Ingin Jelajah Pedalaman Hutan Kalimantan? Simak Dulu Pesan Tokoh Dayak Wahea Ini

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 24 Maret 2022 | 11:30 WIB
Ingin Jelajah Pedalaman Hutan Kalimantan? Simak Dulu Pesan Tokoh Dayak Wahea Ini
Ilustrasi hutan tropis. [pixabay]

Suara.com - Fenomena wisata alam hidden gem atau destinasi alam tersembunyi yang banyak diburu anak muda, ternyata sampai juga ke telinga masyarakat adat Dayak Wehea, di pedalaman Kutai Timur, Kalimantan.

Seperti diketahui fenomena berburu hidden gem kerap jadi pisau bermata dua, bisa menguntungkan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus bisa juga merusak alam.

Diakui Tokoh Pemuda Dayak Wehea, Siang Geah bahwa ia kerap mendapati adanya anak muda atau masyarakat luar daerah yang ingin menjelajah keindahan hutan alam sekitar wilayah tempat yang ia kunjungi.

Namun siapa sangka Siang, yang juga anggota DPRD Kutai Timur itu mengatakan tidak sembarangan masyarakat yang bisa menjelajah ke pedalaman hutan Wehea, ada prosedur dan tahapan yang harus dilakukan.

Suku Dayak dari Kalimantan (pixabay)
Suku Dayak dari Kalimantan (pixabay)

"Jadi yang datang biasanya akan langsung disambut dulu di sekretariat, biasanya di sana akan ditanya keperluan dan tujuannya," ujar Siang saat konferensi pers #PelukUntukOrangutan dari Kiehl's, Rabu (23/3/2022).

Siang mengatakan di sekretariat itulah nanti petugas dari masyarakat adat Dayak Wehea akan menjelaskan aturan dan larangan saat memasuki kawasan hutan Wehea, pedalaman Kalimantan.

"Yang jelas kami merasa bahwa anak muda yang datang, tentunya kalau dari lokal sudah ada aturannya, yaitu menjaga lingkungan tidak boleh buang sampah, yang datang dilayani pertemuan sekretariat adat," tutur Siang.

Siang mengatakan, bahwa ada beberapa aturan lain saat berkunjung ke wilayah Wehea, yaitu tidak boleh melalui jalur orang utan, karena bisa mengganggu kenyamanan kehidupan mereka di dalam hutan.

Itulah sebabnya, biasanya pendatang yang ingin masuk tidak bisa jalan sendiri, tapi harus didampingi orang lokal sekitar, sebagai pemandu arah dan jalur yang tepat.

baca juga

"Yang jelas aturan yang ditetapkan tidak boleh buang sampah di hutan. Jadi ketentuan kami, tidak boleh ambil sesuatu yang ada di dalam. Tentunya kami juga memiliki teman-teman yang akan memandu, yang ingin masuk supaya tidak salah, karena hutan rawan juga," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deal! Masyarakat Dayak akan Jadi Fokus Pembangunan Sumber Daya Manusia di IKN Nusantara

Deal! Masyarakat Dayak akan Jadi Fokus Pembangunan Sumber Daya Manusia di IKN Nusantara

Kalbar | Jum'at, 18 Maret 2022 | 20:57 WIB

Kabar Gembira, Rumah Adat Dayak Dipastikan akan Dibangun di Kawasan Inti IKN Nusantara

Kabar Gembira, Rumah Adat Dayak Dipastikan akan Dibangun di Kawasan Inti IKN Nusantara

Kalbar | Jum'at, 18 Maret 2022 | 20:17 WIB

Dewan Adat Dayak Usulkan Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria di IKN, Jokowi Langsung Tanya Berapa Jumlah KKnya

Dewan Adat Dayak Usulkan Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria di IKN, Jokowi Langsung Tanya Berapa Jumlah KKnya

Kalbar | Selasa, 15 Maret 2022 | 22:43 WIB

Terkini

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×