5 Tips Mengolah Jeroan Hewan Kurban di Tengah Waspada Wabah PMK

Farah Nabilla

Sabtu, 09 Juli 2022 | 18:51 WIB
5 Tips Mengolah Jeroan Hewan Kurban di Tengah Waspada Wabah PMK
Ilustrasi pengolahan daging dan jeroan hewan kurban (Pexels/Mark Stebnicki)

Suara.com - Penyembelihan hewan kurban Idul Adha sudah berangsur-angsur dilaksanakan. Kini, giliran waktunya untuk membagikan daging hewan kurban ke masyarakat.

Salah satu potongan daging hewan kurban yang dibagikan adalah jeroan

Tak kalah enaknya dengan potongan lainnya, jeroan hasil penyembelihan hewan kurban juga diminati masyarakat lantaran rasanya yang unuk dan dapat diolah menjadi berbagai hidangan nikmat dan disukai oleh seluruh anggota keluarga.

Meski banyak diminati, jeroan memerlukan beberapa penanganan ekstra untuk mengolahnya supaya enak dan tidak berbau amis. Apalagi di tengah waspada wabah PMK yang kini melanda Indonesia, pengolahan jeroan perlu memperhatikan beberapa tahapan agar tidak terjadi kontaminasi silang.

Berikut tips mengolah jeroan hewan kurban agar aman dari bahaya PMK sekaligus nikmat dikonsumsi.

1. Pisahkan daging dengan jeroan saat disimpan dan dibagikan ke masyarakat

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114/Permentan/PD.410/9/2014 tentang Pemotongan Hewan Kurban pasal 34, pembagian daging dan jeroan hewan kurban harus menggunakan wadah yang terpisah.

Tak berhenti di situ, saat sudah diterima oleh masyarakat, penyimpanan daging dan jeroan hewan kurban masih perlu dipisah dalam kontainer yang berbeda.

Menyimpan daging dan jeroan hewan kurban dapat berpotensi kontaminasi silang bakteri dan virus. Ditambah dengan adanya wabah virus PMK, mencampur kedua potongan tersebut dalam wadah yang sama akan berisiko menyebarkan virus tersebut.

baca juga

Tips ini juga turut dijelaskan oleh Kepala Bidang Keamanan Pangan DKPP Kota Bandung, drh. Ermariah yang menyebutkan bahwa jeroan merupakan potongan dengan risiko ditemukannya virus dan bakteri lebih tinggi.

"Kalau kita periksa, daging itu justru sumber-sumber penyakitnya ada di jeroan. Sebab jeroan itu lebih banyak mengandung bakteri dan virus," ungkap Ermariah.

2. Simpan jeroan dalam suhu dingin

Layaknya potongan lainnya, jeroan perlu disimpan dalam suhu yang dingin jika ingin disimpan lebih lama. Kulkas dengan suhu 0-4 derajat Celcius dapat menambah masa layak konsumsi jeroan sekitar 24-36 jam.

Sedangkan pendingin dengan suhu di bawah -20 derajat Celcius dapat menambah masa layak konsumsi jeroan menjadi setahun.

3. Rendam jeroan dengan air kapur sirih atau bahan penghilang amis lainnya

Jeroan merupakan potongan yang rentan berbau amis. Tanpa penanganan khusus, jeroan yang langsung dimasak akan berbau amis meski sudah diolah menjadi hidangan berbumbu.

Salah satu cara untuk menghilangkan bau amis tersebut adalah merendamnya dengan air kapur sirih.

Selain itu bahan-bahan beraroma wangi lainnya seperti jahe, daun salam, dan lengkuas dapat menggantikan air kapur sirih untuk menghilangkan bau jeroan saat proses perebusan.

4. Jeroan harus dimasak dengan suhu tinggi selama 30 menit

Guna membunuh bakteri dan virus, rebus jeroan selama 30 menit dengan suhu tinggi. Jeroan yang langsung dimasak dan diolah menjadi hidangan akan berpotensi masih membawa kontaminan yang menempel.

Maka, sebelum mencampurkan jeroan dalam hidangan lainnya, rebus terlebih dahulu melalui dua kali proses perebusan.

5. Olah jeroan menjadi berbagai resep hidangan

Banyak sekali resep hidangan yang berbahan dasar jeroan.

Usai perebusan pertama, jeroan langsung bisa diolah melalui perebusan atau proses memasak lainnya dengan mencampurkan bumbu dan bahan pelengkap.

Berbagai resep hidangan seperti tongseng, gulai, dan rendang cocok untuk mengolah jeroan.

Itu lah 5 tips mengolah jeroan agar nikmat dikonsumsi dan aman dari PMK. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Empuk, Segar, dan Tahan Lama

5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Empuk, Segar, dan Tahan Lama

Lifestyle | Sabtu, 09 Juli 2022 | 18:31 WIB

Detik-detik Bocah Nangis Peluk Sapi Miliknya yang Mau Disembelih

Detik-detik Bocah Nangis Peluk Sapi Miliknya yang Mau Disembelih

Video | Sabtu, 09 Juli 2022 | 17:45 WIB

Kaget Diteriaki Bocah, Sapi Kurban Dekat Rumah Wapres Ma'ruf Amin Tercebur ke Parit, Evakuasi Berjalan 4 Jam

Kaget Diteriaki Bocah, Sapi Kurban Dekat Rumah Wapres Ma'ruf Amin Tercebur ke Parit, Evakuasi Berjalan 4 Jam

Jakarta | Sabtu, 09 Juli 2022 | 18:01 WIB

Jasa Ojek Hewan Kurban di Tangerang

Jasa Ojek Hewan Kurban di Tangerang

Foto | Sabtu, 09 Juli 2022 | 17:40 WIB

Masjid Agung Sultan Mahmud Badarudin I Jayo Wikramo Bagikan Daging Kurban lewat Perwakilan RT

Masjid Agung Sultan Mahmud Badarudin I Jayo Wikramo Bagikan Daging Kurban lewat Perwakilan RT

Sumsel | Sabtu, 09 Juli 2022 | 17:35 WIB

Rukun, Tata Cara, dan Doa Saat Menyembelih Hewan Kurban Saat Idul Adha

Rukun, Tata Cara, dan Doa Saat Menyembelih Hewan Kurban Saat Idul Adha

Deli | Sabtu, 09 Juli 2022 | 17:11 WIB

Polda Sumut Gelar Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

Polda Sumut Gelar Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

Deli | Sabtu, 09 Juli 2022 | 17:02 WIB

Tak Kuasa Menahan Tangis Melepas Sapi Kesayangan untuk Kurban, Dedi Mulyadi: Ada Ikatan Batin

Tak Kuasa Menahan Tangis Melepas Sapi Kesayangan untuk Kurban, Dedi Mulyadi: Ada Ikatan Batin

Kalbar | Sabtu, 09 Juli 2022 | 16:58 WIB

Terkini

7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui

7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute

Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:31 WIB

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara

Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura

Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?

Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Siapa Saja? Ini 3 Zodiak yang Diprediksi Ketiban Rezeki Sepanjang September 2026

Siapa Saja? Ini 3 Zodiak yang Diprediksi Ketiban Rezeki Sepanjang September 2026

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah

Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:10 WIB

5 Cara Membersihkan Noda di Celana Jeans, Perhatikan agar Tidak Merusak Warna

5 Cara Membersihkan Noda di Celana Jeans, Perhatikan agar Tidak Merusak Warna

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo

Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo

Surakarta | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×