Punya Kelainan Genetik, Kulit Gadis Ini Tak Boleh Terpapar Sinar UV

Rima Sekarani Imamun Nissa, Dyah Ayu Nur Wulan

Selasa, 24 Mei 2022 | 17:52 WIB
Punya Kelainan Genetik, Kulit Gadis Ini Tak Boleh Terpapar Sinar UV
Bangun pagi, kasur,sinar matahari (Pixabay/Skitterphoto)

Suara.com - Setiap hari, banyak aktivitas yang perlu kita lakukan di bawah terik sinar matahari. Namun, bagamana jadinya jika ternyata Anda tidak bergitu bersahabat dengan paparan sinar UV?

Hal itulah yang dialami Fahza Syafira Karin. Dilansir dari mStar, Selasa (24/5/2022), sosok gadis asal Sumatera Barat ini sempat viral di TikRok karena memiliki penyakit yang membuatnya tidak boleh terpapar sinar UV.

Dalam istilah medis, penyakit itu disebut Xeroderma Pigmentosum. Menurut Alodokter, Xeroderma Pigmentosum merupakan kelainan genetik yang mengakibatkan penderitanya menjadi sangat sensitif terhadap sinar matahari. Xeroderma pigmentosum juga tergolong penyakit langka yang diperkirakan hanya mempengaruhi 1 dari 250.000 orang di seluruh dunia. 

Biasanya, gejala dari Xeroderma Pigmentosum muncul ketika pengidap masih bayi. Tanda-tandanya akan tampak di area badan yang sering terpapar sinar matahari. Begitupun yang dialami Fahza.

"Menurut keluarga, saya dilahirkan normal seperti bayi yang lain dan tidak ada masalah kulit. Namun, ketika saya berusia satu tahun, mulai muncul bintik-bintik hitam di badan saya," jelas Fahza

Ilustrasi terik sinar matahari. (Shutterstock)
Ilustrasi terik sinar matahari. (Shutterstock)

Sebelumnya, Fahza juga pernah sakit campak saat berusia sembilan bulan. Saat bintik-bintik hitam itu muncul, Fahza kemudian langsung dibawa ke dokter dan pakar kesehatan untuk mencari tahu penyakit apa sebenarnya penyakit yang dia derita. Setelah beberapa kali menjalani pemeriksaan, barulah Fahza divonis mengidap penyakit Xeroderma Pigmentosum.

Walaupun kondisinya tidak dapat diobati, Fahza merasa bersyukur karena setidaknya penyakit kulit tersebut tidak menular. Lalu, apakah fahza tetap bisa hidup normal seperti manusia lainnya?

Memiliki penyakit yang tidak boleh terpapar sinar matahari, rupanya tidak menjadikan Fahza seperti vampir yang hanya boleh berkeliaran pada waktu malam. 

"Saya masih diperbolehkan untuk melakukan aktivitas di luar, tetapi saya harus memakai sunblock dan payung atau topi untuk melindungi diri. Walaupun berpenyakit seperti ini, saya juga sama dengan orang biasa yang boleh mengenakan makeup, skincare, dan lain-lain," ungkap Fahza.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Status WhatsApp Menyentuh, Guru Ini Beri Pesan kepada Orangtua Tentang Nilai

Bikin Status WhatsApp Menyentuh, Guru Ini Beri Pesan kepada Orangtua Tentang Nilai

Your Say | Selasa, 24 Mei 2022 | 14:33 WIB

Viral Seller Bentak Calon Pembeli Karena Ngajak Tidur Bareng, Ternyata Maksudnya Baik

Viral Seller Bentak Calon Pembeli Karena Ngajak Tidur Bareng, Ternyata Maksudnya Baik

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 14:02 WIB

Viral Antrean Seblak Mengular Kayak di Bank, Publik Kaget Lihat Nomor Kertas Pesanan

Viral Antrean Seblak Mengular Kayak di Bank, Publik Kaget Lihat Nomor Kertas Pesanan

Lifestyle | Selasa, 24 Mei 2022 | 14:17 WIB

Terkini

Ditinggal 15 Menit, Balita di Pati Tewas Terbakar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Pemicu

Ditinggal 15 Menit, Balita di Pati Tewas Terbakar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Pemicu

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:17 WIB

8 Anak Diduga Jadi Korban Pembina Pramuka di Palembang, Kasus Terungkap Setelah 5 Tahun

8 Anak Diduga Jadi Korban Pembina Pramuka di Palembang, Kasus Terungkap Setelah 5 Tahun

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Alasan Harga BBM di RI Tak Langsung Turun, Meski Minyak Dunia Merosot

Alasan Harga BBM di RI Tak Langsung Turun, Meski Minyak Dunia Merosot

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:13 WIB

Babak Akhir Negosiasi Uang Sampah Bantargebang, Pramono Anung: Everybody Harus Happy

Babak Akhir Negosiasi Uang Sampah Bantargebang, Pramono Anung: Everybody Harus Happy

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:13 WIB

Kapolda Jateng Ancam PTDH Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba

Kapolda Jateng Ancam PTDH Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:01 WIB

×