Prabowo "Kantongi" Nuklir Sepulang dari Rusia, Putin: Indonesia Partner Penting

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 06 September 2026 | 19:50 WIB
Prabowo "Kantongi" Nuklir Sepulang dari Rusia, Putin: Indonesia Partner Penting
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) sebelum melakukan pertemuan di sela-sela Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). [ANTARA FOTO/HO/Setpres-Muchlis Jr/gp/agr]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Vladivostok, Rusia, pada 2026 untuk menghadiri Eastern Economic Forum.
  • Kedua negara sepakat memperluas kerja sama energi nuklir, maritim, serta menargetkan perdagangan sepuluh miliar dolar AS.
  • Lemigas Indonesia menandatangani perjanjian pembelian seratus lima puluh juta barel minyak mentah dari Rusia.

Suara.com - Hubungan bilateral antara Jakarta dan Moskow kini memasuki babak baru yang semakin erat dan strategis.

Langkah nyata ini terlihat jelas saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan penting ke Rusia untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok.

Sebagai informasi, EEF atau Forum Ekonomi Timur adalah forum internasional tahunan yang diadakan oleh Rusia untuk membahas kerja sama ekonomi dan mendorong investasi, khususnya di wilayah timur Rusia.

Kunjungan ini merupakan lawatan kedua Prabowo ke Rusia sepanjang tahun 2026, sekaligus menandai komunikasi tingkat tinggi keenam kalinya antara kedua pemimpin negara tersebut.

Kerja Sama Bidang Pertanian hingga Nuklir

Presiden Prabowo Subianto (kelima kiri) bersama sejumlah Menteri kabinet Merah Putih melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (ketiga kanan) di sela-sela Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). [ANTARA FOTO/HO/Setpres-Muchlis Jr/gp/agr]
Presiden Prabowo Subianto (kelima kiri) bersama sejumlah Menteri kabinet Merah Putih melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (ketiga kanan) di sela-sela Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). [ANTARA FOTO/HO/Setpres-Muchlis Jr/gp/agr]

Indonesia Kantongi Kerja Sama Pengembangan Teknologi Energi

Dalam forum bergengsi itu, Indonesia hadir sebagai tamu kehormatan. Di sela-sela acara, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Presiden Prabowo.

Putin secara terbuka menegaskan posisi krusial Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

"Indonesia adalah salah satu mitra utama Rusia di Asia Tenggara. Kita telah dipersatukan oleh ikatan persahabatan selama bertahun-tahun," ungkap Putin, dikutip dari Sputnik Globe.

Tidak sekadar bernostalgia tentang persahabatan lama, pertemuan bilateral ini juga melahirkan berbagai rencana kerja sama konkret yang berfokus pada masa depan.

Salah satu sektor yang paling mencuri perhatian adalah bidang energi, khususnya energi nuklir. Putin memaparkan bahwa kolaborasi kedua negara saat ini sudah sangat luas dan mencakup berbagai industri penting.

baca juga

"Kerja sama kita mencakup bidang pertanian, galangan kapal, teknologi informasi, dan energi, termasuk energi nuklir," tegas Putin.

Energi nuklir di sini merujuk pada teknologi pemanfaatan energi dari reaksi atom yang dapat diolah secara efisien menjadi sumber listrik.

Bagi Indonesia, penjajakan teknologi canggih ini menjadi peluang besar untuk memperkuat pasokan energi bersih nasional di masa depan.

Menyambut hal tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat konektivitas (keterhubungan wilayah) dan kerja sama di sektor maritim atau kelautan, mengingat kedua negara sama-sama berada di kawasan Pasifik yang sangat bergantung pada jalur laut.

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Ist)
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Ist)

Pertemuan Indonesia dengan Rusia Sebelumnya

Ambisi kerja sama ini tidak berhenti pada diskusi teknologi masa depan saja. Di sektor perdagangan riil, Indonesia dan Rusia juga menargetkan lompatan besar.

Juni lalu, Didit Ratam, Ketua Komite Kerja Sama dengan Rusia dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, mengungkapkan bahwa Indonesia berharap bisa melipatgandakan nilai perdagangan bilateral dengan Rusia hingga mencapai 10 miliar dolar AS per tahun.

