Sabun Cair vs Sabun Batang, Mana yang Lebih Higienis?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 11 Mei 2022 | 11:50 WIB
Sabun Cair vs Sabun Batang, Mana yang Lebih Higienis?
Ilustrasi sabun. (Shutterstock)

Suara.com - Sabun jadi salah satu produk pembersih yang sering digunakan setiap hari, baik untuk mandi maupun mencuci tangan. Bentuk sabun tersebut umumnya ada yang berbentuk cair juga batangan.

Dari segi keefektifan membunuh kuman, menurut Kepala komite pencegahan dan pengendalian infeksi RSPI Sulianti Saroso dr. Titi Sundari SP.P(K)., kedua jenis sabun tersebut sama baiknya. 

Hanya saja terdapat kekurangan dari masing-masing jenis sabun yang berkaitan dengan cara pemakaian dan penyimpanannya. 

"Fungsi dari sabun terutama adalah membuka permukaan tangan sehingga akan memudahkan untuk menghilangkan kuman yang melekat," kata dokter Titi dalam siaran langsung Radio Kesehatan, Rabu (11/5/2022).

Ilustrasi Sabun Disinfektan (Unsplash/Kelly Sikkema)
Ilustrasi Sabun Disinfektan (Unsplash/Kelly Sikkema)

Secara kemasan, sabun cair memang lebih higienis karena selalu tersimpan dalam botol sehingg tidak mudah terkontaminasi. Tetapi, nilai efektif sabun cair bisa berkurang apabila botol dicampur dengan air ketika sabun tersisa sedikit.

"Jangan sabun cair ditambah air, dioplos itu tidak baik karena risiko kuman tumbuh di air. Sabun yang sudah ditambah air, konsentrasinya menurun. Jadi jangan mengoplos sisa sabun yang tinggal sedikit, apalagi dipakai berapa lama. Kalau hanya dikocok untuk bersihkan botol itu tidak apa-apa," tuturnya.

Sementara kelemahan sabun batang juga bisa jadi sarang bertumbuhnya kuman apabila sabun tergenang air. Menurut dokter Titi, sabun batang harus selalu dalam keadaan kering meskipun sudah dipakai berulang kali.

Sabun batang untuk mandi boleh digunakan juga untuk mencuci tangan. Dokter Titi menyampaikan, tidak masalah untuk membedakan keduanya.


 "Yang penting sebetulnya pemilihan dari sabun tersebut. Ada sabun yang memang keras sampai akhirnya kulit terkelupas, itu risiko bagi yang dermatitis atau gangguan kulit tidak boleh dipakai untuk mencuci tangan," ujarnya.

baca juga

"Kalau mandi kan hanya sehari dua kali, tapi kalau cuci tangan berkali-kali. Jadi lebih baik pilih sabun yang lembut di kulit, sehingga tangan tidak terjadi dermatitis atau alergi dari sabun," sarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Lain Probiotik dan Prebiotik: Menjaga Kulit Kepala Tetap Sehat!

Manfaat Lain Probiotik dan Prebiotik: Menjaga Kulit Kepala Tetap Sehat!

Lifestyle | Selasa, 10 Mei 2022 | 13:39 WIB

Mesti Tahu, Begini Cara Menjaga Keseimbangan Mikrobioma Kulit Kepala Agar Rambut Sehat dan Kuat

Mesti Tahu, Begini Cara Menjaga Keseimbangan Mikrobioma Kulit Kepala Agar Rambut Sehat dan Kuat

Lifestyle | Selasa, 10 Mei 2022 | 10:40 WIB

Sukses di Sex Education, Ncuti Gatwa Jadi Aktor Kulit Hitam Pertama yang Perankan Doctor Who

Sukses di Sex Education, Ncuti Gatwa Jadi Aktor Kulit Hitam Pertama yang Perankan Doctor Who

Jogja | Senin, 09 Mei 2022 | 17:56 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×