagi seluruh kalangan.

1. Jukut Undis

Dari namanya saja, makanan khas Buleleng satu ini sudah terdengar cukup unik! Jukut undis sendiri terbuat dari kacang hitam yang direndam selama dua jam.

Usai proses perendaman, kacang hitam akan diolah dengan kaldu dan bumbu khas Buleleng. Makanan satu ini biasa dijadikan lauk nasi campur khas Bali.

2. Sudang Lepet

Nama sudang lepet berasal dari bahan baku yang digunakan makanan khas satu ini yaitu ikan asin. Sementara itu, lepet sendiri berarti sial.

Usut punya usut penamaan ini diambil dari proses pembuatan sudang lepet yang memakan waktu cukup lama karena ikan asin harus digoreng sampai benar-benar garing.

Sudang lepet biasa dijadikan lauk nasi urap atau nasi campur dan dapat dengan mudah ditemukan di daerah Desa Sangsit.

baca juga

3. Blayag Buleleng

Sekilas, makanan khas Buleleng satu ini akan mungkin akan mengingatkan Anda pada pecel atau gado-gado. Hanya saja, penyajiannya dilakukan dengan kuah kuning khas bumbu Bali.

Sebagai pelengkap, blayang Buleleng biasa disajikan dengan suwiran ayam, telur rebus, dan bawang goreng.

4. Syobak Khe Lok

Makanan khas Buleleng satu ini mungkin tidak bisa dicicipi oleh semua wisatawan karena menggunakan bahan baku berupa daging babi. 

Kelezatan syobak khe lok semakin sempurna saat dinikmati di dekat Pantai Lovina. Selain daging sapi, makanan satu ini juga diolah dengan jeroan, dan kerupuk kulit babi. Bumbu yang digunakan adalah tauco, ngo hiang, dengan campuran tepung.

5. Sate Plecing

Jika sate pada umumnya dilumuri dengan sambal kacang dan kecap. Lain halnya dengan sate plecing khas buleleng. Tusukan daging babi yang dibakar di atas arang ini dilumuri dengan sambal pedas yang kaya akan rasa.

Harganya pun relatif terjangkau dan dapat dengan mudah ditemukan di warung kaki lima hingga restoran ternama.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Makanan yang Bisa Dibuat dari Singkong, Cocok untuk Camilan di Tanggal Tua

10 Makanan yang Bisa Dibuat dari Singkong, Cocok untuk Camilan di Tanggal Tua

Jakarta | Rabu, 16 Maret 2022 | 20:00 WIB

9 Makanan yang Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Salah Satunya Sayuran Hijau

9 Makanan yang Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Salah Satunya Sayuran Hijau

Your Say | Rabu, 16 Maret 2022 | 19:46 WIB

5 Makanan Ini Diklaim Perlancar Menstruasi, Bisa Jadi Solusi untuk yang Sering Terlambat Haid

5 Makanan Ini Diklaim Perlancar Menstruasi, Bisa Jadi Solusi untuk yang Sering Terlambat Haid

Lifestyle | Rabu, 16 Maret 2022 | 18:36 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×