Saat ini, nilai perdagangan kedua negara berada di kisaran 5,1 miliar dolar AS per tahun. Padahal, grafik perdagangan bilateral sebenarnya sudah menunjukkan tren positif dengan kenaikan lebih dari 12 persen pada tahun 2025.

Untuk mencapai target fantastis 10 miliar dolar AS tersebut, kedua pihak mengandalkan rencana penandatanganan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Eurasia.

Perjanjian perdagangan bebas ini nantinya akan memangkas tarif atau bea masuk (pajak tambahan untuk barang impor) hingga hampir 90 persen jenis barang yang diperdagangkan, sehingga produk dari kedua negara bisa mengalir lebih lancar dengan harga yang lebih murah.

Indonesia borong minyak Rusia (freepik)
Indonesia borong minyak Rusia (freepik)

Impor Minyak Mentah dari Rusia

Sebagai bagian dari upaya menggandakan nilai perdagangan tersebut, kerja sama di sektor energi fosil, khususnya minyak mentah, kini langsung digeber. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia, Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa Indonesia sangat siap untuk meningkatkan volume impor minyak mentah dari Rusia.

Kesepakatan pasokan minyak ini bahkan telah resmi ditandatangani oleh Lemigas (Lembaga Minyak dan Gas Bumi), yang merupakan pusat penelitian dan pengujian milik pemerintah di bawah Kementerian ESDM.

Perjanjian bisnis ini merupakan tindak lanjut konkret dari kesepahaman tingkat tinggi yang sebelumnya telah disepakati langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin.

Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia berkomitmen membeli 150 juta barel minyak mentah Rusia. Pembelian dalam skala besar ini akan direalisasikan dalam beberapa tahap pengiriman di sepanjang tahun 2026.

Pihak Kementerian ESDM juga memastikan bahwa pasokan minyak dari Rusia ini akan terus berjalan sesuai rencana, meskipun ketegangan konflik di Timur Tengah sempat mereda dan jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz telah dibuka kembali.

Langkah taktis ini diambil demi mengamankan ketersediaan energi di dalam negeri sekaligus memanfaatkan harga minyak yang kompetitif melalui kemitraan strategis dengan Rusia.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Buka Suara: Semoga Allah SWT Berikan Perlindungan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Buka Suara: Semoga Allah SWT Berikan Perlindungan

News | Minggu, 06 September 2026 | 17:19 WIB

Prabowo Terima Dubes AS untuk ASEAN di Hambalang

Prabowo Terima Dubes AS untuk ASEAN di Hambalang

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:01 WIB

AHY ke Kader Demokrat: Dukung Prabowo, Tapi Jangan Tutup Mata pada Masalah Rakyat

AHY ke Kader Demokrat: Dukung Prabowo, Tapi Jangan Tutup Mata pada Masalah Rakyat

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:40 WIB

8 WNI Diduga Gabung Militer Rusia, Ketua MPR Desak Pemerintah Bergerak Cepat

8 WNI Diduga Gabung Militer Rusia, Ketua MPR Desak Pemerintah Bergerak Cepat

News | Sabtu, 05 September 2026 | 19:35 WIB

Jari Lentik Seskab Teddy Mainkan Pulpen saat Putin Bicara Viral Disamakan dengan Britney Spears

Jari Lentik Seskab Teddy Mainkan Pulpen saat Putin Bicara Viral Disamakan dengan Britney Spears

Entertainment | Sabtu, 05 September 2026 | 17:31 WIB

Terkini

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan

Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan

Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:57 WIB

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Ratusan Siswa SMAN 2 Makassar Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual

Ratusan Siswa SMAN 2 Makassar Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:51 WIB

IHSG Kebakaran Hari Ini, Anjlok 11,57% ke Level 5.185

IHSG Kebakaran Hari Ini, Anjlok 11,57% ke Level 5.185

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:47 WIB

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026, Cukup Bayar Rp5.000!

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026, Cukup Bayar Rp5.000!

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:46 WIB

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026 Rp5.000, Saatnya Jelajahi Seni Kontemporer

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026 Rp5.000, Saatnya Jelajahi Seni Kontemporer

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Lawan Dehidrasi! 4 Barrier Sunscreen Lokal Buat Kulit Kering Tetap Lembap

Lawan Dehidrasi! 4 Barrier Sunscreen Lokal Buat Kulit Kering Tetap Lembap

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri

Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:36 WIB

×