facebook

44 Finalis Puteri Indonesia Dinobatkan sebagai Duta Obat dan Makanan Aman

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
44 Finalis Puteri Indonesia Dinobatkan sebagai Duta Obat dan Makanan Aman
Finalis Puteri Indonesia Jadi Duta Obat dan Makanan Aman (Dok. Badan POM)

Sebagai duta obat dan makanan aman Indonesia, nantinya para Puteri Indonesia akan mengedukasi masyarakat menjadi konsumen cerdas.

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Badan POM menunjuk 44 finalis Puteri Indonesia, sebagai duta obat dan makanan aman Indonesia. Ini merupakan kerjasama untuk ketiga kalinya antara Badan POM dengan Yayasan Puteri Indonesia.

Sebagai duta obat dan makanan aman Indonesia, kata Kepala Badan POM - Penny K. Lukito, nantinya para Puteri Indonesia akan mengedukasi masyarakat menjadi konsumen cerdas.

Puteri Indonesia diharapkan jadi perempuan-perempuan yang mampu menjadi penggerak perubahan dan berkontribusi bagi Indonesia.

"Konsumen cerdas yang hanya memilih obat dan makanan yang aman, bermanfaat, dan bermutu. Selain itu juga memberikan informasi tentang pendampingan Badan POM untuk pelaku usaha, terutama UMKM," terang Penny, melalui keterangannya, Kamis (26/5/2022).

Baca Juga: Selain Harga, Ini Hal yang Harus Diperhatikan Masyarakat Saat Memilih Produk Skincare

Finalis Puteri Indonesia Jadi Duta Obat dan Makanan Aman (Dok. Badan POM)
Finalis Puteri Indonesia Jadi Duta Obat dan Makanan Aman (Dok. Badan POM)

Sehingga untuk membekali pengetahuan Puteri Indonesia, mereka diajak langsung jadi trendsetter dalam menggunakan obat dan makanan aman serta bermutu.

Harapannya para puteri yang mewakili wilayah masing-masing, bisa bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Badan POM di daerah, sehingga tercipta kolaborasi untuk masyarakat dan dunia pelaku usaha di wilayahnya masing-masing.

Ketua Pemilihan Puteri Indonesia 2022, Kusuma Ida Anjani berharap kerjasama terus berlanjut, tujuannya agar terbentuk pemahaman komprehensif yang akan jadi modal pengetahuan para Puteri Indonesia.

"Puteri Indonesia akan menjadi pelopor generasi cerdas dan melahirkan inisiatif-inisiatif pada generasi muda untuk memilih obat, kosmetika, obat tradisional, maupun pangan yang aman dan bermutu, serta bermanfaat bagi kesehatan," timpal Kusuma.

Baca Juga: Badan POM Pastikan Cokelat Kinder yang Dijual di Indonesia Bebas Bakteri Salmonella, Sudah Bisa Dijual Lagi

Komentar