facebook

Ditanya Mengapa Babi Diciptakan tapi Haram, Begini Jawaban Ustaz Abdul Somad

Rima Sekarani Imamun Nissa | Hiromi Kyuna
Ditanya Mengapa Babi Diciptakan tapi Haram, Begini Jawaban Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad. [Instagram/@ustadzabdulsomad_official]

Pertanyaan mengapa babi haram kerap muncul dibenak sejumlah orang dan Ustaz Abdul Somad pun menjawabnya.

Suara.com - Bukan rahasia lagi bahwa babi adalah hewan yang haram dikonsumsi umat muslim. Bukan hanya daging, segala sesuatu yang dihasilkan dari babi juga diharamkan.

Hal-hal yang haram bagi pemeluk agama Islam sudah dituangkan secara jelas di dalam Al-Quran. Salah satunya ada di surah Al-Maidah ayat 3.

"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala." (QS: Al-Maidah:3).

Selama ini, tak sedikit orang yang bertanya, mengapa Allah SWT menciptakan babi meski diharamkan? Tentu segala sesuatu yang diciptakan dan diharamkan oleh Allah SWT ada tujuannya.

Baca Juga: Fadli Zon Sebut Kualitas Diplomasi Singapura seperti Banana Republic, Netizen: Sekelas Menteri Ngomong Mirip Abu Janda

Ilustrasi babi (Unsplash/Pascal Debrunner)
Ilustrasi babi (Unsplash/Pascal Debrunner)

Ustaz Abdul Somad rupanya pernah menjawab pertanyaan ini. Hal tersebut tampak dalam unggahan akun YouTube VDVC Religi.

Ustaz Abdul Somad memberi jawaban pertanyaan ini dengan perumpamaan soal pilihan ganda dalam ujian. Dari 4 opsi jawaban, akan ada salah satu yang betul.

"Kenapa yang tiga itu salah yang satu betul? Untuk sebagai ujian. Begitu pula dengan diciptakannya anjing, babi, kambing. Kau pilih mana?" tutur Ustaz Abdul Somad dalam penjelasannya.

Bisa dibilang, babi diciptakan sebagai ujian bagi umat muslim. Selain itu, babi juga digunakan sebagai perumpamaan kaum terdahulu yang dikutuk karena perbuatannya.

Hal ini dijelaskan dalam Al-quran surah Al-Maidah ayat 60 yang artinya:

Baca Juga: Kawal Kasus UAS, Fadli Zon Kritik Diplomasi Singapura: Belepotan dan Kualitas Seperti 'Banana Republic'

"Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah, Yaitu orang-orang yang dikutuk dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut? Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus." (QA Al-Maidah:60).

Ustaz Somad juga menyebutkan untuk selalu mengikuti anjuran dan menjauhi larangan yang diberikan oleh Allah SWT.

"Yang jelas bahwa kita disuruh, lakukan saja. Kalau dilarang, jauhi," ungkap Ustaz Abdul Somad dalam penyampaian dakwahnya itu.

Komentar