Banyak yang Keliru, Ternyata Cokelat Justru Tak Boleh Disimpan di Kulkas

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 17 Maret 2022 | 10:46 WIB
Banyak yang Keliru, Ternyata Cokelat Justru Tak Boleh Disimpan di Kulkas
Cokelat. (Suara.com/Aflaha Rizal)

Suara.com - Cokelat merupakan salah satu jenis makanan yang sering dijumpai, baik dalam bentuk batangan ataupun berbagai olahan. Tidak heran jika cokelat disukai banyak kalangan, baik anak maupun dewasa. 

Tapi cara menyimpan cokelat agar tahan lama sendiri masih menjadi tantangan. Karena jika tidak disimpan dengan tepat cokelat bisa meleleh dan kualitasnya menurun. Lantas, bagaimana cara menyimpan cokelat dengan baik dan benar?

Business Development Manager PT. Freyabadi Indotama, Monica mengatakan, bila ingin mengolah cokelat model couverture blend, perlu disimpan pada suhu sesuai apa yang diinstruksikan.

“Kalau cokelatnya masih dalam bentuk koin, harus sesuai sama apa yang diinstruksikan,” ungkapnya saat ditemui di Amuz Gourment, SCBD, dalam acara The Embassy Chocolate Dining Experience, Rabu (16/3/2022).

Cokelat. (Suara.com/Aflaha Rizal)
Cokelat. (Suara.com/Aflaha Rizal)

“Kalau suhunya 18-25, berarti tidak boleh di suhu ruangan yang panas. Dan kedua tidak boleh disimpan di kulkas. Karena kalau di kulkas, itu bisa berbentuk embun air. Jadi bisa menggumpal,” ungkap Monica lebih lanjut.

Seperti yang dikatakan, cokelat yang disimpan di kulkas sebenarnya tidak bahaya. Akan tetapi, resikonya bisa membuat tampilan cokelat menjadi kurang menarik. Meski demikian, untuk beberapa jenis cokelat tertentu, perlu disimpan dalam lemari pendingin atau freezer dengan menggunakan wadah yang kedap udara dan kering.

Selain itu, cokelat jangan disimpan di tempat panas. Sebab, suhu yang panas dapat mengubah tekstur cokelat menjadi meleleh. Untuk itu, perlu disimpan di tempat ruangan yang gelap, kering, dan juga sejuk.

Sebagai brand cokelat couverture Embassy Chocolate dari PT. Freyabadi Indotama, menawarkan produk cokelat berkualitas tinggi yang fleksibel, yang menggunakan 100 persen real cocoa butter dan ekstrak vanilla alami.

“Kami juga menggunakan teknik kakao campuran di mana kami menghasilkan produk cokelat couverture dengan karakter yang khas. Dengan teknik ini, kami dapat memastikan konsistensi kualitas, serta lebih menjamin stabilitas harga produk di pasaran,” ungkap Brand Executive Embassy Chocolate, Karina Andjani Putri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kumpulan Potret Ojol Dapat Orderan Angkut Barang 'Raksasa' Bikin Geleng-geleng Kepala, Customer Enggak Mau Rugi

Kumpulan Potret Ojol Dapat Orderan Angkut Barang 'Raksasa' Bikin Geleng-geleng Kepala, Customer Enggak Mau Rugi

Otomotif | Rabu, 16 Maret 2022 | 08:59 WIB

Cosplay Abby Turning Red Pakai Stik Cokelat, Potret Pria Ini Seketika Berubah Jadi Bikin Gemas

Cosplay Abby Turning Red Pakai Stik Cokelat, Potret Pria Ini Seketika Berubah Jadi Bikin Gemas

Lifestyle | Selasa, 15 Maret 2022 | 17:39 WIB

Keren! Custom KitKat Sendiri, Wanita Ini Pilih Rasai Cabai dan Toping yang Tak Terduga

Keren! Custom KitKat Sendiri, Wanita Ini Pilih Rasai Cabai dan Toping yang Tak Terduga

Video | Senin, 14 Maret 2022 | 19:00 WIB

Terkini

Menilik Sejarah Gunung Anak Krakatau: Lahir dari Letusan Dahsyat 1883 hingga Tragedi Tsunami 2018

Menilik Sejarah Gunung Anak Krakatau: Lahir dari Letusan Dahsyat 1883 hingga Tragedi Tsunami 2018

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 19:50 WIB

Prabowo "Kantongi" Nuklir Sepulang dari Rusia, Putin: Indonesia Partner Penting

Prabowo "Kantongi" Nuklir Sepulang dari Rusia, Putin: Indonesia Partner Penting

News | Minggu, 06 September 2026 | 19:50 WIB

6 Bandara Ditutup, Menhub Minta Warga Beralih ke Kereta, Bus dan Kapal

6 Bandara Ditutup, Menhub Minta Warga Beralih ke Kereta, Bus dan Kapal

News | Minggu, 06 September 2026 | 19:40 WIB

58 Tahun DBD di Indonesia, Ancaman Belum Usai: Mungkinkah Nol Kematian pada 2030?

58 Tahun DBD di Indonesia, Ancaman Belum Usai: Mungkinkah Nol Kematian pada 2030?

Health | Minggu, 06 September 2026 | 19:35 WIB

Korban Tewas di Gaza Tembus 73.651 Orang

Korban Tewas di Gaza Tembus 73.651 Orang

News | Minggu, 06 September 2026 | 19:34 WIB

Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus? Ini 4 Dampak yang Wajib Diwaspadai

Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus? Ini 4 Dampak yang Wajib Diwaspadai

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 19:30 WIB

Serunya Amartha 10X Run 2026: Lari, Ngemil, Sampai Bawa Pulang Ikan Cupang dan Sayur-Mayur

Serunya Amartha 10X Run 2026: Lari, Ngemil, Sampai Bawa Pulang Ikan Cupang dan Sayur-Mayur

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 19:28 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Rusak Mobil Permanen, Jangan Langsung Dilap

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Rusak Mobil Permanen, Jangan Langsung Dilap

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 19:26 WIB

Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak

Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 19:22 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi: 6 Daerah di Lampung Diselimuti Abu Vulkanik

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi: 6 Daerah di Lampung Diselimuti Abu Vulkanik

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 19:16 WIB

×