Tips Mengajarkan Sportivitas Kepada Anak, Lakukan Sejak Dini, Ya!

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Rabu, 20 Juli 2022 | 19:40 WIB
Tips Mengajarkan Sportivitas Kepada Anak, Lakukan Sejak Dini, Ya!
Ilustrasi anak main tarik tambang, mengajarkan sportivitas (Elements Envato)

Suara.com - Dalam sebuah permainan, pertandingan, atau perlombaan, ada menang dan kalah. Meskipun demikian, setiap orang pasti menginginkan kemenangan, khususnya anak-anak. Nah, di sinilah pentingnya memiliki jiwa sportivitas, agar anak bisa menerima kekalahan dengan baik.

Anak yang tidak diajari sportivitas, biasanya akan sangat kecewa ketika dirinya kalah. Bukan tak mungkin, mereka juga menjadi marah karena tak meraih apa yang diinginkannya.

Sportivitas tak hanya membuat anak dapat menerima kekalahan dengan baik, tapi juga akan membuat anak menang dengan tetap menghormati lawan tanpa rasa sombong.

Nah, bagi Anda orang tua yang ingin mengajarkan sportivitas pada anak, berikut tips yang bisa Anda lakukan, melansir laman Stanford Children’s Health.

1. Hindari perdebatan

Dalam sebuah permainan atau pertandingan, tak jarang pihak yang kalah merasa emosi sehingga timbul perdebatan baik kepada lawan, rekan, atau wasit. Nah, Anda harus tegaskan kepada anak untuk menerima kekalahan dengan lapang dada, dan mengindari perdebatan selama permainan ataupun pertandingan berlangsung. Ajarkan juga anak untuk tidak mengucapkan hal-hal buruk kepada rekan tim, pelatih, dan wasit, ya.

2. Setiap orang memiliki kesempatan bermain

Beberapa anak mungkin merasa dirinya adalah yang terbaik, sehingga ia tidak terima ketika dirinya digantikan dengan orang lain dalam sebuah permainan atau pertandingan. Padahal, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk bermain.

Anda sebagai orang tua penting mengajarkan pada anak konsep berbagi dan sama rata, bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama. Hal ini dapat membantu anak mengatasi ego yang dimilikinya, dan membuatnya juga lebih menghargai orang lain.

baca juga

3. Pentingnya bermain adil

Selalu ajarkan anak untuk bermain secara adil dalam pertandingan. Hal ini akan memacunya untuk melakukan yang terbaik dalam setiap kompetisi, dan ketika mengalami kekalahan, anak tidak sepenuhnya kecewa karena ia telah memberikan upaya yang terbaik.

4. Ikuti aturan yang berlaku

Ajarkan anak untuk selalu mengikuti peraturan yang berlaku dalam setiap pertandingan. Dengan begitu, anak tidak akan berbuat curang ketika sedang bertanding. Hal ini sendiri juga mengajarkan anak untuk lebih disiplin terhadap aturan.

5. Menghormati tim lain

Ketika mengalami kekalahan, sering ada kecewa dan kesal terhadap tim lawan. Namun, orang tua harus dapat mengajarkan anak agar menghormati tim lawan. Penting juga untuk mengajarkan untuk menghormati usaha yang dilakukan tim lawan dan orang lain yang terlibat dalam pertandingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tumbuhkan Jiwa Sportivitas dengan Dukung Semangat Olahraga ke Anak Sejak Dini

Tumbuhkan Jiwa Sportivitas dengan Dukung Semangat Olahraga ke Anak Sejak Dini

Press Release | Rabu, 20 Juli 2022 | 15:54 WIB

Siapkan Mental Kuat Sejak Dini, Ini 6 Langkah Ajarkan Sportivitas Pada Anak

Siapkan Mental Kuat Sejak Dini, Ini 6 Langkah Ajarkan Sportivitas Pada Anak

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 19:30 WIB

Begini Cara Bawa Api Abadi dari India Untuk Asian Games

Begini Cara Bawa Api Abadi dari India Untuk Asian Games

Sport | Selasa, 17 Juli 2018 | 15:46 WIB

Terkini

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:04 WIB

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:01 WIB

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

Said Iqbal ke DPR: Jangan Bahas RUU Ketenagakerjaan Tengah Malam Seperti Omnibus Law!

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:50 WIB

×