Kisah Sri Wigatiningsih, Berdayakan Perempuan Hingga Ekspor Ribuan Kerajinan Tangan ke 4 Negara Asia

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 20 Mei 2022 | 13:50 WIB
Kisah Sri Wigatiningsih, Berdayakan Perempuan Hingga Ekspor Ribuan Kerajinan Tangan ke 4 Negara Asia
Kisah Sri Wigatiningsih, Berdayakan Perempuan Hingga Ekspor Ribuan Kerajinan Tangan ke 4 Negara Asia. (Dok: Shopee)

Suara.com - Siapa sangka jika karya salah satu UMKM asal sebuah desa di Jawa Timur mampu menembus ekspor ke empat negara sekaligus.  UMKM itu ialah Dinova Store asal Dusun Panggungploso di Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Produsen aksesori masker untuk perempuan ini sukses menembus pasar ekspor ke empat negara bersama salah satu e-commerce, yang memampukan dia memberdayakan perempuan desa di daerahnya.  Demikian seperti dikutip dari siaran pers dari Shopee Indonesia. 

Pemilik Dinova Store, Sri Wigatiningsih, mengatakan bahwa banyak perempuan desa yang merupakan warga asli daerah tempat tinggalnya memilih untuk tidak bekerja karena harus tetap berada di rumah untuk menjaga anak-anak dan mengurus rumah tangga. Sementara, Sri melanjutkan, banyak dari mereka yang mengeluhkan kondisi ekonomi.

“Dari situ saya memiliki tekad untuk suatu saat dapat membuat usaha dengan mengajak mereka bekerja dan akhirnya bisa berpenghasilan tanpa perlu meninggalkan desa ini,” jelas Sri. 

Kisah Sri Wigatiningsih, Berdayakan Perempuan Hingga Ekspor Ribuan Kerajinan Tangan ke 4 Negara Asia. (Dok: Shopee)
Kisah Sri Wigatiningsih, Berdayakan Perempuan Hingga Ekspor Ribuan Kerajinan Tangan ke 4 Negara Asia. (Dok: Shopee)

Sri mengatakan bahwa pihaknya menyediakan berbagai aksesori perempuan seperti strap dan konektor masker, ikat rambut, tas piring, hingga pakaian. Untuk dapat mengembangkan usahanya, dirinya terus mengikuti tren yang sedang berlaku, sehingga dari yang awalnya hanya memiliki 1 karyawan, kini Dinova Store telah memiliki 9 karyawan dan 7 mitra penjahit.

“Awalnya di tahun 2017 saya hanya bersama 1 orang karyawan membuat bros. Karena tren ini mulai menurun, saya mulai membuat strap dan konektor masker pada tahun 2019. Awalnya saya berjualan di media sosial pribadi. Kemudian saya mulai banyak mendengar tentang jualan online di Shopee, lalu saya coba. Alhamdulillah ternyata pecah telur di awal tahun 2020. Ditambah setelah itu muncul pandemi, jadi semakin banyak lagi orderan datang,” jelas Sri. 

Berbagai optimalisasi penjualan dilakukan Dinova Store agar usahanya kian berkembang,seperti promosi iklan, memaksimalkan fitur-fitur yang ada di e-commerce Shopee, hingga mengikuti program Shopee Ekspor. Setelah mencoba ekspor di tahun 2020, Dinova Store sukses menjual produknya hingga ke empat negara yaitu Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina. 

Sri mengaku, awalnya lokasi bisnisnya yang berada di desa menjadi kendala yang dihadapi Dinova Store. Untuk menyiasati itu, dia bekerja sama dengan banyak ekspedisi yang memiliki komitmen mengejar kecepatan dalam pengiriman.

“Karena dari desa, saya harus punya strategi bagaimana caranya produk saya cepat sampai ke customer. Saya aktifkan ekspedisi mana saja yang punya track record barang sampai dengan cepat dan aman. Jadi pembeli punya banyak pilihan jasa kirim dan cepat sampai,” jelasnya. 

baca juga

Berdayakan Ibu-Ibu Rumah Tangga di Desanya 

Untuk semakin mengembangkan usaha Dinova Store, Sri menambah lini bisnis ke produk pakaian wanita seperti pakaian muslim, pakaian formal hingga pakaian rumahan. “Sekarang, setiap hari juga selalu ada orderan dari luar negeri. Alhamdulillah sekali, dari saya yang enggak punya apa-apa, jadi bisa menggaji 9 karyawan. Saya juga tadinya tinggal di ruko, sampai bisa bangun rumah,” ungkap Sri. 

Kini, ratusan pesanan yang datang per hari dilayani oleh Sri dan karyawannya dari rumahnya yang berada di Dusun Panggung Ploso. Seorang karyawan Dinova Store, Novi Yanti, mengaku dirinya tak menyangka bisa memiliki penghasilan tanpa perlu meninggalkan keluarga. “Aku kerja ikut Bu Sri sejak tahun 2017. Bersyukur sekali, Bu Sri sangat membantu warga di sini dengan melibatkan ibu-ibu rumah tangga bekerja di Dinova Store. Kalau di sini, gajinya alhamdulillah juga baik, sambil bisa lihat anak juga. Jadi saya dulu yang belum punya apa-apa, sekarang mau beli ini itu bisa,” kata Novi. 

Setiap hari, ratusan strap dan konektor masker dikemas oleh para karyawan yang merupakan ibu-ibu rumah tangga di Dusun Panggungploso, Kabupaten Tulungagung (Dok: Foto Istimewa) 

Novi adalah salah satu karyawan yang bertugas membuat kerajinan strap dan konektor masker dengan bahan tali dan pernak-pernik. Dia bahkan tak menyangka, hasil karyanya bisa terjual hingga ke pasar Asia. “Bangga banget. Enggak nyangka. Kalau lewat tangan-tangan kami, bisa sampai terkirim ke luar negeri,” tutup Novi. 

Ekspor produk kerajinan tangan melalui Shopee mengalami kenaikan lebih dari empat kali di sepanjang tahun 2021. Pertumbuhan ekspor ini merupakan hasil dari meningkatnya penjualan produk UMKM lokal dengan kualitas yang mampu bersaing. Dinova Store adalah satu dari lebih dari 180.000 UMKM lokal yang telah berhasil menembus pasar dunia bersama Shopee dan kini menjadi penggerak ekosistem ekonomi mandiri untuk sembilan ibu rumah tangga dan pengusaha konveksi di Kabupaten Tulungagung. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor 19 Ton Beras Food Station ke Arab Saudi, Anies: Ini Peristiwa Bersejarah

Ekspor 19 Ton Beras Food Station ke Arab Saudi, Anies: Ini Peristiwa Bersejarah

Jakarta | Jum'at, 20 Mei 2022 | 13:37 WIB

Dari Awal Tidak Yakin Larangan Jokowi Ekspor CPO, PKS: Terkesan Gagah dan Berani, Ujung-ujungnya Jilat Ludah Sendiri

Dari Awal Tidak Yakin Larangan Jokowi Ekspor CPO, PKS: Terkesan Gagah dan Berani, Ujung-ujungnya Jilat Ludah Sendiri

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 13:10 WIB

Alasan Indonesia Cabut Larangan Sementara Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng dan Minyak Goreng

Alasan Indonesia Cabut Larangan Sementara Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng dan Minyak Goreng

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 12:55 WIB

Terkini

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

×