Sudah Sampai di Bandara, Wanita Sydney Gagal Terbang Ke Bali Gegara Masalah Sepele

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Kamis, 17 Maret 2022 | 15:42 WIB
Sudah Sampai di Bandara, Wanita Sydney Gagal Terbang Ke Bali Gegara Masalah Sepele
Ilustrasi Bandara

Suara.com - Seorang wanita Sydney terpaksa membatalkan liburannya ke Bali karena masalah yang tak terduga. Padahal, ia sudah mempersiapkan liburan ini dengan matang karena sudah dua tahun tak bisa pergi berlibur ke luar negeri.

Wanita bernama Bronte Gossling ini batal pergi ke Bali meski sudah sampai di bandara karena masalah pada paspornya. Hal ini pun membuatnya sedih karena semua yang telah ia siapkan jadi sia-sia.

Melansir dari laman Daily Mail, Bronte Grossling sangat bersamat menuju ke Bali setelah perbatasan internasional di Australia dibuka kembali. Momen ini adalah pertama kalinya sejak Covid-19 muncul pada awal 2020 lalu.

Grossling terbang dari Sydney ke Melbourne untuk penerbangan lanjutan dari maskapai JetSstar menuju Bali. Penerbangan ini dilakukan di jadwal pertama antara Australia dan Bali tepatnya pada Senin (14/3/2022).

Namun, saat check-in, ia tak bisa melanjutkan penerbangan karena masalah pada paspornya. Hal ini sempat membingungkannya karena paspor tersebut masih berlaku hingga 2027.

Ilustrasi paspor. (Foto: shutterstock)
Ilustrasi paspor. (Foto: shutterstock)

Ternyata setelah dijelaskan, penyebabnya adalah ada noda kekuningan di paspornya yang membuat terlihat kotor. Hal ini tentu sangat mengejutkan karena Grossling sudah menyiapkan semuanya.

"Saya mempresentasikan semua dokumentasi saya, menunjukkan tes PCR negatif dan saya memiliki sertifikat vaksin Covid internasional dan saya pikir semuanya baik-baik saja," komentar wanita ini.

Menurut petugasm bea cukai di Bali tak akan membiarkannya masuk karena foto yang rusak karena noda jamur tersebut. Wanita ini pun tak pernah membayangkan hal tersebut akan terjadi di liburan yang sudah sangat ia nantikan.

"Jika mereka tidak membiarkan Anda lewat, Anda akan ditahan di bandara (Bali) sampai kemungkinan penerbangan pulang berikutnya. Dalam hal ini, karena jadwal penerbangan tidak sesering sebelum pandemi, penerbangan berikutnya kembali ke Australia adalah 24 jam kemudian," ujar petugas bandara kepadanya.

baca juga

Selama beberapa tahun terakhir, Ms Gossling telah menyimpan paspornya di laci dan percaya jamur itu disebabkan oleh hujan lebat baru-baru ini dan kelembaban yang tinggi. Gossling memperkirakan putusan itu telah merugikannya sekitar 4.000 Dollar AS atau sekitar Rp57 juta untuk penerbangan sebelumnya, pemesanan hotel, dan biaya lainnya.

Sebelumnya Grossling telah memesan tiket penerbangan pulang pergi, resort di Nusa Dua, tes PCR, Visa on Arrival, akomodasi Melbourne, dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Tunjukkan Kearifan Lokal Bali pada Upaya Pengurangan Risiko Bencana

Indonesia Tunjukkan Kearifan Lokal Bali pada Upaya Pengurangan Risiko Bencana

Bali | Kamis, 17 Maret 2022 | 14:09 WIB

Upacara Pawintenan Ida Bhawati Digelar di Griya Agung Beraban, Pasutri Ini Dinobatkan Jadi Sulinggih

Upacara Pawintenan Ida Bhawati Digelar di Griya Agung Beraban, Pasutri Ini Dinobatkan Jadi Sulinggih

Bali | Kamis, 17 Maret 2022 | 09:41 WIB

Viral Wanita Coba Beli Nasi Padang di Sydney, Publik Syok saat Tahu Harganya

Viral Wanita Coba Beli Nasi Padang di Sydney, Publik Syok saat Tahu Harganya

Lifestyle | Kamis, 17 Maret 2022 | 09:40 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×