Buka Puasa di China, Roti Panggang Hingga Mi Gandum Jadi Sajian Khas Favorit

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Kamis, 14 April 2022 | 23:26 WIB
Buka Puasa di China, Roti Panggang Hingga Mi Gandum Jadi Sajian Khas Favorit
Ilustrasi buka puasa. [Dok.Pixabay.com]

Suara.com - Bagi umat Islam di Indonesia, menu buka puasa yang biasa tersaji antara lain lontong, bakwan, atau tahu goreng. Bagaimana dengan di China?

Diungkap Wakil Duta Besar RI untuk China Dino R Kusnadi mengatakan roti panggang, mie gandum, serta yoghurt menjadi hidangan khas warga minoritas Muslim di China saat berbuka puasa di bulan Ramadhan.

“Kuliner saat berbuka puasa, itu yoghurt, roti panggang, roti canai , mie khusus terbuat dari gandum, ayam berkaldu dan roti itu disobek dan dimasukkan ke dalam kuahnya itu, manis-manisan ada, kurma menjadi makanan pembuka,” ujar Wakil Duta Besar RI untuk China Dino R Kusnadi dalam acara “ANTARA Ngobrol Bareng Edisi Ramadhan Mancanegara”.

Meskipun umat Islam di China berasal dari kelompok etnis minoritas seperti Hui, Uighur, dan lainnya, suasana keislaman sangat kental.

“Nilai-nilai tradisional keIslaman tetap sama, hanya mungkin cuaca dan kultur budaya yang sedikit berbeda dengan yang berada di Indonesia. Tahun yang lalu saya pernah berkunjung ke Xinjiang, memang bukan suasana Lebaran, tapi dari segi religi keIslaman tetap sama, mereka melaksanakan ibadah bersama, namun kulturnya lebih dekat ke Asia tengah,” kata Dino.

Ia mengatakan umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, shalat, maupun ibadah lainnya di China mendapat dukungan oleh masyarakat sekitar yang menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadahnya.

“Saya merasakan sekali kenyamanan dan dilindungi sekali,” kata Dino.

Pada masa pandemi COVID-19, lanjut dia, masjid dan tempat ibadah lainnya ditutup untuk menghindari penyebaran virus corona.

“Melakukan kebijakan toleransi nol , jika ditemukan satu yang positif COVID-19, maka satu kompleks perumahan akan diminta tes, ini yang saat ini dilakukan, sehingga untuk mengurangi penyebaran, kegiatan umum yang memerlukan banyak kontak disarankan ditunda dahulu. Kompleks masjid disarankan untuk tidak dibuka dahulu dan ibadah itu dilakukan secara pribadi di rumah masing-masing,” kata Dino.

Baca Juga: Tips Puasa Sehat Ade Rai: Hilangkan Mental Balas Dendam saat Buka Puasa

Untuk keluarga besar WNI, lanjut dia, KBRI Beijing membuka tempat untuk pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan.

“Untuk keluarga besar WNI kami membuka tempat di KBRI dan dimonitor oleh kelompok masyarakat Islam kita di sini di mana kita punya majelis taklim. Hingga saat ini terus dilakukan ibadah bersama, shalat tarawih maupun buka puasa bersama dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Dino.

Ketika ditanya mengenai penyelenggaraan Shalat Idul Fitri di kompleks KBRI Beijing, Dino mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu saran dari majelis taklim dan belum ada putusan mengenai hal tersebut.

“Tentu yang harus diperhatikan adalah himbauan maupun peraturan pemerintah setempat dulu terkait acara kumpul-kumpul,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI