Viral Dokter Keluarkan Implan Payudara Berusia 35 Tahun yang Pecah, Penampakannya Malah Mirip Donat Jeli

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Jum'at, 01 Juli 2022 | 13:49 WIB
Viral Dokter Keluarkan Implan Payudara Berusia 35 Tahun yang Pecah, Penampakannya Malah Mirip Donat Jeli
Ilustrasi implan payudara (Foto: shutterstock)

Suara.com - Seorang dokter dibuat kaget setelah dia harus melepas implan payudara pasien yang telah pecah. Pasien berusia 65 tahun itu menjalani prosedur ini pada tahun 1985 dan selalu menunda pengangkatan implan dengan alasan biaya.

Adalah Dr Nicole Castellese yang ditugaskan untuk mengeluarkan kapsul berusia 35 tahun yang telah mengeras dan mengapur. 

Mengunggah video ke TikTok, perempuan berusia 47 tahun itu mengatakan jika perempuan itu diberitahu oleh seorang ahli bedah plastik di tahun 90-an bahwa dia harus menyimpannya. 

Ia mengatakan telah melakukan banyak pengangkatan implan payudara karena permintaan pasien. 

Viral Dokter Keluarkan Implan Payudara Berusia 35 Tahun yang Pecah, Penampakannya Malah Mirip Donat Jeli. (Dok: TikTok)
Viral Dokter Keluarkan Implan Payudara Berusia 35 Tahun yang Pecah, Penampakannya Malah Mirip Donat Jeli. (Dok: TikTok)

“Pasien yang memiliki implan yang pecah di TikTok adalah seorang perempuan berusia 65 tahun yang implannya dipasang pada tahun 1985," jelasnya seperti dilansir The sun.

"Dia menjalani mammogram lebih dari setahun sebelum datang kepada saya, yang menunjukkan salah satu implannya pecah. Ahli bedah bersertifikat mengatakan pasien tidak memiliki saran medis terbaik dan biaya untuk melepas implan telah menjadi salah satu alasan utama dia tidak bisa mengeluarkannya," kata Dr Castellese lagi.

Lalu ia menambahkan, “Setelah melihatnya dan meninjau riwayat dan tujuannya, kami dapat menjadwalkannya untuk pengangkatan implan payudara, kapsulektomi, mastopeksi, dan penempatan saluran pembuangan.”

Dr Castellese, yang memiliki praktek di Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat (AS) mengatakan ada banyak kebingungan dan kejutan di sekitar implan yang pecah.

Dalam vidro itu, Dr Castellese menggulungnya, saat zat lengket terus keluar dari kantung yang pecah. Tetapi banyak warganer mengira bahwa implan itu adalah makanan, dengan beberapa membandingkannya dengan 'donat isi jeli'.

baca juga

"Kebanyakan orang mengira itu makanan.... donat jeli, biskuit, dan ayam adalah tebakan populer. Karena implan payudara adalah benda asing, tubuh kita merespons dengan menutup implan dengan lapisan jaringan parut," jelas dia.

Jaringan parut di sekitar implan disebut sebagai kapsul. Sebenarnya, lanjut dia, orang dengan alat pacu jantung atau sendi prostetik juga memiliki kapsul di sekitarnya.

Dia menjelaskan bahwa jika implan silikon pecah, pecahannya biasanya tertampung di dalam kapsul. Namun, ada kemungkinan untuk melampaui kapsul dan oleh karena itu, setelah ruptur diidentifikasi, implan harus dilepas.

Warganet mengatakan itu adalah sifat implan yang pecah yang membuatnya terlihat dapat dimakan. 

"Saya pikir itu adalah donat berisi jeli sebentar," komentar satu orang. 

"Jadi kami benar-benar melihat roti atau semacam makanan yang dipanggang pada awalnya,” kata seorang pengguna. 

"Kenapa aku pikir itu makanan sekolah," tambah yang lain. 

"Slime terlarang," tambah orang lain.

Sebagai informasi, rata-rata, implan tidak dirancang untuk digunakan lebih dari 10 tahun. Semamin bertambah tahun, kemungkinan mereka pecah akan semakin meningkat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Hari Ini Kelas BPJS Dihapus, Warga Ramai Soal Iuran Rp12 Juta

Mulai Hari Ini Kelas BPJS Dihapus, Warga Ramai Soal Iuran Rp12 Juta

Indotnesia | Jum'at, 01 Juli 2022 | 13:20 WIB

Guru MA di Magelang Diduga Kirim Pesan Mesum Hingga Lecehkan Siswi, Para Korban Speak Up Ungkap Chat Tak Pantas

Guru MA di Magelang Diduga Kirim Pesan Mesum Hingga Lecehkan Siswi, Para Korban Speak Up Ungkap Chat Tak Pantas

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 12:51 WIB

Penggemar Doraemon Garis Keras, Pengemudi Taksi Online Ini Hias Kendaraan Serba Biru

Penggemar Doraemon Garis Keras, Pengemudi Taksi Online Ini Hias Kendaraan Serba Biru

Tekno | Jum'at, 01 Juli 2022 | 12:38 WIB

Terkini

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

×