facebook

Akhirnya, Jepang Akan Segera Membuka Perbatasannya Untuk Turis Mancanegara

Vania Rossa
Akhirnya, Jepang Akan Segera Membuka Perbatasannya Untuk Turis Mancanegara
Ilustrasi Jepang akan membuka perbatasannya. (Shutterstock)

Jepang akan menggandakan batas masuk hariannya dari 10.000 orang menjadi 20.000 orang, dan mengizinkan turis yang divaksinasi yang bepergian dalam tur kelompok kecil.

Suara.com - Kasus Covid-19 yang terus menunjukkan tren penurunan membuat beberapa negara kembali membuka perbatasannya untuk turis mancanegara. Salah satunya Jepang.

Pada 12 Mei lalu, sekelompok pejabat dari industri pariwisata Jepang mengajukan permintaan resmi kepada Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata untuk membuka kembali perbatasan Jepang untuk turis asing.

Dilansir dari Timeout, pengajuan tersebut diajukan secara tertulis oleh Asosiasi Agen Perjalanan Jepang, Asosiasi Hotel Jepang, bersama dengan perusahaan transportasi besar lainnya.

Dalam permintaan tertulis mereka, pemerintah diminta untuk menghapus larangan masuk, dan meminta kementerian luar negeri untuk menurunkan tingkat peringatan Covid-19.

Baca Juga: Pelabuhan Internasional Dumai Dibuka Kembali, Ratusan Turis Malaysia Kunjungi Riau

Dokumen tersebut juga menyoroti bahwa Jepang adalah salah satu dari sedikit negara di dunia yang tetap tertutup bagi wisatawan. Mereka berpendapat bahwa pelarangan masuk yang berlarut-larut dapat menyebabkan wisatawan kehilangan minat untuk mengunjungi Jepang.

Perdana Menteri Fumio Kishida telah mengumumkan rencana untuk melonggarkan pembatasan perbatasan bulan depan, sehingga Jepang dapat kembali dikunjungi oleh turis mancanegara seperti negara-negara G7 lainnya (Kanada, Jerman, Prancis, Italia, Britania Raya, dan Amerika Serikat).

Dalam uji coba pembukaan perbatasan awal bulan Juni nanti, Jepang akan menggandakan batas masuk hariannya bulan depan dari 10.000 orang menjadi 20.000 orang, dan mengizinkan turis yang divaksinasi yang bepergian dalam tur kelompok kecil.

Dan bersamaan dengan wacana akan dibukanya perbatasan, juru bicara pemerintah juga mengatakan bahwa orang tidak perlu lagi memakai masker di luar ruangan selama mereka dapat menjaga jarak sosial yang sesuai.

"Kami merekomendasikan agar orang melepas masker mereka di luar selama mereka dapat menjaga jarak yang cukup," demikian pengumuman tersebut.

Baca Juga: Pantai Pangandaran Penuh Sampah Plastik usai Dipadati Turis, Susi Pudjiastuti Kecewa: Tenggelamkan!

Komentar